Petani Keluhkan Produksi Kopi Gayo Menurun

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Maret 2018 - 11:26 WIB

Kopi Indonesia (Foto Ist)
Kopi Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Takengon- Para petani di Kabupaten Aceh Tengah mengeluhkan produksi kopi yang terus menurun dalam kurun waktu dua tahun terakhir, sehingga berdampak terhadap ekonomi mereka.

Arman, seorang petani di Kampung Bahgie, Kecamatan Bebesen Senin (12/3/2018)  mengatakan, dampak berkurangnya hasil panen kopi sangat dirasakan para petani seperti dirinya, khususnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Dua tahun terakhir ini, produksi kopi terus menurun. Kebun saya luasnya kurang lebih satu hektare normalnya bisa menghasilkan 60 sampai 80 kaleng kopi sekali panen. Tapi sekarang hanya 20 kaleng," tutur dia.

Arman menjelaskan dalam takaran satu kaleng kopi yang lazim digunakan oleh petani kopi di Gayo berisi 3 kilogram biji kopi gabah merah.

Ditanya penyebab menurunnya hasil panen, petani ini menduga akibat faktor cuaca yang berubah.

Petani lainnya, Inen Usda yang memiliki kebun seluas setengah hektare di kawasan Pantan Terong Kampung Bahgie, juga mengaku hasil panen di kebun kopi miliknya terus menurun.

Dikatakan, biasanya kebun kopinya bisa menghasilkan 40 kaleng biji merah dalam sekali panen, tapi sekarang menurun menjadi 10 kaleng.

Kopi merupakan komoditi andalan di Kabupaten Aceh Tengah. Hampir 80 persen masyarakat daerah ini adalah petani kopi.

Kopi gayo telah sejak lama mendapatkan tempat istimewa di kalangan pecinta kopi dunia. Tercatat, Arabica Gayo sangat digemari oleh konsumen di Amerika, Eropa, dan Jepang.

Mereka menyebut kopi gayo sangat istimewa dan dikatagorikan sebagai kopi spesialty.

Kopi gayo dikenal memiliki aroma khas dengan perisa (flavor) kompleks dan kekentalan (body) yang kuat.

Berdasarkan penilaian hasil uji cita rasa kopi yang diterapkan oleh sebuah asosiasi kopi di Amerika, yakni Specialty Coffee Asotiation of Amerika (SCAA) yang mengkatagorikan kopi dengan skor poin di atas angka 80 sebagai kopi spesialty; maka kopi gayo telah mengantongi nilai sempurna.

Berkali-kali hasil uji cita rasa (cupping test) terhadap kopi gayo, menunjukkan nilai tertinggi diangka 86-90 poin. Nilai itu cukup untuk menobatkan kopi gayo sebagai kopi terbaik nomor 1 di dunia. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.

Mayjen Hafil digadang-gadang jadi pimpinan PB POBSI

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:36 WIB

‎19 Pengprov POBSI Alihkan Dukungan ke Mayjen Hafil

Jakarta - Sebanyak 19 Pengurus Provinsi Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) mengalihkan dukungannya ke Mayjen TNI A Hafil sebagai Ketua Umum PB POBSI. Sebelumnya dukungan ini…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:22 WIB

Menperin: Konsumsi Olahan Buah Masih Rendah, Indonesia Miliki Peluang Besar di Industri Mamin

Menteri Airlangga mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis penghasil buah-buahan eksotis mempunyai potensi dalam pengembangan produk olahan buah seperti buah dalam kaleng, minuman sari buah,…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Dukung Industri 4.0, Re.juve Datangkan Teknologi High-Pressure Pertama di Indonesia

PT Sewu Segar Primatama (anak perusahaan PT Sewu Sentral Primatama), perusahaan nasional pemroduksi coId-pressed juice dengan merek dagang Re.juve, meresmikan Real CoId-Pressed Facility (CPF)…