Iwa K Akan Konser Rayakan 25 Tahun Lagu 'Batman Kasarung"

Oleh : Amazon Dalimunthe | Kamis, 15 Maret 2018 - 10:51 WIB

Iwa K , pelopor penyanyi rap hip hop Indonesia
Iwa K , pelopor penyanyi rap hip hop Indonesia

INDUSTRY.co.id - JAKARTA,--  Nama Iwa K di blantika musik Indonesia menjadi pelopor Rap Hip Hop generasi muda di Indonesia di era tahun 1990-an.  Iwa K berhasil membuat Rap Hip Hop tampil beda dengan lirik lagu yang bisa diterima oleh generasi muda, tampil keren dan sukses di tangga lagu / chart radio di tanah air.

Iwa K pernah tersandung kasus penyalahgunaan Narkoba. Dan kini setelah bebas ia merencanakan untuk menggear konser untuk merayakan 25 tahun lagu Batman Kasarung yang merupakan titik tolak karirnya sebagai pemusik rap di tanah air.

Promotor Kayana Delapan bersama strategic partner Berlian Entertainment ingin membawa kembali kesuksesan Iwa K tahun ini lewat aksi panggung exclusive concert dengan tajuk “25th anniversary concert Batman Kasarung - Iwa K”. Konser iniakan  membawa makna pesan edukasi #Indonesianwithattitude  yang akan di selenggarakan  pada acara musik reguler ‘Wednesday is a Lovely day’ pada hari Rabu 4 April 2018 pukul 20.00 wib di The Pallas SCBD, Jakarta Selatan.

“Penampilan ini menjadi moment penting bagi saya, 25 tahun perjalanan karir musik di Indonesia merupakan perjalanan yang mengesankan dalam hidup saya, pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita kepada semua penggemar saya yang telah mendukung saya selama ini, seperti apa perjuangan seorang musisi Rapper Hip Hop Indonesia pada saat pertama meniti karir di dunia musik hingga saat ini, banyak hikmah positif yang saya ingin curahkan untuk para penggemar saya di Indonesia” Ungkap Iwa K disela-sela mempersiapkan aksi panggungnya 4 April nanti.

Sekilas perjalanan Iwa K dalam karir bermusiknya di Indonesia pada tahun 1993 Iwa K mengukuhkan dirinya sebagi Rapper lewat debut album perdana ‘Kuingin Kembali’. Setelah itu Iwa K berhasil meraih penghargaan BASF Awards lewat album ke-2 dengan tajuk ‘Topeng’ pada tahun 1994.

Lalu album ke-3 ‘Kramotak!’ dirilis pada tahun 1996 dimana album ini masuk dalam kategori sebagai “Recommended CD di Jepang. Lanjut  album ke-4 yang dirilis pada tahun 1996 dengan tajuk album ‘Mesin Imajinasi’,

Hal lain yang menjadi highlights dan sangat membanggakan dalam karir musiknya saat Iwa K terlibat untuk film Hollywood tahun 2004 untuk film “Anaconda 2” atau “Anacondas: The Hunt for the Blood Orchid” lagunya masuk dalam bagian film tersebut sekaligus menjadi soundtrack film-nya untuk lagu ‘Nombok Dong’ dan ‘D.M.M.T’ (AMZ)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tagana Kementerian Sosial (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 08:20 WIB

Tagana Kemensos Dampingi Data Pengungsi Erupsi Merapi

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial melakukan pendampingan dan pendataan bagi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Merapi.

Ilustrasi Berhenti Merokok (ist)

Minggu, 27 Mei 2018 - 07:00 WIB

Jadikan Bulan Ramadhan Momentum Berhenti Merokok

Kementerian Kesehatan menyarankan agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk berhenti merokok dengan adanya ibadah puasa dan dilanjutkan tidak merokok di bulan-bulan berikutnya.

 Haji DKI

Minggu, 27 Mei 2018 - 06:00 WIB

Pelunasan BPIH Tahap II Ditutup

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 tahap II ditutup pada Jumat sore (25/5/2018) dan masih menyisakan kuota 943 porsi sehingga sisa itu akan diisi jamaah cadangan.

Mensos Idrus Marham (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:30 WIB

Mensos Idrus Borong Kaus Buatan Penderita HIV Sukabumi

Menteri Sosial Idrus Marham memborong 500 kaus buatan penderita HIV yang direhabilitasi di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (ODHIV) Kahuripan Sukabumi, Jawa Barat.

Mensos Idrus Marham dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dan Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rachmat Koesnadi

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:00 WIB

Mensos Idrus Ajak Masyarakat Terima Penderita Gangguan Jiwa

Menteri Sosial Idrus Marham mengajak masyarakat untuk menerima Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam keluarga sehingga tidak ada kasus pemasungan.