Wacana Larangan Iklan Rokok di Televisi Berimbas Buruk Bagi Petani Tembakau

Oleh : Ridwan | Rabu, 18 Januari 2017 - 16:05 WIB

Kebun Tembakau
Kebun Tembakau

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Rencana Komisi I DPR RI merevisi undang-undang RUU penyiaran dengan menambahkan pasal pelarangan iklan rokok di televisi memantik keberatan dari para pelaku industri rokok.

"Industri rokok adalah penyumbang iklan televisi terbesar kelima di tahun 2016 dengan nilai Rp 6,3 triliun" terang CEO Ads Tensity, Atmaji Sapto Anggoro yang ditemui di Jakarta (18/1/2017).

Sapto menambahkan, wacana larangan iklan rokok di televisi harus dipertimbangkan. Sebab, saat ini sudah ada peraturan pemerintah yang mengatur iklan rokok di media penyiaran termasuk membatasi waktu siaran dan isi iklan.

Jika berbentuk pelarangan iklan, tak hanya produsen rokok yang terkena dampaknya, tetapi juga buruh petani tembakau hingga industri periklanan dan industri penyiaran juga akan terkena imbasnya.

Terkait hal tersebut, harus ada pembicaraan dan pertemuan antara perwakilan pemetintah dan para pelaku industri tembakau, dan para pelaku industri periklanan untuk mencari jalan keluarnya sehingga menghasilkan win-win solution.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Mobil Anak Bangsa segera produksi massal bus listrik merek MAB (Foto: Fadli INDUSTRY.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:32 WIB

Gandeng Tiongkok, Bakrie Otoparts Akan Kembangkan Bus Listrik

Bakrie Otoparts gandeng perusahaan Tiongkok BYD Corporation mengembangkan bus listrik untuk digunakan di sejumlah kota di Indonesila dalam upaya menciptakan transportasi ramah lingkungan dan…

Arie Setiadi Murwanto, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:23 WIB

Kementerian PUPR Bangun 1.200 Hunian Sementara Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sulawesi Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun sebanyak 1.200 Hunian Sementara (Huntara) sebagai transit sampai dengan hunian tetap dan relokasi permukiman selesai.

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:21 WIB

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.410,5 Triliun

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia bertambah menjadi US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5.410,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.000/dolar AS) hingga akhir Agustus 2018.

Dirut BTN Maryono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:02 WIB

BTN Fasilitasi KPR Atlet Komite Olimpiade Indonesia

PT Bank Tabungan Negara Tbk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR) atlet yang tergabung dalam Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan skema menarik dan terjangkau.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:50 WIB

Jamkrida Sumsel akan Disuntik Modal Rp100 Miliar

PT Jamkrida Sumatera Selatan bakal mendapatkan suntikan modal dari Pemprov Sumatra Selatan untuk mencukupi modal dasar senilai Rp100 miliar.