AK Tekstil Solo Siap Pasok SDM Industri TPT

Oleh : Ridwan | Senin, 12 Maret 2018 - 20:10 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id -Solo, Kepala Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian Mujiyono mengatakan, dalam upaya memasok SDM industri TPT, Kemenperin melalui AK Tekstil Solo telah meluluskan angkatan pertamanya (tahun 2015) sebanyak 102 orang yang telah terserap kerja.

"Saat ini, untuk angkatan kedua dan ketiga dengan jumlah 400 orang, sebagian besar dari mereka sudah mendapatkan ikatan kerja dengan industri TPT," ujar Mujiyono di Solo, Jawa Tengah, Senin (12/3/2018).

Ia menambahkan, pendidikan di AK Tekstil Solo merupakan Program Diploma II, terdiri dari tiga program studi, yaitu Teknik Pembuatan Benang, Teknik Pembuatan Kain Tenun, dan Teknik Pembuatan Garmen.

"Metode pembelajaran yang diterapkan di AK Tekstil Solo mengadopsi konsep dual systemdari Jerman, di mana dalam setiap semester selama 2,5 bulan pembelajaran teori dan praktik di kampus, dilanjutkan 2,5 bulan praktik kerja di perusahaan," terangnya.

Selain melalui lulusan AK Tekstil Solo, Mujiyono menjelaskan, pihaknya juga mencetak SDM industri TPT yang kompeten melalui Diklat 3in1 Operator Mesin Industri Garmen. Khusus di Jawa Tengah, tahun ini Diklat tersebut telah memasuki angkatan kesembilan. Setiap angkatan diikuti sekitar 100 peserta.

"Peserta di antaranya dilatih di PT. Globalindo Intimates, PT Jaya Perkasa Garmen, dan PT Pan Brothers Tbk. Sejak tahun 2015, kami telah memasok kebutuhan tenaga kerja industri garmen ke Pan Brothers melalui diklat dengan sistem 3in1 ini mencapai 4.048 orang," ungkapnya.

Mujiyono pun berharap kepada para lulusan diklat 3in1 ini, setelah mendapatkan pengalaman kerja yang cukup, mereka dapat membuat suatu kelompok usaha bersama untuk mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM) sektor TPT.

"Jadi, mereka nanti akan menerima order dari perusahaan-perusahaan TPT yang telah berkembang," ucap Mojiyono.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)

Jumat, 21 September 2018 - 09:00 WIB

Urbanisasi Berdampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan urbanisasi bisa berdampak positif bagi ekonomi apabila dikelola dengan baik.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

D Kandang (skyadventure)

Jumat, 21 September 2018 - 08:37 WIB

Yuk, Ajak Si Kecil ke 5 Tempat Wisata Keluarga di Depok Ini!

Depok memiliki banyak tujuan wisata keluarga yang cocok untuk membawa anak-anak. Berbagai tempat wisata di Depok ini menawarkan petualangan, kesenangan, serta fasilitas lengkap agar kegiatan…

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.