BTS Genjot Keuntungan Big Hit Entertainment di Tahun 2017

Oleh : Dina Astria | Sabtu, 24 Maret 2018 - 13:15 WIB

BTS dalam album Jepang "Face Yourself". (Foto Ist)
BTS dalam album Jepang "Face Yourself". (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Korea Selatan - Big Hit Entertainment, agensi yang dinaungi boyband terkenal BTS, pada Kamis (22/3) kemarin merilis data keuangan perusahaan mereka pada tahun 2017 lalu. Dalam data tersebut, menunjukkan bahwa Big Hit Entertainment berhasil memperoleh keuntungan bersih sebesar 24,6 miliar Won atau sebesar Rp313 miliar.

Hasil yang dirilis, meningkat sebesar 173% dari tahun sebelumnya. Suga Cs rupanya mempunyai peran besar dalam menggenjot keuntungan Big Hit Entertainment.

Dilansir dari Metro UK, penjualan BTS naik menjadi 92,4 miliar Won pada tahun 2017, dari 35,2 miliar won tahun 2016. Angka penjualan tersebut pertama kalinya diumumkan secara terbuka sejak perusahaan agensi ini didirikan tahun 2005. Laba besar tersebut tentunya didapatkan oleh Big Hit Entertainment berkat kesuksesan yang diperoleh oleh boy grup Bangtan Boys pada tahun lalu.

Diketahui, Big Hit memiliki 11 pemegang saham dan pendiri perusahaan, Bang Si Hyuk menyatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan para pemegang saham tentang penghargaan popularitas K-Pop kini sedang berkembang produktif, dan tidak perlu diragukan lagi akan naik dan melambung tinggi.

Saat ini, industri musik K-Pop bernilai $5 miliar, dan angka tersebut telah membantu saham perusahaan hiburan lokal seperti JYP Entertainment yang mendapat lonjakan 50 persen dan SM Entertainment yang naik 27 persen dalam perdagangan Seoul.

Saat ini, pelantun ‘Fire’ tampaknya memimpin pasar terbesar di Hollywood.

Big Hit Entertainment, agensi yang dinaungi boyband terkenal BTS, pada Kamis (22/3) kemarin merilis data keuangan perusahaan mereka pada tahun 2017 lalu. Dalam data tersebut, menunjukkan bahwa Big Hit Entertainment berhasil memperoleh keuntungan bersih sebesar 24,6 miliar Won atau sebesar Rp313 miliar.

Hasil yang dirilis, meningkat sebesar 173% dari tahun sebelumnya. Suga Cs rupanya mempunyai peran besar dalam menggenjot keuntungan Big Hit Entertainment.

Dilansir dari Metro UK, penjualan BTS naik menjadi 92,4 miliar Won pada tahun 2017, dari 35,2 miliar won tahun 2016. Angka penjualan tersebut pertama kalinya diumumkan secara terbuka sejak perusahaan agensi ini didirikan tahun 2005. Laba besar tersebut tentunya didapatkan oleh Big Hit Entertainment berkat kesuksesan yang diperoleh oleh boy grup Bangtan Boys pada tahun lalu.

Diketahui, Big Hit memiliki 11 pemegang saham dan pendiri perusahaan, Bang Si Hyuk menyatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan para pemegang saham tentang penghargaan popularitas K-Pop kini sedang berkembang produktif, dan tidak perlu diragukan lagi akan naik dan melambung tinggi.

Saat ini, industri musik K-Pop bernilai $5 miliar, dan angka tersebut telah membantu saham perusahaan hiburan lokal seperti JYP Entertainment yang mendapat lonjakan 50 persen dan SM Entertainment yang naik 27 persen dalam perdagangan Seoul.

Saat ini, pelantun ‘Fire’ tampaknya memimpin pasar terbesar di Hollywood.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

DFSK Glory 580

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:44 WIB

DFSK Glory 580 Raih Penghargaan The Most Tested Automobile di GIIAS 2018

Respon positif pengunjung GIIAS 2018 memotivasi DFSK untuk membuktikan komitmennya dalam menghadirkan produk berkualitas

Ilustrasi Palu Hakim (Foto Ist)

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:30 WIB

KY Telah Usulkan 657 Hakim Diberikan Sanksi

Sejak pertama kali berdiri hingga Juni 2018, Komisi Yudisial (KY) telah mengusulkan penjatuhan sanksi kepada 657 orang hakim yang dinyatakan terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku…

Foto Ilustrasi Pabrik Rokok

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:00 WIB

Kebijakan Penyederhanaan Pastikan Persaingan Sehat Industri Rokok

Anggota Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Ahmad Najib mengatakan bahwa kebijakan penyederhanaan struktur tarif cukai rokok bertujuan memastikan persaingan sehat antarpabrikan rokok.

Pertamina (Foto: Ist)

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:00 WIB

Tekan Impor, Pertamina Diwajibkan Beli Minyak Mentah Seluruh Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mewajibkan PT Pertamina (Persero) untuk membeli minyak mentah yang menjadi jatah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Indonesia…

Konferensi E-commerce Exabytes eCommerce Conference 2018 Digelar di Indonesia

Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:54 WIB

Pertama kali, Konferensi E-commerce Exabytes eCommerce Conference 2018 Digelar di Indonesia

Exabytes eCommerce Conference (EEC) 2018, sebuah konferensi eCommerce tahunan yang mempertemukan para pemain besar eCommerce terkemuka dan inspiratif, resmi di gelar untuk pertama kalinya di…