Sahid Group Perluas Bisnis Perhotelan di Kupang NTT

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 27 Februari 2018 - 13:04 WIB

Sahid Jaya Hotel (Foto Dok Industry.co.id)
Sahid Jaya Hotel (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Manajemen Sahid Group Hotel and Resort memperluas bisnis perhotelan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan mengambilalih managemen Hotel T-More menjadi Sahid T-More Kupang.

"Mulai 1 April 2018 Hotel T-More akan dikelola manajemen Sahid Group Hotel and Resorts dengan nama baru Sahid T-More Kupang," kata Vivi Herlambang, Director Business Development & Sales Marketing Sahid Hotel & Resort di Kupang, belum lama ini.

Penandatangan kesepakatan kerja sama pengelolaan telah dilakukan di Jakarta pada 6 Februari 2018 lalu antara PT Sahid Internastional Hotels Management and Consultant dengan PT Nusa Wisata Indah selaku pemilik Hotel T-More.

Menurut Vivi, kehadiran manajemen baru grup Sahid di ibu kota provinsi itu sebagai upaya perluasan bisnis perhotelan, selain juga untuk mendukung pariwisata yang sedang berkembang pesat di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Ia menyebut, manajemen grup Sahid sebelumnya sudah hadir di NTT melalui pengelolaan 'Capa Resort' di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

"Sehingga untuk saat ini di NTT sendiri kami ada dua manajemen Sahid hotel and resorts ditambah Sahid T-More Kupang ini," katanya.

Menurutnya, pengambilalihan pengelolaan Hotel T-More itu akan membuat performa layanan hotel berbintang tiga yang terletak sekitar dua kilometer dari Bandara El Tari Kupang itu menjadi lebih baik.

Managemen akan menerapkan standarisasi performa hotel layaknya cabang-cabang hotel grup Sahid lainnya yang saat ini tercatat sedikitnya 23 hotel menyebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

"Jadi produknya tentu akan kami perbaiki, dari logistik, fasilitas, hingga pelayanan karyawan semuanya akan kami standarkan sesuai dengan hotel-hotel lainnya yang kami kelolah di seluruh Indonesia," katanya Vivi menambahkan, dari sisi pelayanan hotel juga dipastikan lebih berkualitas, puluhan karyawan yang sebelumnya mengabdi tetap dipertahankan dan akan diberikan berbagai pelatihan yang didukung dengan sekolah pariwisata milik grup Sahid.

"Salah satu aspek utama yang dijual dalam bisnis perhotelan terkait kualitas pelayanan yang prima, untuk itu perbaikan SDM juga menjadi konsentrasi kami, karyawan yang ada selanjutnya diberikan berbagai training," katanya seperti dilansir Antara.

Direktur Utama PT Nusa Indah Wisata Juvenile Jodjana selaku pemilik Hotel T-More mengemukakan alasannnya memilih 'Sahid Hotel and Resorts' karena sudah memilik brand dan profesional mengelola perhotelan selama puluhan tahun.

"Pangsa pasar seperti pemerintah, korporasi, agen perjalanan dan airline tentu lebih memilih brand hotel yang sudah terkenal dibanding brand lokal," ujar Jodjana

Komentar Berita

Industri Hari Ini

(Kiri-Kanan) Ketua Forwarker–PWKI Edi Hardum, Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia(Padma) Indonesia Gabriel Goa dan Pengamat Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial, Timboel Siregar.

Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:00 WIB

Penempatan PRT dengan Sistem One Channel Sebaiknya Berlaku untuk Semua Negara Timur Tengah

Ciloto-Pemerintah diminta untuk tidak malu-malu membuka penempatan pekerja rumah tangga (PRT) atau pekerja migran Indonesia (PMI) ke negara-negara Timur Tengah (Timteng).

Presiden Jokowi meresmikan pasar rakyat Pasar Badung di Kota Denpasar, Jumat (22/3).

Sabtu, 23 Maret 2019 - 17:33 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Badung Jadi Ikon Smart Heritage Market

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar tradisional di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Bali, harus mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan moderen, pasar…

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:45 WIB

Kementan: Kedaulatan Pangan Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Petani

Indramayu - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani di Kabupaten Indramayu untuk bisa mencapai target produksi padi hingga lebih dari 1,8 juta ton gabah kering pungut di tahun 2019.…

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:36 WIB

BNI Syariah Siapkan Strategi Untuk Hadapi Era Disrupsi

Jakarta - BNI Syariah sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi era disrupsi. Era disrupsi ini terjadi ditunjukkan dengan perubahan yang cukup cepat dan mengganggu eksisting bisnis.

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.