AHY: Demokrat Tidak Ingin Berkoalisi Jika Hanya untuk Berbagi Kekuasaan

Oleh : Herry Barus | Senin, 12 Maret 2018 - 06:53 WIB

Presiden Jokowi dan AHY (Foto Dok Industry.co.id)
Presiden Jokowi dan AHY (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Bogor- Agus Harmurti Yudhoyono menegaskan langkah politiknya ke depan untuk memperjuangkan kesempatan bagi dirinya berkontribusi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ijinkan saya menjawab pertanyaan masyarakat tentang langkah saya ke depan. Seperti berkali-kali saya sampaikan tentang kesiapan dan kesempatan, saya siap memperjuangkan kesempatan saya untuk memberi kontribusi terbaik untuk NKRI," jelas AHY dalam pidato politiknya di sela acara penutupan Rapimnas Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu malam (11/3/2018)

AHY kepada awak media mengatakan Tuhan menakdirkannya bertransformasi mengubah seragam hijau yang biasa ia kenakan di kesatuan TNI, menjadi seragam biru yang kini ia kenakan di Partai Demokrat.

Namun ia menekankan transformasi warna seragam itu tidak mengubah semangat dan prinsip hidupnya untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

AHY menyatakan akan selalu memperjuangkan kesempatan yang ada bagi dirinya untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Dia menyadari, Partai Demokrat tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sebuah koalisi agar keringat perjuangan seluruh kader menjadi manfaat besar bagi bangsa dan negara.

Koalisi yang dimaksud AHY sebagaimana telah disampaikan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan Rapimnas yang dihadiri Presiden Jokowi yakni koalisi yang harus dilandasi dengan etika yang baik.

Dia menegaskan Demokrat tidak ingin berkoalisi jika hanya untuk berbagi kekuasaan. Demokrat ingin terlibat dalam membangun landasan yang baik bagi kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

"Selama segala usaha dan ikhtiar memberi jalan bagi Demokrat untuk berkontribusi kepada bangsa negara, maka kesempatan itu yang akan saya perjuangkan," tegas Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat untuk Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 itu.

AHY menyatakan Partai Demokrat adalah kesempatan bagi negeri, bagi kaum perempuan dan juga bagi anak-anak muda. Ia mewakili seluruh keluarga besar Partai Demokrat mengajak segenap rakyat bergabung bersama dengan Partai Demokrat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kang Emil Gubernur Jawa Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:16 WIB

Ini 12 Modus KKN di Wilayah Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan ada 12 modus yang dilakukan oknum kepala daerah melalukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) untuk memperkaya diri sendiri.

Dirut Semen Padang Yosviandri

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:13 WIB

Semen Padang Cegah Perilaku Curang Berbisnis

PT Semen Padang menyatakan komitmen untuk mencegah korupsi dan perilaku curang di lingkungan perusahaan serta menaati prosedur yang berlaku dalam menjalankan hubungan bisnis.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:10 WIB

Aliran Dana Aksi Terorisme Terus Ditelusuri Polisi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa saat ini yang menjadi fokus penegak hukum dalam memberantas kasus terorisme adalah penelusuran aspek pendanaannya.

Grup Band Slank

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:47 WIB

Slank akan Jadi Duta Kelor untuk NTT

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor melalaui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTT yang…

Menteri ESDM Ignasius Jonan (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:43 WIB

Menteri ESDM Pastikan Listrik Natal-Tahun Baru Aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan listrik saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, terutama di Jawa dan Bali aman.