SMSI Tindaklanjuti Pendaftaran ke Dewan Pers

Oleh : Herry Barus | Selasa, 13 Maret 2018 - 09:08 WIB

Auri Jaya Ketua Umum SMSI Pusat (Foto Dok Industry.co.id)
Auri Jaya Ketua Umum SMSI Pusat (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kembali menindak lanjuti  pendaftaran SMSI sebagai Konstituen Dewan Pers. Pendaftaran SMSI terdahulu dilakukan pada 08 September 2017, dengan disertai daftar kepengurusan di 26 Provinsi dan 265 anggota perusahaan media Siber

Pada kesempatan kedua ini, rombongan SMSI kembali mendaftarkan 72 anggota perusahaan Media Siber sebagai anggota SMSI.

Pendaftatan tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Auri Jaya (Direktur JPNN-red) didampingi Sekretaris Jenderal Firdaus (Teras Group), bersama rombongan kesekretariatan dan Erlan Bendahara  SMSI Provinsi Bengkulu, Taufik Hidayat dan Yadi SMSI Banten.

Rombongan  diterima langsung oleh Hendri Ch Bangun, Wakil Ketua Bidang Pendataan  didampingi Rita Sitorus, Kepala Bidang Pendataan dan Verifikasi Media di Sekretariat Gedung Dewan Pers Lt. 8 Jl. Kebon Sirih No. 34-35.

Dalam kesempatan tersebut, Auri Jaya Ketua Umum SMSI Pusat mengatakan, pihaknya  kembali menindaklanjuti pendaftaran SMSI sebelumnya.

"Saat ini seluruh anggota SMSI yang telah didaftarkan ke Dewan pers, 337 perusahaan yang tersebar di 27 Provinsi," ujarnya.

 "Pendaftaran ini merupakan tindak lanjut dari prioritas program SMSI yang diamanatkan Rakernas pada 26-27 Juli di Surabaya Provinsi Jawa Timur dan Rapimnas 10-12 Oktober 2017 di provinsi Bangka Belitung," Auri menambahkan.

Kami, lanjut Auri, akan terus mendorong kawan-kawan didaerah untuk membangun perusahaan yang di khususkan untuk media dan melengkapi seluruh persyaratan sebagai perusahaan.

Sementara itu, Hendri Ch Bangun, mewakil Dewan Pers meminta, SMSI tidak hanya mendaftarkan organisasinya secara administratif, tetapi juga harus di verifikasi secara faktual.

"Nantinya faktualisasi itu kita ambil sampelnya dari berbagai wilayah. Indonesia Barat, Indonesia Tengah dan Indonesia timur. Untuk itu, kami minta pengurus SMSI di daerah dapat menunjukkan kantornya tempat pusat beraktifitas para pengurus," pungkas Hendri.

Ditempat yang sama, Rita Sitorus, menyampaikan, terhitung hari Selasa hingga Rabu (19-20/3), pihaknya akan menyelesaikan verifikasi berkas-berkas SMSI.

"Kami minta seluruh SMSI se-Indonesia agar mencantumkan alamat jelas dan lengkap, agar kami dapat segera melakukan faktualisasi organisasi," ujarnya.

Untuk itu, sambung Rita, kami minta pengurus mengirimkan data base seluruh pengurus dan alamat lengkap kantor di seluruh Indonesia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi (Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 08:00 WIB

Presiden Jokowi akan Hadri Seminar Revolusi Industri 4.0 di Surabaya

Presiden Jokowi jadi pembicara kunci seminar berjudul "Revolusi Industri 4.0 Meningkatkan Daya Saing, Menjadi Bangsa Pemenang" bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta Gubernur Jawa…

Petani sedang membajak lahan persawahan

Selasa, 19 Maret 2019 - 08:00 WIB

Pendekatan E Commerce, Penjualan Pertanian Lebih Cepat

Sentul - Riyanto, Ekonom Universitas Indonesia, menuturkan implementasi teknologi 4.0 di sektor pertanian sangat bermanfaat bagi konsumen dan petani untuk mendekatkan distribusi.

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:54 WIB

Stop Impor Pangan Harga Beli Petani Tidak Jatuh

Sentul - Impor pangan memang seharusnya terus dikurangi terutama masa panen. Jika tanpa impor saat itu, petani bisa menikmati untung hasil jerih payahnya.

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:44 WIB

Kementerian Pertanian Dorong Generasi Milenial Masuk Industri Pertanian 4.0

Sentul - Kementerian Pertanian (Kementan) RI siap memasuki revolusi industri 4.0 dalam rangka mendorong modernisasi pertanian dan generasi milenial di sektor pertanian. Berbagai kebijakan yang…

Jalan Tol (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 07:00 WIB

Di Tengah Masa Ekspansi, Jasa Marga Berhasil Pertahankan Laba Bersih

Pada tahun 2018 Jasa Marga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 2,20 Triliun, tetap stabil di tengah ekspansi bisnis jalan tol. Hal ini juga didukung oleh keberhasilan Perseroan dalam…