Markobar Mulai Buka Kesempatan Waralaba

Oleh : Dina Astria | Senin, 12 Maret 2018 - 17:00 WIB

Bisnis kuliner Markobar milik Gibran, putra Presiden Jokowi. (Source: Markobar)
Bisnis kuliner Markobar milik Gibran, putra Presiden Jokowi. (Source: Markobar)

INDUSTRY.co.id - Jakarata - Bisnis kuliner Martabak Kota Barat (Markobar) yang dirintis oleh putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, mulai membuka kerja sama waralaba.

Gibran yang semula enggan membuka kesempatan waralaba karena khawatir pengelolaan kurang baik sehingga akan merugikan merek martabak yang sudah dikembangkannya sejak 2015 itu, mengaku saat ini ingin membuka peluang bisnis untuk mitra.

"Misalnya orang punya tempat tetapi bingung mau diapain, itu bisa (menjadi mitra kami). Intinya untuk menambah mitra dan relasi di dunia usaha," ujar Gibran dalam pembukaan gerai kolaborasi Sang Pisang X Markobar di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu.

Dikutip dari website markobar1996.net, jenis kudapan manis yang berasal dari Solo itu adalah bisnis generasi kedua yang dipegang oleh Arif Setyo Budi dan kemudian dikembangkan oleh Gibran sejak 2015.

Bermula dengan konsep kaki lima, Markobar kini terus berkembang dan memiliki 33 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Masih dari laman website tersebut, Gibran mengajukan beberapa syarat untuk calon mitra waralaba Markobar antara lain lokasi yang strategis, pegawai, siap terlibat langsung dalam pengelolaan bisnis, dan pembayaran biaya waralaba Rp300 juta.

Untuk menjaga kualitas produk, Gibran dan timnya akan melakukan kontrol langsung dengan sistem yang sudah terintegrasi.

"Kita kontrol langsung. Kan ada tim, ada kamera (pengawas), semua sudah terintegrasi. Kita terima laporan saja," ujar bapak satu anak itu.

Selain Markobar, Gibran juga mengelola usaha lain yaitu katering Chilli Pari, produk jas hujan Tugas Negara Boss dan produk aplikasi permainan Hompimpa Games.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…

Kepala Pusdatin Kementan I Ketut Kariyasa

Senin, 19 November 2018 - 11:12 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Ketut Kariyasa menegaskan produktivitas tenaga kerja…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 19 November 2018 - 11:02 WIB

Akademisi Sebut Produksi bukan Variabel Tunggal dalam Kenaikan Harga Beras

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Harga beras yang diberitakan mengalami kenaikan belakangan ini turut mendapat sorotan dari pakar ekonomi pertanian Luthfi Fatah.

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 10:30 WIB

Hindari Jeratan Pinjaman Online, Ini Tujuh Poin yang Harus Diperhatikan Menurut YLKI

Praktik bisnis pinjaman online (pinjol) terus merebak, bahkan masif. Pemerintah pun berbangga, menepuk dada, sementara ribuan konsumen merana, menjadi korban pinjol.