Pemkab Gunungkidul Kembangkan Islamic Tourism di Kawasan Objek Wisata

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 04 April 2018 - 09:00 WIB

Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta (Foto: yogyalagi.com)
Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta (Foto: yogyalagi.com)

INDUSTRY.co.id, Gunungkidul - Guna menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengembangkan wisata halal atau "Islamic Tourism" di berbagai kawasan objek wisata.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul Asti Wijayanti di Gunung Kidul, mengatakan tahun ini, pihaknya sedang membuat konsep terkait pengembangan wisata halal pada 2018.

"Sekarang kami baru mengonsep dan mengkaji bagaimana nantinya wisata halal tersebut. Jika belum bisa diterapkan (wisata halal) tahun ini, paling tidak tahun depan," katanya.

Dia mengatakan pengembangan suatu objek wisata tidak hanya melihat dari daya tarik saja namun juga ada nilai tambah lain. Diharapkan Tidak hanya mengandalkan daya tarik wisatawan tapi juga memperhatikan mutu kualitasnya.

"Masih akan kita kaji lebih dalam dulu," katanya.

Bupati Gunung Kidul Badingah mengatakan konsep wisata halal juga direncanakan menyajikan kuliner dengan makanan khas dan oleh-oleh yang memperhatikan kehalalan bahan baku dan cara masaknya.

Dengan demikian aspek religi akan tercipta di kawasan wisata yang ada di Gunungkidul.wisata halal pertama kali akan digagas di Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari.

"Dengan pengembangan wisata halal, segmen wisatawan juga dapat dikembangkan," katanya.

Dia mengatakan "Islamic Tourism" sama seperti kegiatan wisata lain. Hanya saja ditambah dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah selama berwisata..

"Sehingga bisa menambah pemberian kebutuhan bagi wisatawan berupa alternatif wisata halal ini," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran Sulaiman di tengah sawah

Senin, 10 Desember 2018 - 09:17 WIB

Anggaran Turun 12 T , Produksi Dan Ekspor Pertanian Melonjak

Jakarta - Seiring dengan kebijakan penghematan APBN, anggaran Kementan pada 2015 sebesar Rp 34 triliun, dan dipangkas Rp 12 triliun sejak 2016 sampai 2018 ini.

Lenovo perkenalkan Yoga C930 dan Yoga S730

Senin, 10 Desember 2018 - 09:10 WIB

Dukung Ekonomi Kreatif di Indonesia, Lenovo Perkenalkan Yoga C930 dan Yoga S730

Lenovo resmi memperkenalkan laptop premium terbaru dari keluarga Lenovo Yoga, yaitu Yoga C930 dan S730. Kedua laptop ini diciptakan dengan menggabungkan inovasi dan desain, dilengkapi berbagai…

Kebun Nanas (FotoDok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 08:44 WIB

Nanas Kediri Jatim Miliki Nilai Ekonomi Tinggi

Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menggerakkan sentra nanas di Kediri, Jawa Timur, karena memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk konsumsi maupun sebagai produk ekspor.

drg. Rian Hermawan Siloam Buton (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 08:40 WIB

Siloam Hospitals Buton Lakukan Seminar Pentingnya Pemeriksaan dan Perawatan Gigi Secara Berkala

Kesadaran sebagian masyarakat kita akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih tergolong sangat kurang. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 penduduk Indonesia yang…

Ilustrasi Pengemudi Gojek (Foto: Serba Gojek)

Senin, 10 Desember 2018 - 08:36 WIB

Go-Life #SiapBantuin Pengguna Lebih Produktif Melalui Hari Bolos Nasional

Layanan on-demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, Gojek melalui Go-Life kembali #SiapBantuin para pengguna menyambut Harbolnas 2018 melalui peluncuran kampanye #SiapBantuin Hari Bolos…