Bertemu Presiden Jokowi, Bos SCG Bahas Pengembangan Bisnis Berkelanjutan

Oleh : Ridwan | Jumat, 16 Maret 2018 - 08:13 WIB

Menperin, Airlangga Hartarto seusai melakukan pertemuan dengan CEO SCG, Roongote Rangsiyopash
Menperin, Airlangga Hartarto seusai melakukan pertemuan dengan CEO SCG, Roongote Rangsiyopash

INDUSTRY.co.id -Jakarta, President & CEO SCG, Roongrote Rangsiyopash berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Presiden Indonesia, Joko Widodo Istana Merdeka, Jakarta.

Pada kesempatan ini, perwakilan SCG berkonsultasi dengan Presiden Jokowi berkaitan dengan pengoperasian bisnis yang berkelanjutan dan pengembangan sumber daya manusia dengan tujuan memperkuat kerja sama untuk mendukung kemajuan perekonomian Indonesia dan sumber daya manusia yang ada di dalamnya.

Fokus utama Presiden Jokowi adalah percepatan pembangunan Indonesia. Di antara prioritas lainnya, percepatan pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan manusia merupakan dua fokus utama bagi Presiden.

Sebagai konglomerat bisnis dengan pengalaman lebih dari satu abad di bidang pembangunan yang berkelanjutan, SCG berkomitmen memperkuat dukungan untuk perkembangan bangsa Indonesia.

Indonesia sudah menjadi salah satu destinasi investasi terbesar kami di ASEAN. Dengan berkesempatan bertemu langsung dan berdiskusi dengan Presiden Jokowi dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kami berharap dapat memperkuat komitmen kami untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sejalan dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, ujar Roongrote Rangsiyopash melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (15/3/2018).

Ia menambahkan, dengan semangat menjadikan Indonesia lebih baik, hingga kini SCG membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah dan pihak terkait.

"Secara berkala kami juga berkontribusi bagi pembangunan negara melalui bisnis berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia, dan menjadi perusahaan yang baik," terangnya.

SCG didirikan di Indonesia tahun 1995 dan saat ini telah mengoperasikan 27 perusahaan dengan total aset dan investasi sebesar 1.5 miliar dolar AS. Beberapa investasi penting di Indonesia, di antaranya, pengembangan semen terpadu di Sukabumi, Jawa Barat dengan kapasitas produksi sebesar 1.8 juta ton per tahun.

Investasi lainnya berupa, 30% saham di PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), investasi gabungan sebesar 50% dengan PT Nusantara Polymer Solutionsperusahaan plastik terpercaya yang memproduksi High Value Added (HVA).

Dalam pengembangan sumber daya manusia, saat ini SCG mempekerjakan lebih dari 6.700 orang di seluruh Indonesia. SCG berkomitmen fokus pada pengembangan kemampuan individu dengan menciptakan budaya memberdayakan saling berbagi pengetahuan di seluruh industri di Indonesia.

Perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia, dengan cara menanamkan budaya perusahaan yang mendorong terjadinya pertukaran ilmu dan pengetahuan antar sektor industri dan negara.

SCG mengambil bagian dalam kontribusi secara terus-menerus terhadap komunitas masyarakat Indonesia dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Sejak didirikan di Indonesia, SCG menaruh perhatian penuh pada kegiatan CSR, terutama di bidang pendidikan, dan kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Salah satu kegiatan CSR ini terwujud dalam "Sharing the Dream Scholarship" yang tiap tahun telah berhasil membantu lebih dari 6.000 pelajar di ASEAN, dan "Duta Sehat" renovasi toilet dan pelatihan kebersihan di sekolah-sekolah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM di Mamuju, Sulawesi Barat.

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:28 WIB

LPDB Targetkan Penyaluran Dana Bergulir di Sulawesi Barat Capai Rp100 Milyar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM berharap dana bergulir yang bisa disalurkan ke koperasi dan pelaku usaha…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Peresmian Laboratorium Uji Pelumas PT. Surveyor Indonesia (Persero) di Sentul, Bogor

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:17 WIB

Menperin Akan Beri Sanksi bagi Industri yang Tidak Terapkan SNI Wajib Pelumas

Kementerian Perindustrian telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pelumas secara wajib.

BBRI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:17 WIB

BBRI Terus Melesat Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., berhasil menorehkan capaian gemilang dengan mencatatkan harga saham tertinggi dengan nilai per unit saham di Bursa Efek Indonesia sebesar Rp. 4.040 atau…

Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:00 WIB

Tugas Tugas Berat Polri Jelang dan Pasca Pilpres 2019

Indonesa Police Watch (IPW) mendata ketiga tugas berat Polri itu yakni; Pertama, mengantisipasi rasa percaya diri yang berlebihan dari para pendukung capres. Sebab dikhawatirkan jika capresnya…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:00 WIB

BNI Syariah Optimalkan Engagement dengan Nasabah

Jakarta - BNI Syariah berusaha mengoptimalkan layanan kepada nasabah dengan meningkatkan engagement dengan nasabah.