Kertas Indonesia Populer dan Kompetitif di Timur Tengah

Oleh : Herry Barus | Rabu, 18 Januari 2017 - 16:56 WIB

Industri Pulp dan Kertas
Industri Pulp dan Kertas

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Produk kertas dan bubur kertas dari Indonesia yang dibuat oleh perusahaan APP Sinar Mas Indonesia semakin populer di sejumlah kawasan seperti Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika, karena produk Indonesia yang berkualitas dan kompetitif.

"Produk APP Sinar Mas Indonesia, khususnya wood free dan ppc memiliki kualitas yang sangat bagus dibandingkan dengan produk lain di pasaran. Hal ini merupakan kebanggan tersendiri bagi kami," kata Global Communication Director Asia Pulp & Paper Sinar Mas, Tan Ui Sian, dalam rilisnya, Rabu (18/1/2017).

Menurut Tan Ui San, peningkatan penjualan di kawasan Timur Tengah terjadi karena tingginya permintaan dari konsumen lokal di negara-negara tersebut yang menyukai produk Indonesia.

Saat ini, ujar dia, produk yang memiliki tingkat penjualan paling tinggi di wilayah Timur Tengah adalah "uncoated paper" atau kertas cetak tak berlapis.

Selain itu, jenis "woodfree" atau kertas berkualitas tinggi dari APP Sinar Mas Indonesia juga dapat mencapai 60 persen pangsa pasar di Arab Saudi.

Sedangkan di wilayah Asia Selatan dan Afrika, peningkatan penjualan yang signifikan disebabkan adanya perbaikan saluran distribusi yang ternyata berpencaruh cukup besar.

Di wilayah Asia Selatan, volume penjualan yang tinggi adalah untuk produk "coated" atau kertas cetak lapis seperti art paper, art board, cast coated, dan kertas nirkarbon, dengan pangsa pasar hampir 40 persen di India.

Di India, Pakistan dan Bangladesh sebagai kontributor volume penjualan yang cukup tinggi untuk produk kertas fotokopi dan kertas cetak lapis.

Sementara itu, penjualan produk di wilayah Afrika mencapai angka rata-rata, dengan volume penjualan yang sama di semua unit bisnis yang terdapat di benua tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi bagi negara-negara yang berkontribusi besar terhadap tingkat penjualan APP Sinar Mas Indonesia, perusahaan tersebut juga menggelar acara APP Gold Partner 2017 yang digelar di Hotel Hilton Sukhumvit, Bangkok, 13 - 15 Januari 2017.

Tahun ini APP Sinar Mas mengundang 40 perusahaan dari ketiga wilayah tersebut (Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika).

Sebagai rencana ke depan, APP Sinar Mas menargetkan untuk melakukan ekspansi produk ke negara-negara Asia Tengah seperti Kirgizstan, Tajikistan, Turkmenistan hingga Uzbekistan.

APP Sinar mas juga akan berupaya untuk meningkatkan volume penjualan hingga 20-30 persen di wilayah Asia Selatan, Afrika dan Timur Tengah, dengan total prediksi penjualan yang akan melampaui kenaikan sebesar 100 persen dari tahun sebelumnya. (Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Booth BRI Syariah di Festival Jajan Bango Senayan

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:03 WIB

Hadir di Festival Jajan Bango 2019, BRI Syariah Beri Kemudahan Bertransaksi

Jakarta --- Ribuan orang tumpah ruah dalam Festival Jajan Bango (FJB) 2019 yang diselenggarakan pada 16-17 Maret 2019 di area parkir Squash, Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Lebih dari 80…

Indonesia dan China

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:00 WIB

Indonesia Tawarkan 28 Proyek Strategis kepada China

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah menawarkan 28 proyek kepada China. Total proyek tersebut senilai USD 91,1 miliar atau setara dengan Rp…

JNE. (Foto: IST)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:54 WIB

Mulai Besok Tarif Kiriman Paket JNE Naik 19 Persen

Perusahaan jasa kiriman ekspres JNE kembali melakukan penyesuaian tarif jasa kiriman paket ke konsumen. Penyesuaian itu berupa kenaikan tarif maupun penurunan tarif dan berlaku mulai 21 Maret…

Nokia 3.1 Plus Resmi meluncur di Indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:32 WIB

Nokia 3.1 Plus Resmi Hadir Untuk Pasar Indonesia, Apa Saja Kelebihanya?

HMD Global, the home of Nokia phones, mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia, smartphone dengan layar 6-inchi HD+ dan daya tahan baterai selama 2 hari.

Panen jagung

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:31 WIB

Kementan Perkuat Koordinasi Untuk Mendukung Usaha Perunggasan Nasional Yang Sehat

Jakarta, Kementan terus memperkuat koordinasi untuk mendukung usaha perunggasan nasional yang sehat. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita di…