Helmy Yahya Siap Bawa TVRI Bersaing Dengan Televisi Swasta

Oleh : Amazon Dalimunthe | Senin, 26 Februari 2018 - 11:04 WIB

Dirut TVRI Helmy Yahya di dampingi Dir Program, Apni Jaya, menerima dokumen legalitas Forwan dari Sekum Forwan Eddy Karsito, didampingi ketum Forwan, Sutrisno Buyil.
Dirut TVRI Helmy Yahya di dampingi Dir Program, Apni Jaya, menerima dokumen legalitas Forwan dari Sekum Forwan Eddy Karsito, didampingi ketum Forwan, Sutrisno Buyil.

INDUSTRY.co.id - JAKARTA,-- Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya, berjanji akan mebawa TVRI siap bersaing dengan televisi swasta dalam hal program. Namun TVRI tetap dengan nafas utamanya sebagai televisi publik yang harus melayani seluruh lapisan masyarakat.

 “Satu hal yang dirindukan masyarakat, bagaimana TVRI sebagai televisi publik bisa mengemban fungsi edukasi, informasi, dan hiburan. Saya sangat tersentuh, sambutan dari publik yang luar biasa untuk menghidupkan TVRI. Terutama orang-orang yang consern terhadap masalah pendidikan,” ujar Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya, saat menerima kedatangan Pengurus FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia, di Gedung TVRI Senayan, Jakarta.

Kedatangan Pengurus FORWAN menemui Direktur Utama TVRI yang baru, dimaksudkan sebagai bentuk anjangsana. Pertemuan ini diharapkan dapat ditindak lanjuti dengan kerjasama lebih produktif, mengingat kedua lembaga tersebut sama-sama bergerak di bidang komunikasi publik.

Helmy Yahya, didampingi Direktur Program dan Pemberitaan TVRI, Apni Jaya Putra. Sementara dari Pengurus FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia, hadir dalam pertemuan tersebut, Sutrisno Buyil (Ketua Umum), Eddie Karsito (Sekretaris Umum), Akhmad Yamin Amazon Dalimunthe (Dewan Pengawas), Dimas Supriyanto (Pembina), dan Dudut Suhendra Putra (Seksi Keorganisasian).

 Banyak pihak mengharapkan ada warna baru di televisi milik publik yang dikelola Pemerintah ini, setelah Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) menetapkan Helmy Yahya sebagai Direktur Utama TVRI untuk periode 2017-2022.

Langkah awal yang kini dilakukan Helmy adalah meningkatkan kinerja. “Peningkatan profesionalisme dan kualitas program melalui sistem manajemen yang dapat menjamin akuntabilitas, transparansi, serta dapat dipertanggung jawabkan setiap saat kepada publik,” ujarnya.

Periode yang dihadapi Helmy sebagai lokomotif TVRI, tampaknya merupakan periode sukar. Setidaknya bila mengacu pada anggaran yang tersedia. Namun, menurut Helmy, juga dapat menjadi masa luar biasa menggairahkan jika memandang masa depan dengan kepercayaan.

“Ini idealisme kami luar biasa. Dana kami minim. APBN 830 miliar per-tahun. Dana per-tahun untuk TVRI, sama dengan dana operasional satu bulan untuk TV swasta. Kami optimis saja. Secara kreatif situasi ini bisa menjadi sumber untuk memperkaya dan memperbaharui. Karena krisis itu memberi dorongan untuk mencari penyelesaian-penyelesaian,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, Helmy, akan memproduksi beberapa program yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menyaksikan tayangan TVRI. “TVRI harus millennials, namun tidak meninggalkan sejarahnya,” ujar Helmy. 

Beberapa satuan mata acara TVRI yang dulu populer, kini sedang disiapkan untuk diproduksi ulang dengan format yang lebih kekinian. Tayangan tersebut antara lain; sinetron ‘Siti Nurbaya’, ‘Dr. Sartika’, ‘Keluarga Cemara’, ‘Ria Jenaka’, dan program menarik lainnya.

 

Helmy juga menghibahkan karyanya yang fenomenal “Kuis Siapa Berani” untuk diproduksi ulang TVRI dengan format baru. “Right-nya saya hibahkan nol rupiah. Padahal itu karya saya paling besar, diproduksi lebih dari 2000 episode. Saya menjadi populer karena kuis ini,” ujar Helmy.

TVRI juga menjadi media partner untuk acara Peringatan Hari Musik 2018, serta program ‘Bulan Film’ bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Film Kemendikbud. “Jadi itulah TVRI. News akan kami kuatkan. Terus terang untuk menginformasikan berbagai acara ini perlu bantuan dari rekan-rekan wartawan. Kami berharap supaya teman-teman wartawan terus menyemangati kami,” harap Helmy kepada anggota FORWAN.( AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pelabuhan (Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:15 WIB

PORT Bidik Rights Issue Senilai Rp1,1 Triliun

INDUSTRY.co.id - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) siap melakukan rights issue 1,5 miliar lembar saham.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00 WIB

Komoditi Indonesia Tertekan Perang Dagang AS-China

INDUSTRY.co.id - Perang dagang AS dan China diperkirakan akan berdampak ke ekonomi Indonesia. AS menerapkan tarif hingga 25 persen dari barang impor China, tak mau kalah China akan membalas…

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Juni 2018 - 19:00 WIB

Pariwisata Kalteng Miliki Potensi Luar Biasa Tapi Kurang Promosi

Ketua Komisi C DPRD Kalimantan Tengah, Syamsul Hadi, menilai objek wisata di provinsi ini memiliki potensi yang luar biasa, namun promosinya sangat minim sehingga kurang optimal dalam menarik…

OPEC (Foto Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:54 WIB

AS-China Turunkan Harga Minyak, OPEC Akan Tentukan Produksi Minyak

INDUSTRY.co.id - Saudi Arabia Pemimpin Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia mengusulkan pengurangan produksi namun ditentang sebagian anggota OPEC lainnya. Hal…

Megawati Sukarno Putri. (Foto: IST)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:00 WIB

Ketum PDI-P Dijadwalkan Hadiri Haul Bung Karno di Blitar

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri acara haul ayahnya, Soekarno (Bung Karno), yang masih dalam satu rangkaian peringatan bulan Bung Karno di kawasan makam, Kelurahan…