Ternyata Kaesang Belajar Bisnis Dari Gibran!

Oleh : Dina Astria | Senin, 12 Maret 2018 - 14:45 WIB

Gibran dan Kaesang dalam salah satu acara talkshow. (Source: Youthmanual)
Gibran dan Kaesang dalam salah satu acara talkshow. (Source: Youthmanual)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengaku mempelajari cara berbisnis kuliner dari sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, yang sudah terlebih dahulu menekuni bisnis tersebut.

Satu tahun belakangan ini Kaesang mengikuti jejak kakaknya dengan meluncurkan produk pisang goreng nugget Sang Pisang, sementara Gibran sejak 2015 telah memulai bisnis kuliner Martabak Kota Barat (Markobar).

"Terinspirasi dari kakak, dari bapak juga. Bapak kan dulunya juga (bisnis) furnitur, tetapi bisnisnya gaya kuno. Mas Gibran ini (bisnisnya) gaya milenial, jadi lebih bisa diikuti daripada bapak," ujar Kaesang dalam acara pembukaan gerai baru Sang Pisang di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu.

Selain gaya berbisnis Gibran yang lebih "kekinian" di antaranya dengan pemasaran melalui media sosial, Kaesang juga mengaku lebih sering mengobrol seputar bisnis dengan kakak daripada bapaknya, mengingat kesibukan Presiden Jokowi.

"Bapak kan banyak kerjaan, jadi nggak pernah ngobrol sama bapak juga," tutur mahasiswa yang sedang menempuh studi di Singapura itu.

Sejak dirintis pada 2017, Sang Pisang telah memiliki 10 gerai yang tersebar di antaranya di Jakarta, Palembang, Bandung dan Makassar.

Olahan pisang yang memiliki 20 varian rasa dan dijual seharga Rp20 ribu itu disebut Kaesang berbeda dibandingkan merek pisang goreng nugget lainnya karena pisangnya telah diolah terlebih dahulu.

"Jadi bukan cuma pisang yang dikasih tepung lalu digoreng," ujar pemuda berusia 23 tahun itu.

Kaesang memilih pisang goreng nugget sebagai produk kulinernya karena bahan utamanya mudah didapat dan bisa menjadi variasi baru resep rumahan.

"Saya melihat peluang juga, adanya pasar yang sangat besar di Indonesia," kata bungsu dari tiga bersaudara itu.

Meski menolak menyebut nilai omzet Sang Pisang, ia berharap bisnis kulinernya bisa terus berkembang selain bisnis lain yang sedang ditekuninya yakni produk kaos Sang Javas dan produk aplikasi jual beli makanan rumahan Madhang.

"Kemarin ada yang bilang (omzetnya) Rp1 triliun, amin semoga kita bisa sampai ke sana," tutur Kaesang.

Dalam waktu dekat, Kaesang akan mengambil alih pengelolaan produk kuliner Gibran lainnya yaitu Gudeg Mbak Yus, yang resepnya asli dari Solo.

Gudeg tersebut, kata dia, pernah dipromosikan Gibran kepada putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BAZNAS Kembali Raih Sertifikat ISO 9001-2015

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:30 WIB

BAZNAS Kembali Raih Sertifikat ISO 9001-2015

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mempertahankan prestasi dan kembali memperoleh sertifikat ISO 9001-2015 dari Worldwide Quality Assurance (WQA), sebuah lembaga sertifikasi manajemen berstandar…

Timberland Gandeng Madness Luncurkan Koleksi Sepatu Limited Edition

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:23 WIB

Timberland Gandeng Madness Luncurkan Koleksi Sepatu Limited Edition

Berkembang dari tema sebelumnya yaitu "Transmutation" yang berarti transformasi, tema kali ini adalah "Alteration" yang berarti "perubahan" untuk menandakan penyatuan antara kedua merek - Timberland…

Empat Mahasiswa SIA UBSI Juarai Zahir Accounting Competition

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00 WIB

Berprestasi, Empat Mahasiswa SIA UBSI Juarai Zahir Accounting Competition

Empat mahasiswa SIA UBSI yaitu Martina Ayu Wigati, Sari Indriyani, Muhammad Yamin dan Siti Nuraeni Bariati berhasil menjadi Juara 1 Kategori Analisa Keuangan di Gunadarma All About Competition…

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat menemui Presiden Komite Organisasi Luar Negeri Musiad Ibrahim Uyar (Foto: Kadin)

Jumat, 18 Januari 2019 - 13:55 WIB

Kunjungi Kadin, Musiad Jajaki Kerja Sama Bisnis

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) siap menjalin kerja sama bisnis dan perdagangan dengan Mustakil Sanayici ve Isadamlari Dernegi (Musiad) atau Asosiasi Pebisnis dan Industri Independen…

Stephanie Tangkilisan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:59 WIB

Politik Identitas VS Hoaks Jelang Pemilu 2019

Pertanyaan-pertanyaan yang umumnya timbul adalah apakah isu politik identitas dan hoaks benar-benar akan menurunkan kualitas demokrasi Indonesia di Pemilu nanti?