Pasar Jamu Bergairah, Air Mancur Targetkan Penjualan 20 Persen Tahun Ini

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 20 Maret 2018 - 18:17 WIB

PT Air Mancur tahun ini menargetkan adanya kenaikan sekitar 20 persen.
PT Air Mancur tahun ini menargetkan adanya kenaikan sekitar 20 persen.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Produsen jamu dan obat-obatan herlba, PT Air Mancur misalnya telah berhasil membukukan kinerja positif di tahun 2017 dengan realisasi penjualan di Jawa Timur sekitar Rp 4 miliar. Sementara tahun ini menargetkan adanya kenaikan sekitar 20 persen.

Area Promotion Jamu Air Mancur Wilayah Jawa Timur Dian Pradono, mengatakan bahwa selain pergeseran gaya hidup, tingginya angka kenaikan penjualan jamu tersebut tidak luput dari kegigihan PT Air Mancur melakukan sosialisasi tentang kemanfaatan pengobatan tradisional atau jamu sepanjang tahun 2017.

“Sejak tahun lalu, kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat, utamanya kepada pedagang ritel yang menjadi jaringan kami. Berbagai reward  kami berikan kepada mereka yang berhasil memberikan kontribusi dan performance terbaik serta sertifikat kepada beberapa grosir yang terus loyal mengembangkan pasar produk Jamu khususnya produk PT. Air Mancur,” ujar Dian Pradono dalam keterangan persnya kepada awak media Selasa (20/3/2018).

Dengan diadakannya acara tersebut secara continue, para pedagang jamu menjadi termotivasi untuk terus meningkatkan kontribusi dan daya saing di industri retail Indonesia, khususnya di area Jawa timur dan sekitarnya.

Untuk mencapai target kenaikan sebesar 20 persen di tahun ini, PT Air Mancur akan mengeluarkan berbagai produk baru untuk kalangan anak muda. Karena untuk pasar anak muda, kontribusinya masih dikisaran 30 persen. Kontribusi terbesar masih disumbang oleh pasar usia produktif dan tua yang mencapai sekitar 70 persen.

Beberapa produk unggulan Air Mancur yang cukup diminati masyarakat diantaranya adalah Madurasa, jamu serbuk dan jamu bersalin. Di tahun ini juga, akan dikeluarkan produk baru yang disiapkan untuk anak muda dan anak-anak.  “Masih kami sempurnakan, mungkin sekitar pertengahan tahun ini akan dilaunching,” tambahnya.

Selain dengan mengeluarkan produk baru, Air Mancur juga tengah melakukan modernisasi produk. Kalau biasanya produk hanya tersedia dalam kemasan dus, maka sekarang sudah ada yang dalam kemasan kaleng.

Bahkan sebagai perusahaan jamu yang ingin terus meningkatkan teknologi dan modernisasi produksinya. Di tahun 2017 PT Air Mancur Group berhasil mendapatkan berbagai sertifikat yang menjamin kualitas produksinya, beberapa sertifikat yang berhasil didapatkan PT Air Mancur Group diantaranya ISO 22000 dan CPOTB untuk keseluruhan kategori produk yang dimiliki.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sederet agensi terkenal Korea Selatan menjalin kerjasama untuk mendirikan perusahaan platform konten baru pada Kamis (19/7). (Foto: Soompi)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 19:30 WIB

Tujuh Agensi Korsel Jalin Kerjasama Dirikan Perusahaan Konten Baru

Sederet agensi terkenal Korea Selatan, mulai dari SM Entertainment, YG Entertainment, BigHit Entertainment, JYP Entertainment, FNC Entertainment, Star Empire, dan Mystic Entertainment menjalin…

Girls Group 'TWICE' (Foto: soompi/stardailynews)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 17:00 WIB

Pelaku Ancaman Pembunuhan Girlband TWICE Ditangkap Polisi

Seorang pengguna forum Ilbe membuat sebuah postingan yang berisi ancaman pembunugan terhadap personel TWICE Mina pada Juni 2017 lalu. Ia bahkan mengunggahnya dengan foto sebuah pisau.

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Ilustrasi Exit Tol

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:26 WIB

Perbankan Danai Rp3,3 Triliun Tol Kunciran-Serpong

Pihak perbankan yang terdiri atas sindikasi empat bank memberikan dana pinjaman Rp3,3 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN), yang merupakan…

Terminal LCC di Bandara Soetta (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:22 WIB

Terminal 4 Soetta Bukan untuk LCC

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak didesain untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC).