Harga Batu Bara Mulai Naik, ABMM Optimistis Pendapatan 2017 Tumbuh 15%

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 18 Januari 2017 - 10:42 WIB

Penambangan Batu Bara di Indonesia (Ed Wray/Getty Images)
Penambangan Batu Bara di Indonesia (Ed Wray/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pendapatan PT ABM Investama Tbk (ABMM) diperkirakan tumbuh 15% pada tahun ini dibandingkan pendapatan perseroan pada 2016. Itu karena harga jual batu bara saat ini mulai merambat naik dan perseroan juga memiliki tambahan volume produksi batu bara dari pengoperasian tambang baru di Aceh.

Bisnis batu bara merupakan penopang utama bagi kinerja bisnis kami. Pasalnya, sekitar 85% pendapatan konsolidasi kami berasal dari penjualan batu bara dan sisanya dari bisnis kontraktor jasa pertambangan yang dijalankan oleh anak usaha kami, PT Cipta Kridatama, ujar Adrian Erlangga, Direktur Keuangan ABMM, Selasa (17/1/2017).

Adrian mengemukakan, harga jual batu bara di pasar global saat ini sedang meningkat. Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga batu bara pada Desember 2016 tercatat sebesar USD101,69 per ton, atau lebih tinggi hampir 20% dibanding pada November 2016 sebesar USD84,89 per ton. Itu adalah harga tertinggi sejak Mei 2012.

Tren kenaikan harga tersebut memberikan sentimen positif bagi bisnis kami. Apalagi hal tersebut ditambah dengan peningkatan volume produksi batu bara yang kami upayakan dari tambang batu bara kami di Meulaboh, Aceh, papar Adrian.

Adrian menjelaskan, perseroan bakal memperoleh tambahan volume produksi batu bara sebanyak 2 juta ton dari tambang di Aceh yang dioperasikan oleh anak usahanya, PT Reswara Minergi Hartama, pada tahun ini. Total produksi batu bara perseroan pada 2016 lalu tercatat sebanyak 6,3 juta ton, sehingga perseroan pada tahun ini berpotensi memproduksi sebanyak 8,3 juta ton batu bara.

Di bisnis pertambangan batu bara, perseroan memiliki tiga izin usaha pertambangan (IUP) melalui PT Tunas Inti Abadi (TIA) dan PT Media Djaya Bersama (MDB). Kedua perusahaan tersebut di bawah kendali PT Reswara Minergi Hartama, anak usaha perseroan yang keseluruhan sahamnya dikuasai ABMM.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…