Lewat BOSBIS, Adira Insurance Tawarkan Jaminan Ketidaknyaman Selama Perjalanan

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 10 Maret 2018 - 10:39 WIB

PT Adira Dinamika Multifinance Tbk ADMF (Foto Dok Industry.co.id)
PT Adira Dinamika Multifinance Tbk ADMF (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dalam memperluas jangkauan distribusi produk, Adira Insurance berkolaborasi dengan BOSBIS untuk memberikan perlindungan kepada pelanggan yang ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan bus.

Proyek kolaborasi ini sepenuhnya didukung oleh Kementerian Perhubungan bersama dengan Organda.

Julian Noor, Chief Executive Officer Adira Insurance, mengungkapkan, kebanggaannya dapat terlibat dalam proyek kolaborasi yang digagas oleh Kementrian Perhubungan, Organda, dan BOSBIS ini.

"Karena kami dapat memberikan perlindungan lebih kepada pelanggan terutama para penumpang bus yang menggunakan website maupun aplikasi Bosbis dalam pemesanan tiket bus, " ujarnya.

Proyek kolaborasi yang dilakukan adalah berupa pembelian e-ticketing dari BOSBIS dimana penumpang akan mendapatkan secara langsung Asuransi Kecelakaan Diri dari Adira Insurance.

Tidak hanya itu, dengan asuransi ini penumpang mendapatkan jaminan ketidaknyaman selama perjalanan akibat peristiwa kecelakaan, kebakaran bus, maupun bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan gunung meletus.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati perlindungan ini, dapat diakses melalui website dan aplikasi BOSBIS saat melakukan pemesanan tiket bus.

Tidak hanya itu, pembelian tiket juga bisa didapatkan secara langsung di beberapa terminal percontohan melalui vending machine ticketing.

"Kenyamanan dan kemudahan untuk pelanggan merupakan hal utama bagi kami, " tutur Julian.

Oleh sebab itu, pihaknya juga menyediakan pelayanan Call Center untuk memberikan pelayan klaim terbaik kepada pelanggan.

Dan menurutnya, ini adalah bentuk strategic partnership antara BOSBIS dan Adira Insurance.

" Nantinya pelanggan dapat lebih mudah melakukan pembelian asuransi untuk mengcover perjalanannya darimana dan kapan saja, dan tidak perlu repot pergi ke terminal dan antri di loket pembelian," ujar Julian.

Perlu diketahui, BOSBIS hadir sejak tahun 2015 untuk memberikan 'one stop solution' untuk industri bus di Indonesia.

Bus Integration System (B.I.S) adalah produk teknologi canggih yang digunakan oleh Perusahaan Otobus (PO) untuk melakukan manajemen armada, harga, penjatahan kursi, keagenan tiket.

Sekitar 300 operator perusahaan otobus dan penyedia jasa transportasi shuttle maupun travel telah bergabung dengan Bosbis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT PP

Jumat, 20 Juli 2018 - 21:04 WIB

Dewan Komisaris PTPP Kunjungi Proyek Runway 3 Bandara dan Urbantown

Jakarta PT PP Tbk tengah mengerjakan proyek pembangunan Runway 3 Section 2 Bandara Soekarno Hatta. Melihat kebutuhan Runway Eksisting yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas, maka diperlukan…

China dan Amerika

Jumat, 20 Juli 2018 - 20:04 WIB

Perang Dagang, RI berpotensi jadi Repacking produk China

Dirjen Perundingan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo mengungkapkan beberapa hal yang harus diwaspadai dari perang dagang AS-China. Salah satunya adalah…

Pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 19:52 WIB

BI Terapkan Tiga Hal Ini Pasarkan UMKM Go Internasional

Bank Indonesia (BI) menyatakan, pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia tidak saja untuk mengangkat karya kreatif dan UMKM binaan BI kepada masyarakat luas,…

Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:50 WIB

Pemerintah Harus Dorong Intensifikasi Jagung Nasional

Pemerintah harus dapat mendorong beragam upaya intensifikasi dalam rangka meningkatkan produktivitas komoditas jagung nasional sehingga ke depannya Indonesia juga bisa benar-benar berswasembada…

Telur ayam (Foto Dok Industry.c.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:45 WIB

Pemerintah Perlu Dalami Permasalahan Pasokan Telur Ayam

Pemerintah perlu benar-benar mendalami berbagai hal yang terkait dengan permasalahan berkurangnya pasokan telur ayam ke berbagai daerah yang juga mengakibatkan melonjaknya harga komoditas tersebut.