Harga Gas, Serbuan Impor Hingga Kenaikan Tarif Listrik, Ancam Produktivitas Industri Tekstil Nasional

Oleh : Ridwan | Kamis, 22 Februari 2018 - 14:50 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai rencana kenaikan tarif listrik nonsubsidi berdasarkan acuan harga batubara dapat mengancam produktivitas industri tekstil nasional.

"Penggunaan listrik dalam proses produksi cukup besar. Jika harganya dinaikkan, akan berdampak ke penurunan produktivitas," ujar Ketua API, Ade Sudrajat di kantor Kementerian Perindustrian, beberapa waktu lalu.

Menurut Ade, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perusahaan tekstil tutup lantaran tidak sanggup membayar tarif listrik yang cukup tinggi.

Lebih lanjut, ia menuturkan, saat ini industri TPT belum juga mendapatkan insentif diskon tarif listrik dan penurunan harga gas, yang ada di Paket Ekonomi II dan III.

"Beban listrik untuk industri hulu mencapai 25% dari total biaya produksi, sedangkan untuk industri tenun sekitar 18%," terangnya.

Untuk itu, Ade meminta kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali rencana kenaikan tarif listrik untuk industri karena sangat memberatkan.

"Ini sangat berat, kita sudah dihajar harga gas yang tinggi, impor TPT yang semakin tinggi, sekarang ditambah lagi kenaikan tarif listrik," tutur Ade.

Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengubah formula tarif listrik nonsubsidi Maret 2018.

Rencana tersebut berdasarkan permintaan PLN untuk menggunakan harga batubara acuan sebagai komponen perhitungan tarif dasar listrik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

Senin, 17 Desember 2018 - 10:23 WIB

Kelola Tujuh Pabrik, Total Kapasitas Produksi CPO Sawit Sumbermas Sarana Capai 2.250.000 Ton Pertahun

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengelola enam pabrik kelapa sawit (PKS) dan satu pabrik inti sawit di Kalimantan Tengah, dengan total kapasitas produksi hingga 2.250.000 ton minyak sawit…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melakukan kunjungan kerja ke Sentra IKM Batik Amziah di Jambi (Foto: Kemenperin)

Senin, 17 Desember 2018 - 10:20 WIB

Menperin Airlangga Apresiasi Kreatifitas IKM Batik Jambi

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) sektor batik di Provinsi Jambi.

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita

Senin, 17 Desember 2018 - 10:10 WIB

Bea Masuk Dihapus, Produk Ekspor RI Berpeluang Besar di Negara Ini

Indonesia sudah menandatangani perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif dengan negara anggota European Free Trade Association (EFTA) yaitu Swiss, Liechtenstein, Islandia, dan Norwegia

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) (Foto Ist)

Senin, 17 Desember 2018 - 10:05 WIB

Waskita Karya Terima Pembayaran Pertama Proyek Tol Sumatera Senilai Rp1,9 Triliun

Pembayaran ini merupakan pembayaran pertama, dimana sisa pembayaran sebesar Rp600 miliar akan dilakukan pada 20 Desember 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan Penghargaan pada App Sinar Mas

Senin, 17 Desember 2018 - 09:52 WIB

Terapkan Prinsip Industri Hijau, APP Sinar Mas Kembali Raih Penghargaan dari Kemenperin

Dua unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas meraih Penghargaan Industri Hijau 2018 dari Kementerian Perindustrian (KEMENPERIN) atas keberhasilannya menjalankan praktik-praktik terbaik…