AHY Cawapres Populer di Kalangan Pemilih Milenial

Oleh : Herry Barus | Jumat, 23 Februari 2018 - 21:00 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto Dok Industry.co.id)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) terpopuler dikalangan pemilih muda atau pemilih milenial yang memiliki rentang usia 18-35 tahun.

"Hasil survei yang dilakukan oleh Alvara terhadap cawapres potensial mendampingi Joko Widodo, diketahui AHY sebagai tokoh muda yang layak menjadi cawapres dengan perolehan sebesar 25,7 persen dan populer di kalangan pemilih milenial," ujar Direktur Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, di Jakarta, Jumat (23/2/2018)

Hasanuddin Ali menjelaskan survei diselenggarakan dari tanggal 17 Januari hingga 7 Februari 2018. Untuk metode sampel digunakan 'multi-stage random sampling' atau berjenjang dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, kemudian kecamatan dan kelurahan. Tingkat kesalahan dua persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dia menjelaskan dari hasil penelitian diketahui sosok bakal cawapres potensial, Agus Harimurti Yudhoyono menempati urutan pertama, dengan persentase 17,2 persen, kemudian Gatot Nurmantyo (15,2 persen), Jusuf Kalla (13,1 persen), Anies Baswedan (9,3 persen), dan Muhaimin Iskandar (8,9 persen).

Selain itu Agus Harimurti Yudhoyono paling dianggap sebagai tokoh muda yang layak menjadi bakal cawapres dengan perolehan sebesar 25,7 persen, disusul oleh Ridwan Kamil (15 persen), Anies Baswedan (15 persen), dan Muhaimin Iskandar (14,2 persen).

"AHY populer di kalangan milenial (kelahiran 1980-2000)m yang jumlah persentasenya mencapai 50,5 persen pada 2019. Sedangkan generasi X (kelahiran 1965-1976) sekitar 39,7 persen dan generasi Baby Boomers (kelahiran 1946-1964) sekitar 9,8 persen," jelas dia seperti dilansir Antara.

Sedangkan nama Muhaimin Iskandar dianggap sebagai tokoh Islam paling layak menjadi cawapres dengan perolehan 21,7 persen, disusul kemudian oleh Anies Baswedan (14,9 persen), Jusuf Kalla (7,8 persen). Selain itu Muhaimin Iskandar juga memuncaki posisi sebagai tokoh santri Indonesia dan tokoh dengan latar belakang Nahdlatul Ulama yang paling layak menjadi cawapres 2019.

Hasil riset itu juga menyebutkan popularitas Joko Widodo mencapai 98 persen, kemudian disusul Prabowo Subianto berada diurutan kedua dengan persentase 94,8 persen, urutan ketiga Jusuf Kalla dengan 73,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono dengan 71,9 persen, dan Anies Baswedan 64,9 persen.

" Hasil penelitian juga menunjukkan sekitar 68,4 persen publik menginginkan Joko Widodo memimpin kembali," cetus dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi ( kedua dari kiri) menjelaskan bahwa fasilitas kredit sebesar Rp 5 triliun bertenor lebih dari 10 tahun

Selasa, 18 Desember 2018 - 23:02 WIB

Angkasa Pura I Peroleh Pendanaan Rp 5 Triliun dari Bank BTN, Sarana Multi Infrastruktur dan BRIsyariah

Jakarta PT Angkasa Pura I (Persero) kembali mendapatkan dukungan pendanaan berupa pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non bank dengan nilai keseluruhan Rp 5 triliun untuk mendanai pengembangan…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 22:00 WIB

Sektor Batu Bara Perlu Didukung Kebijakan dan Regulasi yang Tepat

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai batu bara masih memiliki peranan yang besar untuk menjadi andalan pemenuhan energi. Indonesia sebagai salah satu produsen dan eksportir batu…

Ivan Tambunan CEO & Co-Founder Akseleran

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:26 WIB

Lampaui Target di Tahun 2018, Akseleran Salurkan Pinjaman Hingga Rp202 Miliar

Perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) mencatat total penyaluran pinjaman hingga pertengahan Desember 2018 sebesar Rp202 miliar, atau…

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam acara Kick Off Indonesia Industrial Design Awards (IID Awards) (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:15 WIB

Pacu Daya Saing Industri, Kemenperin Rilis IIDA

Kementrian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah bekerjasama dengan asosiasi profesi desain di Indonesia yaitu ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia),…

PT Pelni (Persero)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:00 WIB

PELNI Ubah Pola Operasi Puncak Natal-Tahun Baru

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melakukan pengalihan rute atau "rerouting" serta perubahan pola operasi kapal di rute-rute yang ramai selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru…