OKI Pulp and Paper Siap Ekspor 2 Juta Ton Pulp

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 14 Januari 2017 - 03:59 WIB

Industri Pulp dan Kertas
Industri Pulp dan Kertas

INDUSTRY.co.id - Palembang- Pabrik bubuk kertas dan tisu OKI Pulp And Paper di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, mulai berproduksi pada Januari 2017 setelah merampungkan masa uji coba pada tahun lalu, kata Direktur APP Sinarmas Suhendra Wiriadinata.

"Bulan ini pabrik mulai berproduksi," kata Suhendra di Palembang, Jumat (13/1/2017).

Ia mengatakan untuk tahap awal perusahaan belum membebani target produksi tapi lebih mengedepankan untuk mendapatkan data akurat mengenai kapasitas terpasang pabrik.

Hal ini penting mengingat produk yang dihasilkan pabrik OKI Pulp And Paper akan dilepas ke pasar dunia selain dikirim ke anak perusahaan yang memproduksi kertas dan tisu.

"Tentunya perusahaan yang menjadi mitra ingin mendapatkan kepastian berapa yang bisa diekspor secara berkesinambungan, dan tak kalah penting bukan hanya kuantitasnya tapi juga kualitasnya," kata dia kepada Antara.

Selain itu, perusahaan juga berupaya mempercepat realisasi pelabuhan internal yang berada dekat kompleks pabrik di Tanjung Tapa di Kecamatan Air Sugihan. Lokasi ini dipilih karena berdasarkan kajian berlokasi strategis dengan kedalaman dan luas yang sangat memadai untuk dilalui kapal berukuran besar.

"Untuk pelabuhan tidak ada masalah, semua dalam proses," kata dia.

Pabrik OKI Pulp And Paper disebut-sebut sebagai pabrik bubur kertas terbesar di Asia dengan teknologi terbaik dan terkini di dunia.

Pabrik ini dibangun dengan investasi sebesar Rp40 triliun dengan target mengekspor 2 juta ton pulp dan 500 ribu ton tisu dengan nilai mencapai 1,5 miliar dolar AS (Rp20 triliun) pada tahun pertama.

Keberadaan APP OKI ini diperkirakan akan mendongkrak ekspor Sumsel sebesar 32 persen, sedangkan PDRB sebesar 11 persen.

Menurut rencana, pabrik akan diresmikan pada April 2017 dengan target lanjutan yakni langsung melakukan ekspor perdana.(Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:26 WIB

Inkonsistensi Regulasi Berdampak Pembangkit EBT Mangkrak

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengingatkan bahwa inkonsistensi regulasi dalam sektor ketenagalistrikan berdampak pada banyaknya pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) di berbagai…

Bank Bukopin Luncurkan Aplikasi Wokee (Foto Anto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:23 WIB

Bank Bukopin Bidik Fee Base Income Rp30 Miliar dari Wokee

Bank Bukopin membidik fee base income dari transaksi aplikasi Wokee sebanyak Rp30 miliar pada 2018. Secara resmi aplikasi Wokee dilaunching akhir pekan lalu di Bogor.

kelapa sawit

Senin, 18 Desember 2017 - 10:19 WIB

Tak Terpengaruh Kampanye Negatif, Produksi CPO Diperkirakan Capai 36,5 Juta Ton Pada Akhir Tahur

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) optimis produksi Crude Palm Oil (CPO) pada akhir tahun 2017 diperkirakan dapat mencapai 36,5 juta ton, meningkat sekitar 15,8% dibandingkan produksi CPO…

BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 (Foto:sindobatam.com)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:15 WIB

BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 Harapkan Jadi Pintu Gerbang Wisman ke Batam

Festival budaya berskala internasional, BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 yang diselenggarakan di Jalan Imam Bonjol, Nagoya, Kepulauan Riau, Batam pada Sabtu (16/12/2017). Penyelenggaraan…

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), William Surnata, Budikwanto Kuesar dan Edi Permadi (Foto Abe)

Senin, 18 Desember 2017 - 10:10 WIB

J Resources Targetkan Tambang Emas Pani dan Doup Berproduksi pada 2019

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menargetkan tambang emas Pani dan Doup dapat beroperasi pada 2019. Karena itu, perusahaan pertambangan emas tersebut saat ini mulai mengembangkan kedua…