Industri Baja Bergerak, Harga Baja 2018 Terus Membaik

Oleh : Hariyanto | Rabu, 21 Maret 2018 - 15:00 WIB

Menperin konfrensi pers di pabrik baja KS Cilegon - foto Fok Kemenperin
Menperin konfrensi pers di pabrik baja KS Cilegon - foto Fok Kemenperin

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Manajemen PT Krakatau Steel (Persero) Tbk memperkirakan membaiknya harga industri baja masih berlanjut di tahun 2018, terutama untuk Hot Rolled Coil (HRC) berada dalam kisaran 468 sampai 700 dolar AS per ton.

"Membaiknya harga baja internasional telah memberikan pengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan di tahun 2017. Diperkirakan kondisi demikian masih akan berlanjut di 2018," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi di Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/3/2018) .

Menurut Mas Wigrantoro, kebijakan pemerintah Tiongkok sebagai produsen baja terbesar dunia untuk mengurangi pabrik yang tidak ramah lingkungan, telah membuat harga baja dunia yang sempat jatuh kembali normal, bahkan mengalami kenaikan.

Belajar dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, Mas Wigrantoro telah meminta kepada pemerintah untuk tetap mewaspadai dan memantau praktek dagang tidak "fair" terhadap produk baja asal Tiongkok ke depannya.

Di sisi lain perlunya memperbanyak ikatan perjanjian jangka panjang dengan konsumen (long term supply agreement/ LTSA) agar tidak rentan apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan harga, kata Mas Wigrantoro.

Lebih jauh Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel, Purwono Widodo menambahkan, pengenaan bea masuk baja dan aluminium oleh AS dikhawatirkan akan membuat Tiongkok melempar produk bajanya terutama baja paduan ke Asia termasuk Indonesia.

"Kondisi demikian akan membuat baja paduan asal Tiongkok yang memang tidak kena bea masuk akan membanjiri pasar Indonesia, praktek tidak fair ini yang harus diantisipasi," kata dia.

Purwono berharap pemerintah dapat memberikan perlindungan dengan menegakan peraturan terkait peningkatan penggunaan produksi dalam negeri (P3DN) dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Sedangkan Direktur Keuangan PT Krakatau Steel, Tambok P. Setyawati S seperti dilansir Antara mengatakan, dengan naiknya harga baja tersebut membuat pendapatan perusahaan naik 7,76 persen di tahun 2017 menjadi 1,5 miliar dolar AS, sehingga membuat laba operasi ikut naik 10 kali lipat lebih menjadi 50,74 juta dolar AS dari tahun sebelumnya 4,4 juta dolar AS.

Kondisi demikian membuat rugi bersih perusahaan terus membaik kalau di tahun 2015 masih 320 juta dolar AS, di 2016 171 juta dolar AS, maka di 2017 tinggal 81,7 juta dolar AS, kami optimistis di 2018 kinerja keuangan semakin membaik seiring dengan membaik harga baja dan efisiensi yang dijalankan perusahaan, jelas Tambok.

Mas Wigrantoro menambahkan progress fisik pembangunan pabrik baja canai panas (hot strip mill) 2 telah mencapai 58 persen lebih per akhir Februari 2018, dengan beroperasinya pabrik ini yang dijadwalkan triwulan 2019 akan menambah kapasitas produksi HRC 1,5 juta ton per tahun.

Dengan rampungnya pabrik ini juga akan membuat PT Krakatau Steel dapat meningkatkan kapasitas produksi HRC disamping menghemat penggunaan bahan baku sampai dengan 50 dolar AS per ton.

Terkait dengan pengembangan usaha, Mas Wigrantoro juga menyampaikan rencana IPO PT Krakatau Bandar Samudra, rencana perluasan Rumah Sakit Krakatau Medika, dan perluasan Hotel Royal Krakatau, serta tahap perampungan jalur pipa Cipasauran yang diharapkan meningkatkan kapasitas PT Krakatau Tirta Industri dalam memasok kebutuhan air bersih sebesar 600 liter per detik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ritual Cuci Jalan di Singkawang

Selasa, 19 Februari 2019 - 07:05 WIB

Ritual Cuci Jalan di Singkawang Diserbu Wisatawan

Meski puncak acara baru 19 Februari, rangkaian kegiatan Festival Cap Go Meh Singkawang, Kalimantan Barat, sudah diserbu wisatawan. Salah satu ritual yang paling banyak diserbu adalah tolak bala…

Kredit Pintar (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Februari 2019 - 07:00 WIB

Kredit Pintar Perkuat Layanan Pendanaan Siapkan Aplikasi di Perangkat IOS

Kredit Pintar, perusahaan Peer-to-Peer Lending sebagai tempat bertemunya antara pendana dan peminjam dengan memanfaatkan Artificial Intellegence (AI) dalam penilaian kredit, meluncurkan aplikasi…

Hj. Irna Narulita Bupati Pandeglang di Tanjung Lesung- Foto- Industry.co.id

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:30 WIB

rna Narulita: Bantuan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Korban Tsunami Pandeglang

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi penyaluran bantuan bencana tsunami yang mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan puluhan ribu tinggal di pengungsian.

PLN Ilustrasi

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:08 WIB

Sektor Industri Dongkrak Penjualan Listrik PLN dalam 5 Tahun Terakhir

Pertumbuhan industri menjadi penopang utama peningkatan konsumsi listrik nasional dalam lima tahun terakhir. Tingginya kebutuhan listrik untuk industri ini mendongkrak penjualan listrik PT Perusahaan…

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Februari 2019 - 06:00 WIB

Dua BUMN Segera Bangun Terminal LNG di Banjarmasin dan Bali

Pertamina dan Pelindo sepakat untuk membangun Terminal LNG Teluk Lamong, Filing Station di Banjarmasin dan pengembangan Terminal Aspal Curah Cair di Benoa, Bali