Rizal Ramli: Trisakti Jangan Menjadi Kembang Kata!

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 17 Maret 2018 - 02:19 WIB

Tokoh Nasiona Rizal Ramli (Foto Dok Industry.co.id)
Tokoh Nasiona Rizal Ramli (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Blitar - Tokoh nasional, Rizal Ramli, mengingatkan kepada politisi dan para pemimpin untuk tidak lagi menjadikan Trisakti hanya sebagai kembang kata saja. Ajaran pendiri bangsa, yakni, Bung Karno, tersebut bila diimplementasikan secara benar, maka dipastikan Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan disegani negara lain.     

"Sedikit sekali cita-cita kemerdekaan yang dicapai. Ini karena pikiran dan ajaran Bung Karno tentang Trisakti, marhaenisme, keberpihakan bangsa kita sering jadi hanya kembang kata saja, isinya jarang dilaksanakan," ujar mantan Menko Ekuin era Presiden KH Abdurrahman Wahid dan mantan Menko Maritim era Presiden Joko Widodo ini usai ziarah di makam mantan Presiden Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (16/3/2018).  

Rizal Ramli kemudian menyebut bahwa  hingga kini masih ada sekitar 40 persen warga Indonesia yang belum menikmati arti kemerdekaan, yang salah satunya mencari makan masih susah.

"Setiap kali saya datang ke makam saya terbebankan, trenyuh. Walaupun Indonesia sudah merdeka 72 tahun, sedikit sekali cita-cita kemerdekaan yang dicapai, bahkan dilupakan," sesal Rizal Ramli.

Padahal, menurut Rizal, Indonesia seharusnya bisa menjadi negara maju, mengingat sumber daya alamnya melimpah.

"Negara kita kaya banget, negara paling kaya se-Asia Tenggara, tapi kok masih ada 40 persen yang di bawah, belum bisa menikmati arti kemerdekaan, makan susah. Kami ingin menjelang 73 tahun Republik merdeka, kemerdekaan harus dengan `All out` dengan segala itikad perjuangkan agar cita-cita terkabul," tukas Rizal.

Rizal juga merasa prihatin dengan beragam perbedaan yang ternyata sengaja dijadikan masalah bagi kelompok lain. Padahal, sambung Rizal, saat melawan penjajah, tidak ada perbedaan. Bahkan, perbedaan baik suku, agama, ras, budaya, menjadikan ikatan semakin kuat.

"Hari ini ada kegelisahan rasa tidak damai jika berbeda suku, etnis, agama menjadi masalah. Kami ingin agar kembali ke awal kemerdekaan, cita-cita Bung Karno bahwa bangsa yang loyal, perbedaan itu bukan masalah justru kekuatan," imbuh Rizal.

Ketika disinggung terkait dengan keseriusan dirinya maju di Pemilu Presiden 2019, ia mengungkapkan, keputusannya itu untuk mengimplementasikan ajaran Bung Karno yang menurutnya belum terealisasi. Sebab, ia merasa terinspirasi dengan beragam pemikiran Bung Karno yang tetap dipegangnya hingga saat ini. Ia yakin rakyat Indonesia ingin perubahan, ingin tokoh yang mempunyai visi, misi, amanah, dan bukan hanya yang bisa mengeluarkan kembang kata.

"Kalau mau ubah Indonesia, tidak cukup menjadi Wapres (Wakil Presiden), harus memimpin bangsa ini ke arah lebih baik," pungkas Rizal Ramli.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran Sulaiman

Kamis, 18 Oktober 2018 - 11:34 WIB

Membangunkan Potensi Pangan "Raksasa Tidur" di Selatan Indonesia

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, memetakan persoalan dengan cepat, data baku lahan dan dukungan sarana produksi benih, pupuk khusus…

Foto Doc Kementan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 11:20 WIB

Pemerintah Respon Aspirasi dan Beri Solusi Peternak Ayam Petelur

INDUSTRY.co.id -

Blitar - Pemerintah merespon aspirasi petani peternak ayam layer (petelur) mandiri yang mengeluhkan perkembangan harga jagung untuk pakan. Direktur…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:44 WIB

Rupiah Hari Ini di Level 15.158-15.132

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 15.158-15.132. Masih adanya sejumlah sentimen positif, terutama dari dalam negeri cukup membantu…

Kristian Nairn Pemeran 'Hodor' dalam serial permainan HBO, Game of Thrones akan hadir di ICC

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:20 WIB

Tokoh Tokoh Ternama Budaya Pop Dunia Siap Ramaikan ICC 2018

ReedPop melalui Reed Panorama Exhibitions kembali hadirkan para tokoh dan ikon budaya populer dunia hanya di Indonesia Comic Con 2018. Acara tahunan ini akan digelar pada tanggal 27 28 Oktober…

Seminar pariwisata

Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:58 WIB

Bangun Potensi Tour Leader di Era Digital

INDUSTRY.co.id -

Jakarta--Dalam rangka mencetak tour leader profesional, Lembaga Bahasa (LB) LIA Pramuka menggelar seminar dan workshop pariwisata bertema Membangun…