BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BNI Tindugi Penerima KUR

Oleh : Herry Barus | Kamis, 01 Maret 2018 - 06:38 WIB

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan menandatangani kerja sama dengan BNI untuk melindungi penerima kredit usaha rakyat (KUR) dan karyawannya dari risiko kerja, seperti kecelakaan kerja dan kematian.

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (28/2/2018)  menyebutkan pogram perlindungan dilaksanakan sejak ditandatangani PKS oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis, dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) TBK Catur Budi Harto, dalam acara Pertemuan Mitra Investasi BPJS Ketenagakerjaan, di Jakarta, hari ini.

Program BPJS Ketenagakerjaan, kata Ilyas, adalah program negara untuk melindungi semua lapisan pekerja formal dan informal.

PKS ini juga sebagai pedoman untuk memanfaatkan sumber daya yang ada dari masing-masing pihak untuk saling mendukung dan bersinergi dalam mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan peningkatan penyaluran fasilitas KUR kepada calon peserta, peserta, eks peserta dan keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Calon debitur KUR nantinya akan diarahkan untuk mendaftarkan perusahaan atau diri mereka ke BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Seluruh pekerja, termasuk pemberi kerja harus mendapatkan perlindungan sesuai dengan amanat UU No. 40 Tahun 2004 dan UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS," ujar Ilyas.

Catur menuturkan program BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat untuk melindungi pekerja dan memajukan perekonomian Indonesia.

Kerja sama ini adalah tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya, dengan BNI dapat melakukan proses pendaftaran peserta, pelayanan klaim dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT PP

Jumat, 20 Juli 2018 - 21:04 WIB

Dewan Komisaris PTPP Kunjungi Proyek Runway 3 Bandara dan Urbantown

Jakarta PT PP Tbk tengah mengerjakan proyek pembangunan Runway 3 Section 2 Bandara Soekarno Hatta. Melihat kebutuhan Runway Eksisting yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas, maka diperlukan…

China dan Amerika

Jumat, 20 Juli 2018 - 20:04 WIB

Perang Dagang, RI berpotensi jadi Repacking produk China

Dirjen Perundingan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo mengungkapkan beberapa hal yang harus diwaspadai dari perang dagang AS-China. Salah satunya adalah…

Pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 19:52 WIB

BI Terapkan Tiga Hal Ini Pasarkan UMKM Go Internasional

Bank Indonesia (BI) menyatakan, pameran "Karya Kreatif Indonesia-Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia tidak saja untuk mengangkat karya kreatif dan UMKM binaan BI kepada masyarakat luas,…

Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:50 WIB

Pemerintah Harus Dorong Intensifikasi Jagung Nasional

Pemerintah harus dapat mendorong beragam upaya intensifikasi dalam rangka meningkatkan produktivitas komoditas jagung nasional sehingga ke depannya Indonesia juga bisa benar-benar berswasembada…

Telur ayam (Foto Dok Industry.c.id)

Jumat, 20 Juli 2018 - 17:45 WIB

Pemerintah Perlu Dalami Permasalahan Pasokan Telur Ayam

Pemerintah perlu benar-benar mendalami berbagai hal yang terkait dengan permasalahan berkurangnya pasokan telur ayam ke berbagai daerah yang juga mengakibatkan melonjaknya harga komoditas tersebut.