PLTS Tepian Berkapasitas 75 kW Terangi Wilayah Perbatasan Kalimantan Utara

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Maret 2018 - 10:18 WIB

PLTS Ilustrasi (ist)
PLTS Ilustrasi (ist)

INDUSTRY.co.id - Nunukan - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara , Sabtu (10/3/2018) lalu.

Pembangkit listrik ini merupakan PLTS Terpusat kedua yang diresmikan oleh Ditjen EBTKE tahun 2018 ini setelah sebelumnya PLTS Balang Datu di Takalar, Sulawesi Selatan, diresmikan awal Februari lalu.

Direktur Jenderal EBTKE Rida Mulyana menyampaikan, pembangunan PLTS di wilayah-wilayah remote area, pulau-pulau kecil serta daerah perbatasan merupakan salah satu program yang tengah dijalankan pemerintah dalam upaya meningkatkan pemerataan akses energi kepada masyarakat.

Pemerintah terus berkomitmen untuk menyediakan akses energi yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Setidaknya 2.519 desa di Indonesia yang berada di daerah terdepan dan terluar, masih menanti kehadiran listrik di wilayahnya. 

"Sesuai visi Nawacita Bapak Presiden, kami memang memprioritaskan penyediaan listrik di daerah-daerah terdepan, terluar dan terpencil," ujar Rida.

Kabupaten Nunukan merupakan salah satu daerah di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Hadirnya negara melalui pembangunan dan penyediaan akses listrik di wilayah tersebut menjadi pengikat ke dalam NKRI, wujud komitmen Pemerintah untuk membangun Indonesia dari daerah terdepan (perbatasan) sebagai garda terdepan bangsa.

PLTS Tepian dibangun dengan dana APBN pada Tahun Anggaran 2017 dengan total biaya pembangunan menghabiskan dana sebesar Rp 5,9 miliar. PLTS yang telah beroperasi sejak Desember tahun lalu ini memiliki kapasitas 75 kilo Watt (kW) dan dapat menerangi sekitar 144 rumah juga fasilitas umum seperti mushala, sekolah dan kantor desa. 

Masing-masing rumah memperoleh daya 220 Watt dengan batasan penggunaan sebesar 600 Watt selama 24 jam. Sementara khusus fasilitas umum batas maksimal penggunaan sebesar 800 Watt per 24 jam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 06:00 WIB

Jokowi-Maruf Masih Teratas di Medsos

Hasil pantauan PoliticaWave di media sosial menyebutkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) masih unggul dibanding pasangan nomor…

Kang Emil Gubernur Jawa Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:16 WIB

Ini 12 Modus KKN di Wilayah Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan ada 12 modus yang dilakukan oknum kepala daerah melalukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) untuk memperkaya diri sendiri.

Dirut Semen Padang Yosviandri

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:13 WIB

Semen Padang Cegah Perilaku Curang Berbisnis

PT Semen Padang menyatakan komitmen untuk mencegah korupsi dan perilaku curang di lingkungan perusahaan serta menaati prosedur yang berlaku dalam menjalankan hubungan bisnis.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:10 WIB

Aliran Dana Aksi Terorisme Terus Ditelusuri Polisi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa saat ini yang menjadi fokus penegak hukum dalam memberantas kasus terorisme adalah penelusuran aspek pendanaannya.

Grup Band Slank

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:47 WIB

Slank akan Jadi Duta Kelor untuk NTT

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor melalaui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTT yang…