Festival Imlek Banyuwangi Diikuti 19 Klenteng Jawa-Bali

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 18 Maret 2018 - 13:42 WIB

Pernak-Pernik Imlek (Foto: radarbangka.co.id)
Pernak-Pernik Imlek (Foto: radarbangka.co.id)

INDUSTRY.co.id - Banyuwangi- Festival Imlek yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (18/3/2018) yang diikuti 19 utusan klenteng Se-Jawa dan Bali serta Pulau Lombok.

Acara kirab budaya Tionghoa itu berlangsung meriah dengan menampilkan arak-arakan barongsai, liong barongsai, dan Kim Sing.

Pelataran Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi penuh sesak oleh ribuan peserta kirab dan penonton. Klenteng Hoo Tong Bio merupakan lokasi start dan finish kirab budaya Tionghoa. Seakan tak merasakan terik matahari mereka terus berjubel ingin menyaksikan beragam atraksi kirab budaya yang dilepas oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas itu.

Prasetyo (42), warga Tionghoa asal Surabaya, yang mengaku hadir di kelenteng itu sejak pagi. "Sebenarnya saya sering lihat arak-arakan Kim Sing semacam ini, tapi di Banyuwangi ini beda, lebih menarik karena dikemas dalam festival. Apalagi saya sering mendengar cerita tentang Banyuwangi, makanya saya tertarik datang langsung ke sini," katanya.

Tak ketinggalan, peserta kirab Hendi Kang Prabowo dari Kelenteng Po Hwa Kong Lombok, yang juga merasa bersemangat. "Dengan jadi peserta kirab hari ini, saya merasa senang bisa terlibat di salah satu ajang di Banyuwangi Festival. Apalagi barongsai ditampilkan bareng dengan barong khas Banyuwangi, ini menarik sekali. Festival di Banyuwangi memang selalu mencuri perhatian," katanya.

Kirab Budaya Tionghoa yang dibalut dalam Festival Imlek 2018 ini diikuti ribuan warga Tionghoa dari berbagai daerah. Mereka semua berkumpul di Kelenteng Hoo Tong Bio sembari merayakan peringatan ke-234 Hari Kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cinjin.

Bupati Anas mengatakan sangat mengapresiasi inisiatif warga Tionghoa Banyuwangi yang menginisiasi kegiatan budaya ini. Bagi Anas, ini menunjukkan antusiasme seluruh warga yang ingin memajukan Kabupaten Banyuwangi.

Anas juga mengatakan festival di Banyuwangi bisa menjadi alat untuk mendorong solidaritas, kebudayaan, toleransi, tradisi dan inklusivisme.

"Festival ini bisa menjadi penguat untuk menumbuhsuburkan toleransi antarumat beragama untuk bersama-sama membangun daerah," ujarnya.

Sementara itu Ketua Komda Tempat Ibadah Tri Dharma Jawa Timur Go Se Kian menjelaskan bahwa kirab ini juga sebagai upacara tolak bala serta untuk meminta keselamatan bagi seluruh warga Banyuwangi.

"Hari ini kami melakukan kirab Kim Sing keliling kota untuk mengusir hawa-hawa negatif, agar seluruh umat dan warga Banyuwangi sehat sejahtera," ujarnya.

Pemimpin umat di TITD Jawa Timur ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Banyuwangi yang telah menjadikan tradisi kirab budaya ini sebagai salah satu agenda di Banyuwangi Festival.

"Dengan difestivalkannya kirab budaya ini kami merasa tersanjung. Ungkapan ini tidak hanya datang dari warga Tionghoa Banyuwangi, tapi dari seluruh umat TITD Hoo Tong Bio se-Jawa, Bali dan Lombok yang ikut memeriahkan festival. Terima kasih Banyuwangi" katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Vivo V15 Pro

Rabu, 20 Maret 2019 - 18:10 WIB

Sebelum Beli Smartphone, Ini Keunggulan Vivo V15 Pro yang Harus Kamu Tau

Vivo V15 Pro bukan hanya mengintegrasikan fitur kamera terbaru untuk selfie atau portrait saja, namun juga semakin eksploratif untuk berbagai kebutuhan mobile photography lainnya dengan fitur-fitur…

Acara AMIGO Innovation Summit

Rabu, 20 Maret 2019 - 17:41 WIB

Telkom Gelar AMIGO Innovation Summit 2019

Jakarta – Sebagai wujud komitmen Telkom untuk mendukung perkembangan ekosistem digital Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan pameran dan konferensi tahunan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Dirjen IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih saat meninjau salah satu booth di pameran Adiwastra Nusantara 2019 (Foto:Ridwan)

Rabu, 20 Maret 2019 - 17:13 WIB

Kemenperin Targetkan Ekspor Tenun dan Batik Naik 10 Persen di Tahun 2019

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekspor tenun dan batik nasional mampu meningkat 10 persen di tahun 2019.

Sniper PowerHome

Rabu, 20 Maret 2019 - 16:55 WIB

Penuhi Kebutuhan Listrik Saat Darurat, SNIPER Hadirkan PowerHome 

Pemenuhan kebutuhan listrik di luar ruang ternyata tidak hanya berkutat dengan tegangan arus searah (DC) atau arus lemah. Salah satu produsen power bank SNIPER memberikan solusi untuk pengisian…

Tanjung Lesung

Rabu, 20 Maret 2019 - 16:20 WIB

Kementerian PUPR Terus Lengkapi Infrastruktur Tanjung Lesung

Tanjung lesung layak disebut primadona wisata dari Banten. Keindahannya tak diragukan lagi. Kawasan ini memiliki pesona pantai yang memukau. Letaknya berada di ujung Pulau Jawa, tepatnya di…