Menperin Dukung Industri Busana Muslim di IFW 2018

Oleh : Ridwan | Rabu, 28 Maret 2018 - 16:50 WIB

Menperin Airlangga Hartarto bersama Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla (Foto: Humas)
Menperin Airlangga Hartarto bersama Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla (Foto: Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pada perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 terdapat satu aula khusus yang memamerkan mode pakaian muslim produksi anak bangsa.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengapresiasi Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) selaku penggagas acara tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada APPMI, karena pada event pameran ini terdapat saty hall khusus untuk fesyen muslim. Hal ini tentu sebagai salah satu bentuk upaya dari APPMI untuk turut serta dalam mewujudkan Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia, “kata Airlangga melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (28/3/2018)

Airlangga juga mengapresiasi bahwa asosiasi yang diketuai Poppy Darsono tersebut konsisten mengembangkan industri mode nasional dengan menggelar pekan mode IFW, di mana Kemenperin memfasilitasi perhelatan tersebut untuk pertama kalinya pada sekitar tujuh tahun lalu.

“Saya mengapresiasi APPMI yang telah konsisten memasuki tahun ke-7 menyelenggarakan IFW," kata Airlangga.

Dalam perhelatan ini, Kemenperin memfasilitasi sebanyak 18 stan industri kecil dan menengah yang merupakan binaan Ditjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Ditjen  Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) yang terdiri dari industri fesyen, kain tenun, aksesoris, dan alas kaki.

Pada IFW tahun 2018 ini tema yang diangkat adalah Cultural Identity. Identitas budaya yang terdapat pada kain-kain nusantara seperti batik dan tenun menjadi bagian dari produk fesyen yang menjadi ciri khas fesyen Indonesia.

“Padu padan etnik lokal menjadikan produk fesyen yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga meningkatkan value added yang diperoleh sektor industri fesyen nasional, “tutur Airlangga.

Airlangga menyebut Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia sangat berpotensi menguasai industri fesyen muslim dunia.

Indonesia juga merupakan satu dari lima besar negara anggota Organisasi Kerjasama negara Islam (OKI) sebagai pengekspor fesyen muslim terbesar di dunia, setelah Bangladesh, Turki, Maroko, dan Pakistan.

Sehingga, sangat layak bagi Indonesia untuk dapat menjadi kiblat fesyen muslim di dunia pada tahun 2020

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Country DirectorSCG, Anusorn Potchanabanpot (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:30 WIB

Tahun 2019, SCG Fokus Perkuat Bisnis Ritel dan Kembangkan Lini Digital

Produsen semen asal Thailand, Siam Cement Group (SCG) terus memperkuat bisnisnya dibidang ritel setelah mengakuisisi PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). Saat ini, SCG telah memiliki sebesar…

Konferensi pers acara Busworld South East Asia 2019 yang bakal digelar di JIExpo pada 20-22 Maret 2019

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:23 WIB

Busworld South East Asia 2019 Siap Menyapa Pecinta Otomotif Indonesia

Bagi Anda pecinta dunia otomotif khususnya pebisnis transportasi karoseri segera hadir pameran otomotif bus, yaitu Busworld South East Asia 2019 yang bakal digelar di JIExpo pada 20-22 Maret…

Menko Luhut Binsar Pandjaitan (doK KemenkoMaritim)

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:00 WIB

Menko Luhut Pandjaitan Dukung Pembangunan Sektor Pariwisata Batam

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendukung rencana percepatan pembangunan sektor pariwisata dan industri di Bintan, Kepulauan Riau dan menilai pulau tersebut bisa…

Dok Kementerian PUPR

Kamis, 17 Januari 2019 - 09:58 WIB

17.500 Rumah MBR di Kota Padang Rasakan Manfaat Program Hibah Air Minum Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Indonesia.

 Sutopo Purwo Nugroho, Humas BNPB

Kamis, 17 Januari 2019 - 09:00 WIB

Industri Pariwisata Rentan Terganggu Bencana

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan industri pariwisata sangat rentan terganggu oleh bencana apabila…