Benarkah PT Mitra Adiperkasa Tbk Terpukul e-Commerce?

Oleh : Dhiyan H Wibowo | Minggu, 11 Maret 2018 - 15:45 WIB

Produk PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP)- dok INDUSTRY.co.id
Produk PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP)- dok INDUSTRY.co.id

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Sebagian besar masyarakat dikagetkan dengan langkah perusahaan ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk yang menutup gerai Debenhams dan Lotus Department Store pada tahun lalu.

Tak bisa disalahkan jika ada yang membuat konklusi bahwa perseroan mulai terdisrupsi oleh maraknya layanan e-commerce di Tanah Air. Seberapa benar konklusi tersebut?

Para shopaholic amat terhibur dengan langkah diskon gila-gilaan yang digelar oleh Lotus Department Store, menyusul rencana PT Mitra Adiperkasa Tbk yang menutup seluruh gerai Lotus pada tahun lalu.

Tak hanya Lotus, perusahaan pun kembali menutup departemen store-nya yang lain, Debenhams akhir tahun 2017.

Sebagian besar publik pun seperti mendapatkan pembenaran terkait adanya anggapan bahwa bisnis ritel mulai terdisrupsi oleh makin berkembangnya bisnis e-commerce.

Salah satunya adalah perusahaan berkode MAPI di lantai bursa ini.

Namun seberapa benar bahwa penutupan sejumlah gerai Debenhams dan Lotus oleh MAPI pada tahun lalu merupakan pertanda bahwa perseroan mulai babak belur oleh hantaman bisnis e-commerce di Tanah Air?

Yang jelas, jika melihat kinerja perseroan pada triwulan III tahun 2017 silam, anggapan bahwa perseroan mulai loyo di pasar ritel bakal terbantah mentah-mentah.

Berdasarkan kinerja kuartal III tahun lalu, terlihat PT Mitra Adiperkasa Tbk berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan untuk sembilan bulan pertama tahun lalu sebesar 13,5%, atau senilai Rp11,7 triliun.

Bandingkan dengan pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,3 triliun.

Pada laporan keuangan perseroan yang dipaparkan perseroan pada akhir Oktober 2017 lalu, disebutkan bahwa peningkatan penjualan terjadi pada semua segmen usaha perseroan.

Penjualan eceran dan grosir disebutkan berkontribusi 92% dari total pendapatan.

Dan segmen ini mengalami pertumbuhan sebesar 14,47% year on year (yoy).

Sementara itu laba usaha perseroan bertumbuh sebesar 35,9% yoy dari Rp577 miliar menjadi Rp785 miliar.

Sedangkan laba bersih terdongkrak 112% menjadi Rp256 miliar dibandingkan Rp120 miliar yang tercatat untuk sembilan bulan pertama pada tahun 2017.

Disampaikan Head of Corporate Communication MAPI, Fetty Kwartati pencapaian selama 9 bulan tersebut diakuinya merupakan percepatan pertumbuhan yang dilakukan melalui efisiensi biaya, didukung oleh pengelolaan operasional yang baik.

Hal ini merupakan bukti yang solid atas ketahanan merek-merek yang kami kelola di tengah kondisi usaha yang penuh tantangan, ujarnya dalam pernyataannya.

Terkait penutupan gerai Debenhams dan Lotus, perseroan telah menyampaikan rencana tersebut pada akhir Oktober 2017 lalu.

Menurut Fetty, keputusan untuk menutup gerai-gerai tersebut diambil setelah mempertimbangkan perubahan tren ritel secara global.

MAPI pun melakukan konsolidasi bisnis department store Perusahaan dan fokus pada gerai SOGO, SEIBU dan Galeries Lafayette.

Ke depan perseroan pun dinyatakan Fetty akan melanjutkan efisiensi dalam operasional usaha, dan melakukan investasi dengan penuh kehati-hatian.

Di tengah berita miring penutupan sejumlah gerai milik perseroan, dalam kesempatan tersebut diumumkan pula bahwa hingga September 2017 lalu, MAPI telah menambahkan luas area ritel sebesar 22.200 m2 untuk menunjang pertumbuhan perusahaan dengan membuka gerai-gerai sports, fashion dan food & beverage.

Per September 2017, MAP mengoperasikan 1.916 gerai ritel di 69 kota di Indonesia.

Konsep utama yang dikelola oleh perusahaan di antaranya yakni department store, fashion & lifestyle, sports, food & beverage, kids, dan segmen lainnya.

Kendati dua and department store-nya telah ditutup, saat ini perseroan masih memiliki banyak gerai lain yang berkinerja positif.

Sedikitnya, perseroan masih memiliki tiga merek di segmen department store, 13 merek fashion & lifestyle, 11 merek sports, 8 merek food & beverage, 3 merek produk kids dan 2 merek lain-lain.

Dalam kesempatan berbeda baru-baru ini, Fetty mengemukakan optimismenya bahwa di tahun politik 2018 - 2019 ini perseroan bakal menikmati kinerja yang baik.

Setidaknya hal ini terbukti berdasarkan data historis perusahaan yang bisa menikmati positive impact dari pilkada maupun pilpres di tahun-tahun sebelumnya.

Kalau dilihat sejarahnya setahun sebelum presidential election itu, (masyarakat) lebih banyak spending," ujarnya seperti dikutip Kontan.

Tak salah jika perseroan berani menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2018 di level 15%, sedikit lebih tinggi dibandingkan target yang diproyeksikan pada tahun sebelumnya, di angka 13%.

Menurut Fetty, tahun politik memiliki dampak yang besar bagi segmen low end yang terdampak langsung.

Namun bagi ritel kelas menengah, dampak cukup positif juga bakal dirasakan kendati tidak setinggi pada segmen kelas bawah.

Maka di tahun 2018 ini kami harapkan bisa tumbuh 15% dan laba lebih besar dari itu," ujarnya.

Tak semata bergantung dari blessing tahun politik, MAPI juga menggelar sejumlah strategi yang diharapkan berujung pada peningkatan kinerja.

Salah satunya adalah dengan menambah gerai sebanyak 200 gerai atau setara dengan luas 60.000 m2.

Gerai yang akan dibuka pun merupakan gerai khusus atau speciality store, serta gerai makanan dan minuman.

Gerai-gerai tersebut akan dikembangkan untuk produk fashion dan olahraga.

Seorang analis menyebut perusahaan bakal menyiapkan dana belanja modal (capex) sebesar Rp 800 miliar pada tahun ini, demi menopang rencana aksi perseroan tersebut.

Tak sekedar di pasar domestik, pembukaan gerai juga akan dilakukan di pasar Asia Tenggara.

Pasar Vietnam dan Thailand lah yang kini menjadi fokus utama perusahaan untuk memperbesar tentakel bisnisnya.

Sekedar informasi saja, pada tahun lalu MAPI sudah membuka lima gerai besar di Vietnam untuk and Inditex asal Spanyol seperti Zara, Massimo Dutty, Pull&Bear;, dan Stradivarius.

Dan tahun ini perseroan akan coba peruntungannya dengan mengembangkan and lain di luar Inditex.

Gerai MAPI yang dibuka di Vietnam memiliki rata-ata luas sekitar 500 m2 -1.000 m2

Sementara di Thailand, perusahaan menggandeng peritel lokal dan distributor, sehingga beberapa and kelolaan MAPI sudah bisa ditemukan di departement store atau pun gerai ritel lokal di negeri Gajah Putih tersebut.

Di Thailand produk kelolaan MAPI didistribusikan di sejumlah kios-kios kecil di departement store atau distributor.

"Di Thailand kami kebanyakan kids, itu dari MAP Active. Kalau di Vietnam itu fashion, kata Fetty.

Ia menyebut sejauh ini kontribusi penjualan dari luar negeri masih di bawah 10%.

Selain melebarkan sayap ke negara jiran, demi mendukung ekspansi usahanya, perseroan juga mempersiapkan platform pembayaran elektronik.

Saat ini manajemen tengah melakukan persiapan dan kajian untuk membuka layanan tersebut.

Manajemen pun berharap di akhir tahun 2018, perusahaan sudah bisa melansir layanan pembayaran elektronik.

Sementara itu untuk menyiasati tren belanja secara online lewat e-commerce, MAP akan terus berinvestasi pada bisnis Active, Fashion dan Food & Beverage.

Dan melihat pertumbuhan signifikan industri eCommerce yang berdampak pada offline store, MAPI telah meluncurkan gerai online, MAPEMALL pada tahun lalu, dan akan secara intens berupaya mengembangkan bisnis O2O (online to offline commerce) sebagai bagian dari visi Perusahaan untuk menjadi peritel omnichannel terdepan di Asia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 01:00 WIB

Di Tengah Rupiah Melemah, Mentan Genjot Ekspor

INDUSTRY.co.id

Di tengah melemanhnya nilau tukar rupiha terhadap dollar saat ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menggenjot volume ekspor…

Ilustrasi borobudur-IST

Kamis, 20 September 2018 - 20:50 WIB

Genjot Kunjungan Wisatawan, Kemenpar Gelar Sales Mission Borobudur

Sebagai destinasi utama, pengembangan Borobudur menjadi salah satu prioritas oleh Kementerian Pariwisata. Salah satunya melalui sales mission. Kali ini misi penjualan dilakukan di Grand Mercure…

Marketing Manager Danone-AQUA Jeffri Ricardo bersamabDirektur Eksekutif Indorelawan, Maritta C. Rastuti saat konferensi pers Danone-AQUA (Foto: Dok. Danone-AQUA)

Kamis, 20 September 2018 - 20:20 WIB

Asian Games 2018 Berakhir, Semangat Kebaikan Terus Menginspirasi

Indonesia tidak hanya menuai sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi Asian Games 2018, tetapi juga telah berhasil menjadi tuan rumah yang baik bagi penyelenggaraan perhelatan olah raga terbesar…

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar (Foto: Dok. Kemenperin)

Kamis, 20 September 2018 - 19:07 WIB

Jurus Jitu Kemenperin Wujudkan Indonesia Kuat

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berperan aktif mewujudkan Indonesia Kuat melalui peningkatan produktivitas dan daya saing industri potensial di dalam negeri.

BGR Jalin Kerjasama dengan AirNav Indonesia

Kamis, 20 September 2018 - 18:35 WIB

Perkuat Bisnis Perusahaan, BGR Jalin Kerjasama dengan AirNav Indonesia

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik menandatangani nota kesepahaman dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia…