Presiden Jokowi: Jumlah Bioskop Naik 50 Persen

Oleh : Herry Barus | Kamis, 29 Maret 2018 - 10:15 WIB

Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung nonton film Yo Wis Ben, di Cinemaxx Malang Rabu (28/3) (Foto: Rahmat/Humas)
Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung nonton film Yo Wis Ben, di Cinemaxx Malang Rabu (28/3) (Foto: Rahmat/Humas)

INDUSTRY.co.id - Malang- Seusai membagikan sertifikat tanah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Seskab Pramono Anung, Mendikbud Muhadjir Effendy dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyempatkan diri menonton film Yo Wis Ben,  di bioskop Cinemaxx yang berada di lantai 3 Malang Town Square, kota Malang, Rabu (28/3/2018) .

Setelah kurang lebih 1 jam 30 menit, Presiden Jokowi kepada wartawan mengaku senang dengan film Yo Wis Ben yang menggunakan bahasa daerah Jawa Timur.  “Ini film anak muda, saya kira wajib ditonton bagi yang merasa muda. Filmnya bagus sekali, banyak lucunya, banyak gerrr nya dan alur ceritanya sangat bagus,” ujarnya.

Presiden mengaku mendapat informasi, bahwa dalam 2 (dua) tahun terakhir ini penambahan gedung bioskop di Indonesia telah mencapai 50 persen, dan jumlah pembuatan film nasional sudah meningkat 40 persen.

“Saya kira loncatan-loncatan yang sangat bagus dalam 2 tahun ini, sehingga saya mendapatkan kabar bahwa pembuatan film ini kekurangan kru. Ini sesuatu yang bagus tetapi harus segera kita isi kekurangannya,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, kita memiliki seratusan lebih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan perfilman. Tapi yang baru diperbaiki, direvitalisasi baru 18, masih perlu perbaikan sarana dan prasarana juga, serta mengupgrade guru-guru yang ada.

“Kekurangan kru pembuatan film bisa kita isi secepatnya. Tadi saya sudah sampaikan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar itu segera diselesaikan,”kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi meyakini dengan semakin banyak ruang ruang bioskop ini memberikan kesempatan dan peluang untuk pembuat film di negara kita untuk semakin tumbuh dengan baik, karena jumlah penonton juga banyak artinya buat film untung.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur PT Jababeka, Tbk Sutedja Sidarta Darmono

Senin, 19 November 2018 - 14:45 WIB

Sutedja Sidarta Darmono Jadi Motor Transformasi Jababeka Ciptakan Kota Mandiri Berbasis Industri 4.0

Sutedja Sidarta Darmono, Direktur Jababeka Tbk yang merupakan sang anak pendiri Kawasan Industri seluas lebih dari 5.000 hektare (Ha) ini yang menjadi motor transformasi Jababeka dari pengembang…

Banun Harpini Kepala Balai Karantina Kementan

Senin, 19 November 2018 - 13:26 WIB

Masuki Era Industri 4.0, Kementan Kembangkan Layanan Digital Karantina

INDUSTRY.co.id -

Bogor Seiring peningkatan arus lalu lintas produk pertanian, karantina sebagai otoritas yang menjamin kelestarian dan kesehatan sumber daya hayati,…

Mentan Amran Sulaiman

Senin, 19 November 2018 - 13:21 WIB

Ini Intruksi Menteri Amran Usai Blusukan Dadakan di Polbangtan Bogor

INDUSTRY.co.id -

Suasana Ujian Tengah Semester (UTS) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang semula tenang di Senin (19/11) pagi mendadak berubah.…

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…