Regulasi Dipermudah, TKA Siap Banjiri Indonesia, Siapkah Kita?

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 12 Maret 2018 - 18:04 WIB

Tenaga Kerja Asing (ilustrasi)
Tenaga Kerja Asing (ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Aturan yang tengah digodok soal kemudahan proses perizinan penggunaan tenaga kerja asing di Indonesia menuai pro dan kontra. Sebab, dengan mudahnya tenaga kerja asing bekerja di Indonesia dikhawatirkan pekerja dalam negeri menjadi pengangguran.

Akan tetapi, kemudahan proses perizinan penggunaan tenaga kerja asing ini bukan semata-mata seluruh orang asing boleh bekerja di Indonesia, melainkan tetap disortir sesuai kebutuhan dan kualifikasi. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri.

Dia menjelaskan, kemudahan-kemudahan dalam memberikan izin penggunaan TKA hanya diperuntukkan bagi yang memenuhi kualifikasi. Artinya, pemerintah tetap tegas bahwa yang tidak memenuhi kualifikasi tetap dilarang masuk seperti TKA untuk pekerjaan kasar.

Kalau yang boleh masuk ya digampangin dong, wong pada dasarnya boleh masuk. Dia punya hak masuk. Kalau yang pada dasarnya tidak boleh ya tidak boleh. Jangan sampai misalnya terbalik-balik, yang boleh malah jadi ruwet perizinannya,kata Hanif Dhakiri belum lama ini.

Untuk kemudahan tersebut salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah melakukan deregulasi. Hanif memastikan aturan yang mempersulit akan diubah untuk memastikan proses penggunaan TKA lebih mudah.

Misalnya di sektor migas, TKA yang boleh masuk, kalau saya dapat informasi dari Pak Thom Lembong, harus berumur di atas 35 tahun dan tidak boleh melebihi usia 55 tahun. Coba nalarnya di mana? Sementara yang di bawah 35 tahun yang jagoan banyak. Yang di atas 55 tahun berpengalaman kan banyak. Nah ambil contohnya itu, paparnya.

Hanif menjelaskan, perizinan di Kementerian Tenaga Kerja sejauh ini tidak ada masalah. Bahkan, berkaitan de ngan proses izin penggunaan TKA sudah dapat dilakukan secara online.

Anda bisa daftar TKA online sambil berdiri. Buka TKA-online. kemenaker.com. Tinggal kasih password , tinggal upload syarat. Di Kemenaker tidak ada masalah. Yang kita persoalkan ada di kementerian sektoral, ujarnya.

Terkait pengendalian dan pengawasan yang tidak sinergis, Hanif menjawab, dari hasil rapat koordinasi rencananya akan dibuat surat edaran bersama seluruh kementerian. Surat edaran tersebut untuk menyamakan persepsi terkait penegakan hukum terkait TKA.

Kalau semua sama, misalnya kalau sudah oke untuk masuk semuanya harus memandang oke. Jangan sampai satunya oke, tapi lainnya malah me nang kap. Ini baik pengawas tenaga kerja, imigrasi, kepolisian, atau pemda, katanya

Menurut Hanif, berdasarkan data 2017, setidaknya 126.000 TKA di Indonesia. TKA tersebut berasal dari Tiongkok, Jepang, Singapura, Malaysia, Amerika, dan Eropa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mayjen Hafil digadang-gadang jadi pimpinan PB POBSI

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:36 WIB

‎19 Pengprov POBSI Alihkan Dukungan ke Mayjen Hafil

Jakarta - Sebanyak 19 Pengurus Provinsi Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) mengalihkan dukungannya ke Mayjen TNI A Hafil sebagai Ketua Umum PB POBSI. Sebelumnya dukungan ini…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:22 WIB

Menperin: Konsumsi Olahan Buah Masih Rendah, Indonesia Miliki Peluang Besar di Industri Mamin

Menteri Airlangga mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis penghasil buah-buahan eksotis mempunyai potensi dalam pengembangan produk olahan buah seperti buah dalam kaleng, minuman sari buah,…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Dukung Industri 4.0, Re.juve Datangkan Teknologi High-Pressure Pertama di Indonesia

PT Sewu Segar Primatama (anak perusahaan PT Sewu Sentral Primatama), perusahaan nasional pemroduksi coId-pressed juice dengan merek dagang Re.juve, meresmikan Real CoId-Pressed Facility (CPF)…

Para Pemain, Sutradara, dan Produser film Down Swan

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:54 WIB

Film Down Swan Angkat Tema Tentang Anak Down Syndrom

Di tengah booming-nya film horor, production house (PH) baru bernama Adiksi Film siap memproduksi film drama keluarga yang bercerita seputar dunia anak anak berkebutuhan khusus, berjudul Down…

Natasha Demetra, Cheryl Halpern, Imam Prihadiyoko, Sri Anglung Prabu Punta dan Damien Dematra dalam sesi diskusi "vision of peace"i

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:41 WIB

Visions of Peace Jadi Tema Lomba Karya Seni Film, Lukisan dan Puisi

Dalam rangkaian peringatan Hari Toleransi Sedunia yang jatuh tanggal 10 Desember setiap tahunnya, Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), Menara62 Muhammadiyah dan International Festivals…