Baru! Fitur Rute Khusus Motor Hadir di Google Maps

Oleh : Dina Astria | Jumat, 23 Maret 2018 - 13:00 WIB

Tampilan fitur baru khusus rute sepeda motor di Google Maps. (Dok Industry.co.id)
Tampilan fitur baru khusus rute sepeda motor di Google Maps. (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Google baru-baru ini telah meluncurkan sebuah fitur baru, yaitu “Rute Khusus Motor,” untuk membantu pengendara sepeda motor berlalu lintas di seluruh Indonesia melalui Google Maps.

Selama ini belum ada mode navigasi khusus bagi pengendara sepeda motor. Padahal volume pengendara motor di Indonesia terbilang banyak. Hampir semua orang mempunyai dan membutuhkan sepeda motor. Bahkan, jumlah sepeda motor di jalanan Indonesia 7 kali lebih banyak daripada mobil.

Sepeda motor memiliki kebutuhan yang spesifik. Pengendara motor dapat mengambil rute-rute yang tidak dapat dilalui mobil seperti jalan sempit dan gang. Ada juga jalan tertentu yang tidak dapat dilalui sepeda motor, misalnya jalan tol. Sepeda motor juga sering kali melaju dengan kecepatan yang berbeda daripada mobil. Sebelumnya, pengendara motor biasa memperkirakan waktu tiba di tujuan dengan mengombinasikan rute jalan kaki dan rute mobil.

Fitur “Rute Khusus Motor” dapat membantu dengan memberikan informasi waktu perjalanan yang lebih akurat (menggunakan model machine learning berdasarkan kecepatan sepeda motor), lalu adanya rute khusus yang mencakup jalan pintas dan jalan sempit bagi sepeda motor tanpa melalui jalan tol.

Google Maps berencana membuka dukungan API API untuk siapa pun yang bergerak di bidang pengangkutan barang atau layanan, seperti perusahaan transportasi online dan ekspedisi.

"Kami ingin memberikan pengalaman yang paling cocok dengan situasi setempat dan paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Fitur khusus untuk sepeda motor merupakan fitur yang paling banyak diminta oleh masyarakat Indonesia. Kami mendengarkan masukan Anda—dan kini kami dengan senang hati menawarkan fitur baru ini, yang semoga dapat sedikit mempermudah masyarakat untuk bepergian dengan sepeda motor di Indonesia,” ungkap Dane Glasgow selaku Vice President Product Management Google Maps.

Sebelumnya, Google Maps telah memiliki sejumlah fitur untuk membantu masyarakat Indonesia saat bepergian, yakni Google Maps telah bekerjasama dengan layanan transportasi online populer (seperti GO-JEK, Grab, dan Uber) sehingga pengguna dapat dengan mudah mencari ojek atau taksi saat membutuhkannya pada tahun 2016. Google Maps juga telah menambahkan informasi real-time untuk KRL Commuter Line dan Google Maps telah mencantumkan info bus real-time untuk bus Transjakarta sejak 2016 lalu dan pada tahun 2018 ini Google Maps meluncurkan fitur baru yang dapat membantu pengguna transportasi umum agar tidak melewatkan tempat perhentiannya. Pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir melewatkan perhentian karena Google Maps akan mengirimkan notifikasi jika sudah saatnya turun.

Fitur-fitur bermanfaat seperti ini merupakan salah satu alasan tingkat penggunaan Google Maps naik dua kali lipat selama tahun lalu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Minggu, 23 September 2018 - 07:40 WIB

Menhan Ajak Masyarakat Lampung Bersatu Dalam Perdamaian

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu ketika melakukan kunjungan di Lampung dan bertatap muka dengan elemen masyarakat setempat di Gedung Graha Karya Utama, Bandarlampung, Sabtu (22/9/2018)…

Dirut PT Bank BTN, Maryono bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono saat pembukaan IPEX 2018

Minggu, 23 September 2018 - 07:32 WIB

BTN Bidik Penyaluran Kredit Baru Rp 5 Triliun di IPEX 2018

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membidik penambahan kredit baru Rp 5 triliun dalam pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018 yang berlangsung 22 hingga 30 September 2018 di Jakarta Convention…

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius

Minggu, 23 September 2018 - 07:00 WIB

Kepala BNPT Tegaskan Aksi Teror Bukan Rekayasa

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menegaskan bahwa aksi teror yang beberapa kali terjadi bukanlah hasil rekayasa sebagaimana dipropagandakan di media…

Perusahaan Umum (Perum) ini tetap fokus memasarkan rumah subsidi di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018. Perumnas sebagai peserta dipameran IPEX 2018 distand No.24 Hall A JCC

Minggu, 23 September 2018 - 07:00 WIB

Hadir di IPEX 2018, Perumnas Andalkan Hunian Terintegrasi Transportasi

Pengembang plat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbentuk Perusahaan Umum (Perum) ini tetap fokus memasarkan rumah subsidi di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018.

Apartemen di Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 06:33 WIB

Lima Pilihan Hunian di Bawah Rp 250 Juta

Jangan pernah berhenti untuk berjuang untuk memiliki rumah, kendati harga rumah setiap tahunnya selalu naik, bagi mereka pembeli rumah pertama sebaiknya jangan pernah menunda untuk membeli rumah…