BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Arsip Statis pada ANRI

Oleh : Wiyanto | Senin, 26 Maret 2018 - 02:00 WIB

Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz kepada Kepala ANRI, Mustari Irawan.
Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz kepada Kepala ANRI, Mustari Irawan.

INDUSTRY.co.id - Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan, Bekasi-BPJS Ketenagakerjaan memiliki peranan penting dalam sejarah perkembangan pelaksanaan jaminan sosial di Indonesia. Agar sejarah perjalanan tersebut terdokumentasi dengan baik, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Arsip statis tersebut sebanyak 13 berkas yang berisikan dokumen bernilai sejarah berupa pembentukan dan cikal bakal lahirnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Indonesia yang diberikan langsung oleh Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz kepada Kepala ANRI, Mustari Irawan pada Selasa (20/3) di Aston Imperial Hotel Bekasi.

Naufal menjelaskan “Sebagai badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung pada Presiden RI, penyerahan arsip statis untuk yang pertama kalinya ini adalah merupakan momen penting sebagai wujud kepedulian dan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk tetap melestarikan sejarah dari awal terbentuknya jaminan sosial di Indonesia.

Mustari Irawan menyampaikan bahwa “arsip statis adalah arsip yang memiliki nilai sejarah penting bagi institusi dan memori perjalanan suatu bangsa, cerminan dari sudah terkelola dengan baiknya kegiatan kearsipan suatu institusi bisa dilihat dari pengelolaan arsip yang baik dan salah satunya adalah pengelolaan arsip statis

Menurut catatan di ANRI, belum banyak Lembaga Negara dan BUMN di negara ini yang sudah menyerahkan arsip statisnya ke ANRI untuk didokumentasikan dengan baik sebagai peninggalan sejarah masa lalu.

“Tentunya penyerahan Arsip Statis BPJS Ketenagakerjaan kepada ANRI dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi kepentingan pemerintahan, pembangunan, penelitian, ilmu pengetahuan, kemasyarakatan, dan kemaslahatan Bangsa serta kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kaidah kearsipan, tutup Naufal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…