Wijaya Karya Realty akan IPO 2018

Oleh : Herry Barus | Selasa, 13 Maret 2018 - 22:44 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa anak badan usaha milik negara (BUMN), Wijaya Karya Realty (Wika Realty) akan melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada 2018 ini.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Selasa (13/3/2018) mengatakan bahwa anak usaha BUMN itu bakal melepas sekitar 25 persen sahamnya ke publik melalui mekanisme IPO.

"IPO menjadi opsi sebagai sarana bagi perusahaan properti untuk menggalang dana jangka panjang," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi pasar modal saat ini yang kondusif menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan bagi perusahaan melakukan IPO. Di sisi lain, ketersediaan dana di pasar yang masih baik juga turut menjadi perhatian bagi perusahaan dan penjamin pelaksana emisi.

"Jika market sedang dalam kondisi bagus saat ini, sebagian perusahaan berencana melepas saham ke publik," ujarnya.

Direktur Keuangan dan Human Capital Wika Realty, Adang Hamdani mengatakan bahwa perseroan akan menggunakan dana hasil dari aksi korporasi itu untuk ekspansi bisnis agar kinerja tetap positif.

"Kita akan lepas 25 persen," katanya usai melakukan paparan kepada BEI


Sebelumnya, Executive Vice President Head of Privatization BEI, Saptono Adi Junarso mengatakan selain anak BUMN, terdapat juga tiga perusahaan rintisan (startup) yang menyandang status unicorn sedang mempertimbangkan untuk melaksanakan IPO pada tahun ini. Ketiga perusahaan tersebut adalah Bukalapak, Go-Jek dan Tokopedia.

Ia mengemukakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan rintisan itu. Namun, masih terdapat beberapa kendala, diantaranya mengenai valuasi aset tak berwujud (intangible asset).

"Kita sedang berdiskusi dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) agar intangible asset itu bisa divaluasi. Semoga bisa sehingga mempermudah IPO. Aset perusahaan itu bentuknya seperti aplikasi dan software, kita berharap aturannya keluar tahun ini," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dalam periode 5 tahun, Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama di dua area prioritas, yaitu edukasi dan pemberdayaan kesehatan dalam gaya hidup aktif

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:13 WIB

Inilah Kesepakatan Kementerian Kesehatan dan Fonterra Brands dalam Mendukung Sustainable Development Goal

Jakarta- Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka menyampaikan kebanggaanya karena dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat…

Bank Indonesia

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:00 WIB

BI: Penjualan Eceran Oktober 2018 Meningkat

Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan adanya pertumbuhan penjualan eceran di Oktober 2018, yang tercermin dari kenaikan Indeks Penjualan Riil 2,9 persen (tahun ke tahun/year…

World Bank (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:40 WIB

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital literacy) sekaligus menguasai kemampuan teknologi.

Rakernas HIPMI PT di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (09/12/2018).

Senin, 10 Desember 2018 - 22:52 WIB

HIPMI PT Targetkan Cetak Satu Juta Wirausaha Pemula Mandiri

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) menargetkan akan mencetak satu juta wirausaha pemula mandiri.

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…