Mengenal Jajanan Khas Imlek Selain Kue Keranjang

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 15 Januari 2017 - 15:50 WIB

Perayaan Tahun Baru Imlek (Barcroft Media/Getty Images)
Perayaan Tahun Baru Imlek (Barcroft Media/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Sepekan lagi etnis Tionghoa bakal merayakan tahun baru China atau Imlek di tahun Ayam Api. Biasanya kue keranjang identik dengan sajian khas Imlek.

Sebenarnya sajian Imlek tak hanya kue keranjang saja, ada banyak menu khas seperti ikan, pangsit, dan lainnya seperti dikutip dari laman Chinahighlights, Minggu (15/1/2017).

Dalam bahasa Mandarin, pengucapan kata "ikan" serupa dengan "berlimpah". Orang Tionghoa selalu mengusahakan kondisi berlimpah di akhir tahun. Ini artinya mereka mampu mengelola keuangan dan menabung hingga akhir tahun. Dengan begitu mereka bisa berusaha mendapatkan lebih banyak rezeki tahun depan.

Biasanya ikan untuk sajian Imlek dimasak dengan bermacam cara, mulai dari direbus, dikukus, atau dimasak dengan sedikit air. Menu ikan yang paling terkenal adalah ikan dari West Lake yang disajikan dengan acar kol dan cabai, ikan kukus dengan saus cuka, dan ikan rebus dengan kaldu pedas.

Masing-masing jenis ikan yang disajikan saat Imlek memiliki makna yang berbeda terkait cara pengucapan namanya. Umumnya ikan-ikan tersebut menyimbolkan keberuntungan dan keberlimpahan.

Menu ikan biasanya disantap di akhir di perayaan Imlek karena menyimbolkan keberlimpahan. Ada cara tersendiri juga untuk memakannya:

- Bagian kepala harus diletakkan menghadap tamu dan para tetua. Ini menyimbolkan rasa hormat.

- Para undangan baru boleh memakan ikan setelah orang yang duduk berhadapan dengan kepala ikan menyantap ikan terlebih dulu.

- Sajian ikan tak boleh dipindahkan. Kedua orang yang duduk berhadapan dengan kepala dan ekor ikan harus minum bersama. Ini menyimbolkan keberuntungan.

Tradisi bersantap ikan di tahun baru ini dilakukan dalam suasana gembira penuh tawa.

1.Pangsit

Pangsit termasuk dalam makanan China klasik berusia hampir 1800 tahun dan merupakan menu khas Imlek. Untuk sajian tahun baru, pangsit ini biasanya dibentuk menyerupai uang kuno Tiongkok yang seperti kapal, oval dan naik di kedua ujungnya.

Menurut kepercayaan kuno, semakin banyak pangsit yang Anda makan maka akan semakin banyak juga uang yang bisa Anda hasilkan di tahun baru.

Umumnya pangsit diisi dengan udang, ikan, ayam, sapi atau daging babi cincang dan sayuran. Dimasak dengan cara direbus, kukus, goreng, atau panggang. Sayuran yang dipakai untuk isian pangsit tahun baru adalah kol dan lobak dengan harapan kulit pemakannya menjadi semakin putih dan suasana hatinya menjadi lebih lembut.

2.Lumpia

Lumpia atau spring rolls mendapat sebutan itu karena biasanya disajikan saat Festival Musim Semi (Spring Festival). Menu ini begitu populer di China bagian timur: Jiangxi, Jiangsu, Shanghai, Guangzhou, Shenchen, Hong Kong, dan lainnya.

3.Niangao

Pengucapan niangao atau kue beras ini mirip seperti artinya, "setiap tahun semakin baik". Maknanya, semakin tinggi posisi Anda dan semakin sukses usaha Anda maka kehidupan pun semakin baik. Bahan utama niangao adalah ketan, gula, buah kastanye (chestnuts), kurma Tiongkok, dan daun teratai.

4.Tangyuan (bola-bola ketan manis)

Tangyuan adalah sajian utama dalam Festival Lampion di Tiongkok. Meski begitu, orang-orang di Tiongkok bagian selatan memakan sajian ini saat Festival Musim Semi. Pengucapan dan bentuk tangyuan yang bulat menyimbolkan persatuan dan kebersamaan. Karenanya sajian ini sering disajikan sebagai menu Imlek.

5.Mie panjang umur (changshou mian)

Seusai namanya, mie panjang umur adalah simbol usia panjang. Ukurannya lebih panjang dari mie normal dan tak dipotong. Disajikan sebagai mie goreng atau direbus dengan kaldu.

6.Buah keberuntungan

Ada jenis buah tertentu yang disajikan selama perayaan Imlek seperti jeruk, jeruk keprok, dan jeruk Bali (pomelo). Buah-buahan tersebut dipilih karena bentuknya bulat dan berwarna "keemasan", simbol kekayaan namun lebih kepada penyebutan namanya yang menyerupai kata "keberuntungan" dalam bahasa Mandarin.

Mengonsumsi dan menyajikan jeruk dan jeruk keprok dipercaya membawa keberuntungan, nasib baik, dan kesuksesan. Sedangkan mengonsumsi jeruk Bali diyakini membawa kemakmuran yang terus-menerus. Semakin banyak Anda mengonsumsinya maka semakin banyak kekayaan yang didapat, begitu kata pepatah kuno.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.