Bisnis Asuransi Mikro Astra Life Tumbuh Gemilang

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 29 Maret 2018 - 14:27 WIB

Tiga produk asuransi mikro hasil kerja sama Astra Life dan PT Federal International Finance (FIFGROUP) menunjukkan pertumbuhan gemilang. (IST)
Tiga produk asuransi mikro hasil kerja sama Astra Life dan PT Federal International Finance (FIFGROUP) menunjukkan pertumbuhan gemilang. (IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bisnis asuransi mikro Grup Astra melalui PT Astra Aviva Life (Astra Life) tumbuh kuat dalam tiga tahun terakhir berkat kolaborasinya dengan PT Federal International Finance (FIFGROUP).

Melalui kerja sama dengan FIFGROUP, penjualan tiga produk asuransi mikro Astra Life telah tumbuh rata-rata 327 persen setiap tahunnya (2015-2017) berkat terus ditambahnya titik-titik jaringan penjualan.

Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2015 hingga penghujung tahun 2017 lalu, produk asuransi Sinatra ProteksiKu, Sinatra PerisaiKu, dan Sinatra SehatKu yang dipasarkan via FIFGROUP mencapai 147.000 polis dengan pendapatan premi sekitar Rp7,4 miliar, kata FIFGROUP dalam siaran persnya, Kamis (29/3/2018).

Meningkatnya pertumbuhan asuransi mikro Astra Life ini juga seiring dengan pertumbuhan segmen asuransi mikro nasional yang sedang bergairah. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, realisasi premi produk asuransi mikro sepanjang 2017 sebesar Rp1,43 triliun, tumbuh 34,9 persen dibandingkan periode sama 2016 yang senilai Rp1,06 triliun.

Pada 2018 ini, Astra Life dan FIFGROUP menargetkan untuk memasarkan produk asuransi mikro Astra Life di semua jaringan yang dimiliki FIFGROUP di seluruh Indonesia.

FIFGROUP juga akan menambah tenaga penjual di setiap titik jaringan penjualan. Dan, secara bertahap ketiga produk asuransi mikro tersebut dapat didistribusikan oleh semua tenaga penjual FIFGROUP.

“Sepanjang tahun 2017 lalu, produk asuransi mikro Astra Life catatkan kinerja yang baik. Itu artinya semakin banyak orang Indonesia yang memiliki perlindungan yang pasti dan sesuai dengan kebutuhan mereka, melalui produk asuransi yang terjangkau harganya dan proses yang mudah, sehingga semakin banyak juga masyarakat yang bisa Love Life karena sudah terlindungi,” kata Presdir Astra Life Auddie A. Wiranata.

“Kami senang dengan partnership ini, karena asuransi mikro dari Astra Life bisa melengkapi produk-produk FIFGROUP menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen kami untuk mendapatkan perlindungan dari risiko yang dihadapi oleh mereka sehari-hari,” tambah Presdir FIFGROUP Margono Tanuwidjaya.

Harga premi Sinatra PerisaiKu Rp50.000 per tahun, dengan santunan peserta meninggal dunia atau menderita cacat total dan tetap yang disebabkan kecelakaan sebesar Rp24 juta, sedangkan Sinatra ProteksiKu memberikan santunan dalam hal peserta asuransi meninggal dunia yang disebabkan kecelakaan sebesar Rp6 juta, dan Rp100.000 per hari untuk rawat inap.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 21:32 WIB

Jokowi-Ma`ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Pasangan Joko Widodo-KH. Ma`ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pemilu Presiden 2019. Dengan demikian, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno memperoleh nomor urut 2.

Ilustrasi Rokok Ilegal ((Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 19:59 WIB

Dampak Peredaran Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Rp 1 Triliun Pertahun

Peredaran rokok ilegal (tanpa cukai) di Tanah Air ternyata masih cukup besar. Berdasar temuan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui survei cukai rokok ilegal sepanjang tahun 2018, ditemukan…

Hikvision Luncurkan EZVIZ

Jumat, 21 September 2018 - 19:50 WIB

Dolar AS Naik, Pasar CCTV Alami Penurunan Penjualan

Nilai tukar rupiah masih menunjukan tren pelemahan. Kurs mata uang Garuda masih bertengger di level Rp 14.898 per dolar Amerika Serikat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB

Menperin Yakinkan Investor Singapura untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan kepada investor dan pelaku usaha Singapura untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 19:20 WIB

Polemik Impor Beras, Siapa Layak Dievaluasi ?

Hembusannya seperti menemukan momentum saat terjadi polemik impor beras antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.