Berjabat Tangan Dengan Kim Jong Un, Yeri Red Velvet Dikritik Netizen

Oleh : Dina Astria | Selasa, 03 April 2018 - 16:10 WIB

Yeri Red Velvet bersalaman dengan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: YTN News)
Yeri Red Velvet bersalaman dengan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un. (Foto: YTN News)

INDUSTRY.co.id - Korea Utara - Girlband naungan SM Entertainment, Red Velvet memang baru-baru ini terpilih untuk menghibur masyarakat Korea Utara dalam konser yang digelar di Pyongyang, Korea Utara, pada hari Minggu (1/4) kemarin. Namun, setelah tampil di konser tersebut, salah satu anggota Red Velvet banyak menuai kritikan dari netizen.

Yeri Red Velvet menerima banyak kritikan setelah mengungkapkan perasaannya ketika dirinya bisa berjabat tangan dengan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un.

Usai tampil pada konser tersebut, girlband pelantun ‘Bad Boy’ dan artis lainnya bertemu langsung dengan Kim Jong Un dan bersalaman dengannya.

Ketika diwawancara, Yeri mengatakan bahwa dirinya merasa terhormat bisa bersalaman dengan orang nomor satu di Korea Utara.

“Aku tidak menyangka kami bisa bersalaman. Aku benar-benar merasa sangat terhormat,” ungkap Yeri.

Mendengar ungkapan dari Yeri, banyak netizen yang melontarkan kritik dan menganggap Yeri tidak seharusnya mengatakan itu, mengingat Kim Jong Un adalah seorang pemimpin dictator di Korea Utara.

“Kalian pikir sebuah kehormatan bisa bersalaman dengan seorang pembunuh yang selalu mengancam ingin meluncurkan bom nuklir? Ia membunuh keluarganya sendiri, seperti itulah dia. Aku sangat kecewa dengan pemilihan kata yang mereka ucapkan. Satu kata saja dapat mengandung makna yang besar,” ungkap salah satu netizen.

“Red Velvet seharusnya bilang bahwa itu kesempatan yang baik, tentu saja mereka mendapat kontroversi karena mereka bilang merasa  terhormat”

“Aku bingung kenapa mereka bilang merasa ‘terhormat’, seolah-olah selama ini mereka menunggu untuk bisa bersalaman dengannya,” dan berbagai komentar kritikan lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tagana Kementerian Sosial (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 08:20 WIB

Tagana Kemensos Dampingi Data Pengungsi Erupsi Merapi

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial melakukan pendampingan dan pendataan bagi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Merapi.

Ilustrasi Berhenti Merokok (ist)

Minggu, 27 Mei 2018 - 07:00 WIB

Jadikan Bulan Ramadhan Momentum Berhenti Merokok

Kementerian Kesehatan menyarankan agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk berhenti merokok dengan adanya ibadah puasa dan dilanjutkan tidak merokok di bulan-bulan berikutnya.

 Haji DKI

Minggu, 27 Mei 2018 - 06:00 WIB

Pelunasan BPIH Tahap II Ditutup

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 tahap II ditutup pada Jumat sore (25/5/2018) dan masih menyisakan kuota 943 porsi sehingga sisa itu akan diisi jamaah cadangan.

Mensos Idrus Marham (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:30 WIB

Mensos Idrus Borong Kaus Buatan Penderita HIV Sukabumi

Menteri Sosial Idrus Marham memborong 500 kaus buatan penderita HIV yang direhabilitasi di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (ODHIV) Kahuripan Sukabumi, Jawa Barat.

Mensos Idrus Marham dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dan Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rachmat Koesnadi

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:00 WIB

Mensos Idrus Ajak Masyarakat Terima Penderita Gangguan Jiwa

Menteri Sosial Idrus Marham mengajak masyarakat untuk menerima Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam keluarga sehingga tidak ada kasus pemasungan.