Festival Adat Dayak Meratus Menampilkan Budaya Asli

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 31 Maret 2018 - 22:12 WIB

Wisata Kalimantan (Foto iDok Industry.co.id)
Wisata Kalimantan (Foto iDok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Paringin - Festival Pesona Adat Dayak Meratus IV yang digelar di Desa Kapul, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan budaya adat asli suku Dayak setempat.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Balangan, Mandan di Balangan, Sabtu (31/3/2018)  mengatakan kegiatan yang berlangsung pada 29-31 Maret 2018 tersebut menarik perhatian warga dari berbagai penjuru daerah.

Selain festival budaya, tambah dia, berbagai acara tambahan, dengan merangkul lebih banyak unsur masyarakat dan komunitas, membuat acara Pesona Adat Dayak Meratus keempat ini berlangsung lebih meriah dan beragam.

Beberapa festival yang disuguhkan antara lain festival menyumpit, bagasing, mutuu, balugu, kenjee, kakuyaan, basingki, lomba undang adat dan lomba tari Dayak Meratus.

Selain itu, juga digelar seni budaya, pameran kerajinan dan kuliner, wisata alam dan budaya, pengobatan tradisional, gowes adventure dengan rute wisata alam dan budaya adat, serta fotografi budaya.

"Hal tersebut tentu merupakan cara tersendiri dari panitia, agar para peserta lebih mengenal lagi wilayah Kecamatan Halong, yang kaya akan adat, budaya, wisata alam, dan keberagaman penduduk yang ramah terhadap pengunjung," ungkapnya kepada awak media.

Pagelaran Pesona Adat Dayak Meratus sendiri telah menjadi even tahunan yang digelar sejak tahun 2015.

"Gelaran Pesona Dayak Meratus sebagai upaya untuk merajut kembali budaya leluhur adat dayak setempat, agar tidak tergerus zaman dan tetap menjadi kekayaan ragam budaya Indonesia," jelasnya.

Hadir dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Balangan H Ansharuddin, didampingi Kapolres Balangan, AKBP Moh Zamroni, dan Kepala Kejaksaan Negeri Paringin, H Tommy Kristanto.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…