Grab Akan Berikrar Bersama Drivernya Tak Lakukan Tindakan Anarkis

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 07 Maret 2018 - 13:43 WIB

Manjakan pengemudinya Grab meresmikan Grabbike Lounge di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Maret 2018 (Fadli: INDUSTRY.o.co.id)
Manjakan pengemudinya Grab meresmikan Grabbike Lounge di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Maret 2018 (Fadli: INDUSTRY.o.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Managing Director Grab Indonesia, Rizki Kramadibrata akan mengumpulka komunitas driver ojek online atau drivernya untuk mencegah tindakan main hakim sendiri. Para driver ojol berikrar untuk tak melakukan tindakan anarkis

“Kami akan mengumpulkan beberapa para driver untuk berikrar bersama menolak tindakan anarkis dan main hakim sendiri,” katanya di Grabbike Lounge yang baru saja diresmikan.

Pihaknya mendukung untuk diproses hukum bilamana ada driver yang terlibat dalam aksi anarkis. Karena manajemen tidak mentolerir segala bentuk kekerasan dan agresi yang dilakukan mitra grab.  Untuk meminimalisir kejadian serupa, manajemen Grab akan memberikan pelatihan ulang secara berkala serta peringatan kepada mitra pengemudi mereka mengenai etika berlalu lintas.

Pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan mitra pengemudinya untuk segera melaporkan hal tersebut ke manajemen Grab.

"Jika masyarakat mengalami kejadian tidak menyenangkan selama perjalanan bersama Grab, kami anjurkan untuk segera melaporkannya ke layanan konsumen Grab," tandasnya.

Selain itu, melalui rumah singgah ini bisa menjadi tempat sosialisasi antar rekan driver untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mematuhi marka jalan, tidak melawan arus, dan tidak berboncengan lebih dari satu penumpang.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi pada Rabu (28/2/2018) tindakan persekusi terhadap dua penumpang mobil Nissan X Trail.

Dimana daalam video yang beredar di media sosial tampak sekelompok pengemudi ojek online melakukan pemukulan dan perusakan terhadap sebuah mobil Nissan Xtrail warna putih.

Pengendara mobil sempat melarikan diri dengan menabrak sepeda motor yang diduga milik pengemudi ojek online. Pengemudi ojek online lalu beramai-ramai mengejarnya. Mobil tersebut akhirnya tak bisa melaju lebih jauh karena terjebak kemacetan. Pengendara mobil melarikan diri meninggalkan mobilnya dirusak oleh para pengemudi ojek online.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 06:00 WIB

Kemenperin: Kebutuhan GKR untuk Industri Naik 6 Persen per Tahun

Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto Ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:30 WIB

BCA Pastikan Akuisisi Bank Kecil Selesai Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk memastikan proses akuisisi bank umum kegiatan usaha I (BUKU I) atau bank bermodal di bawah Rp1 triliun akan selesai pada tahun ini, setelah rencana tersebut tak kunjung…

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:00 WIB

Garuda Sudah Turunkan Tarif di Sejumlah Rute

PT Garuda Indonesia sudah menurunkan tarif penerbangan di sejumlah rute menyusul hasil konsolidasi Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia (Inaca) soal lonjakan…

The Parc Apartement tawarkan konsep coliving bagi kaum milenial, Foto : INDUSTRY.co.id

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:59 WIB

Ini Strategi Bisnis Pengembang South City di Tahun Politik

Mengawali tahun 2019 dan dalam momentum tahun politik PT Setiawan Dwi Tunggal terus optimis dalam mengembangkan bisnis korporasinya, yaitu melalui proyek apartemen di South City Cinere. Lantas…

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) (Foto Ist)

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:00 WIB

Krakatau Steel Jalankan Dua Proyek Besar Tahun ini

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk akan menjalankan dua proyek strategis tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk melakukan ekspansi kapasitas di bagian hilir dan menurunkan biaya produksi di bagian…