Ekonomi Mulai Bergairah, Bisnis Mobil Niaga Ikut Terangkat

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 24 Februari 2018 - 06:45 WIB

Tata Motors Indonesia Klaim Terima 20 Pesanan Kendaraan Heavy Duty. (Dok: Industry.co.id)
Tata Motors Indonesia Klaim Terima 20 Pesanan Kendaraan Heavy Duty. (Dok: Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Presiden Direktur PT Tata Motor Distribusi Indoneasia (TMDI) Biswadev Sengupta mengatakan bahwa pasar mobil niaga akan semakin tumbuh seiring dengan makin kondusifnya perekonomian dalam negeri.

 Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil niaga pada Januari tahun lalu hingga Januari tahun  ini tercatat mengalami kenaikan 26 persen.

“Kalau ekonomi tumbuh, bisnis tumbuh, industri dan infrastuktur juga tumbuh, maka penjualan mobil niaga pasti akan tumbuh. Potensi kenaikannya secara nasional kami perkirakan mencapai 25 persen. Tetapi kami optimistis penjualan Tata Motor disemua lini harus diatasnya, mungkin bisa naik hingga 50 persen, karena kebutuhan mobil niaga pasti akan sejalan dengan perkembangan beberapa sektor tersebut” ujar Biswadev Sengupta, Jumat (24/3/2018).

Untuk itulah beberapa tahun terakhir ini Tata Motors kian gencar menggarap pasar mobil niaga, utamanya di Jawa Timur yang menjadi pasar utama bagi Tata Motors. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan menggandeng PT Aditi Aliansi Motor (AAM) yang sudah berpengalaman di dunia otomotif sejak tahun 1952.

Direktur Tata PT Aditi Aliansi Motor (AAM), Fredy Teguh Prasetyo mengatakan, dengan tumbuhnya pasar Jatim, pihaknya terus berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi pelanggan Tata Motors di Surabaya dan daerah sekitarnya dengan membuka mitra diler di Sidoarjo, Jatim.

"Kami sangat yakin dengan mobil bak terbuka, truk dan bus dari Tata Motors, akan menjadi solusi bagi kebutuhan mobilitas masyarakat, mengingat usahawan sangat butuh kendaraan niaga yang kuat dan hemat bahan bakar dengan layanan puma jual yang hebat," katanya.

Menurut Ferdy, besarnya market di Jatim selain produknya tepat, Tata Motors juga memberikan jaminan layanan hingga 100 ribu km atau selama 3 tahun untuk jenis kendaraan Traktor Head dan Heavy Dump Truk.selain itu ada uga menyiapkan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang selama 24 jam di seluruh Jatim

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi ( kedua dari kiri) menjelaskan bahwa fasilitas kredit sebesar Rp 5 triliun bertenor lebih dari 10 tahun

Selasa, 18 Desember 2018 - 23:02 WIB

Angkasa Pura I Peroleh Pendanaan Rp 5 Triliun dari Bank BTN, Sarana Multi Infrastruktur dan BRIsyariah

Jakarta PT Angkasa Pura I (Persero) kembali mendapatkan dukungan pendanaan berupa pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non bank dengan nilai keseluruhan Rp 5 triliun untuk mendanai pengembangan…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 22:00 WIB

Sektor Batu Bara Perlu Didukung Kebijakan dan Regulasi yang Tepat

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai batu bara masih memiliki peranan yang besar untuk menjadi andalan pemenuhan energi. Indonesia sebagai salah satu produsen dan eksportir batu…

Ivan Tambunan CEO & Co-Founder Akseleran

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:26 WIB

Lampaui Target di Tahun 2018, Akseleran Salurkan Pinjaman Hingga Rp202 Miliar

Perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) mencatat total penyaluran pinjaman hingga pertengahan Desember 2018 sebesar Rp202 miliar, atau…

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam acara Kick Off Indonesia Industrial Design Awards (IID Awards) (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:15 WIB

Pacu Daya Saing Industri, Kemenperin Rilis IIDA

Kementrian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah bekerjasama dengan asosiasi profesi desain di Indonesia yaitu ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia),…

PT Pelni (Persero)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:00 WIB

PELNI Ubah Pola Operasi Puncak Natal-Tahun Baru

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melakukan pengalihan rute atau "rerouting" serta perubahan pola operasi kapal di rute-rute yang ramai selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru…