Menhub Tegaskan, Grab Harus Tanggung Jawab Kejadian Siska Rohyani

Oleh : Herry Barus | Senin, 26 Maret 2018 - 08:06 WIB

Grab
Grab

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pengelola aplikasi taksi Grab untuk bertanggungjawab terhadap kejadian yang menimpa Yun Siska Rohani yang dibunuh oleh pengemudi Grab.

"Aplikator belum datang ke sini, harus tanggung jawab sesama manusia, harus memberikan tanggung jawabnya karena ini kehilangan yang sangat besar bagi keluarganya," kata Budi saat mengunjungi kediaman almarhumah Siska di Pesanggrahan, Jakarta, Minggu (25/3/2018)

Budi mengatakan sudah seharusnya aplikator mengambil langkah yang tegas dalam merekrut calon pengemudi.

"Harus ada 'screening' rekam jejaknya seperti apa, dengan tatap muka agar kita tahu calon pengemudi memenuhi kualifikasi atau tidak, harus dilakukan, rekrutmen harus baik jangan asal-asalan," katanya.

Budi berjanji akan meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan taksi baik daring maupun konvensional karena merupakan kebutuhan dasar bertransportasi.

"Jaminan harus punya komitmen dengan masyarakat, bagaimana melayani masyarakat dengan totalitas, nanti masyarakat jadi was-was apalagi wanita dan harus bepergian malam-malam," katanya.

Dia juga akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan sistem pengawasan melalui "dashboard".

"Jadi kita tahu mana rekrutmen yang baik atau asal-asalan," katanya.

Budi juga menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban dan berupaya agar kejadian sama tidak terulang.

"Atas nama pemerintah, kami hadir di sini menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Pak Supandi, orang tua dari Mbak Siska, semoga arwah almarhumah diterima di sisi Allah. Kita tahu ini merupakan kejadian yang sangat menyakitkan, harus menjadi suatu pelajaran pemangku kepentingan taksi daring dan saya aka melakukan tindakan selanjutnya," katanya.

Dalam kesempatan sama, Supandi selaku orang tua korban berharap pemerintah melakukan evaluasi agar kejadian memilukan tersebut tidak terjadi lagi.

"Saya sebagai orang tua korban, harapan pertama kejadian tidak terulang lagi, baik dari pihak Grab maupun pemerintah meningkatkan komunikasi agar menjadi lebih baik lagi, terutama agar pengemudi dan konsumen merasa aman dan nyaman, " katanya.

Ia mendapatkan kabar putrinya telah meninggal terbunuh di tangan pengemudi Grab dari laporan Polres Bogor yang mendatangi kediamannya pada Minggu (18/3) lalu pukul 14.00 WIB.

"Saya tahunya dari keterangan Polres datang ke sini, hari Minggu jam 7 ditemukan, jam 14.00 datang ke sini," katanya.

Jenazah Yun Siska Rohani ditemukan di Cibinong Griya Asri, Bogor pada Minggu (18/3), Yun yang dulu bekerja sebagai pengatur pesta pernikahan atau (wedding organizer) itu meninggalkan seorang putri berusia empat tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.