Ngopi Sembari Berkeliling di Kebun Kopi Arabika di Seladang Coffee

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 20 Maret 2018 - 12:00 WIB

Seladang Coffee di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (Foto: @abdia_dia/Instagram)
Seladang Coffee di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh (Foto: @abdia_dia/Instagram)

INDUSTRY.co.id, Aceh - Bagi Kamu penggemar kopi sejati, Aceh memiliki cita rasa kopi yang melekat di para pecintanya. Jika berkunjung ke Aceh, boleh dicoba cara unik untuk menikmati kenikmatan dari kopi. Terletak di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh ada sebuah warung kopi yang unik.

Namanya, Seladang Coffee di sini para pengunjung atau wisatawan dapat menikmati kopi khas Aceh, Arabika sembari jalan-jalan di kebun kopi.

Pemilik warung, bernama Sadikin atau biasa disebut Gembel menciptakan warung berkonsep unik ini dilatar belakangi karena akan memudahkan wisatawan yang datang ke sini. Apalagi, diketahui daerah Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah merupakan sentra produksi kopi Arabika.

Di sana, wisatawan bisa mengenal budaya masyarakat Gayo yang begitu bersahat dengan kopi. Selain itu, wisatawan bisa melihat dan belajar mulai dari tata cara merawat, memanen, mengolah, hingga menyajikan secangkir kopi bercitarasa tinggi

Seladang Coffee benar-benar menawarkan suasana berbeda bagi pengunjung, khususnya para penikmat kopi, sehingga tempat ini telah menjadi ikon agrowisata kebun kopi.

Lokasinya, berada tepat di tepi ruas jalan Takengon-Bireuen, pada kilometer 86 yang setiap saat ramai dilalui pengendara.

Menariknya, dibangun gubuk-gubuk kecil berbahan bambu beratapkan rumbia, yang ditempatkan di antara batang-bantang kopi. Konsepnya adalah bangunan rumah panggung, agar pengunjung lebih merasa nyaman saat bersantai sambil ngopi.

Setiap harinya, Seladang Coffee selalu ramai dikunjungi. Para penikmat kopi bahkan datang dari luar daerah dan turis mancanegara yang tertarik merasakan sensasi ngopi di kebun kopi.

Pengunjung dapat memilih berbagai menu olahan kopi untuk dinikmati. Setiap kopi yang tersaji merupakan racikan dari biji-biji kopi pilihan yang telah melalui proses pengolahan terbaik, untuk menghasilkan sebuah kualitas dan cita rasa kopi terbaik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…