Hyundai: Berkurangnya Premium Disebabkan Rekomendasi Industri Otomotif

Oleh : Hariyanto | Kamis, 22 Februari 2018 - 11:55 WIB

Hyundai Oto Komersial Indonesia (ist)
Hyundai Oto Komersial Indonesia (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno mengatakan, berkurangnya Premium di berbagai wilayah Tanah Air, memang disebabkan rekomendasi industri otomotif kepada pengguna kendaraan bermotor. 

Pasalnya, mesin-mesin otomotif saat ini memang disesuaikan dengan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih berkualitas.

"Kami merekomendasikan penggunaan Pertamax atau setidaknya Pertalite. Saya rasa industri otomotif lain juga begitu, termasuk sepeda motor," kata Mukiat di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, karena anjuran tersebut banyak pengguna kendaraan bermotor yang beralih dari Premium ke Pertalite atau Pertamax, sehingga dampaknya konsumsi Premium pun menurun tajam dibandingkan sebelumnya.

Dengan demikian, jika di lapangan tidak lagi banyak ditemukan Premium seperti di Sumatera Utara, Riau, dan Surabaya, itu sesuai dengan permintaan pasar, bukan karena pengurangan pasokan, seperti ditudingkan anggota DPR beberapa waktu lalu.

"Bukan. Ini juga karena kesadaran masyarakat bahwa penggunaan BBM dengan oktan yang tinggi akan berdampak baik baik mesin kendaraan dan lingkungan," lanjutnya.

Anjuran industri otomotif tersebut, juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah, karena pada September 2018 nanti, Pemerintah akan menerapkan Euro-4, yang memang bisa diterapkan jika memakai BBM dengan RON tinggi.

Menurut Mukiat, penerapan Euro-4 tersebut sudah menjadi keharusan. Apalagi dibandingkan Negara lain, Indonesia termasuk terlambat. Banyak Negara lain sudah menerapkan Euro-5, dan bahkan Singapura sudah memasuki Euro-6.

"Itu ujung-ujungnya kebaikan buat kita semua kok. Karena pada saat jumlah kendaraan semakin banyak, tentu kalau BBM tidak dijaga, akan berdampak buruk pada lingkungan," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 01:00 WIB

Di Tengah Rupiah Melemah, Mentan Genjot Ekspor

INDUSTRY.co.id

Di tengah melemanhnya nilau tukar rupiha terhadap dollar saat ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menggenjot volume ekspor…

Ilustrasi borobudur-IST

Kamis, 20 September 2018 - 20:50 WIB

Genjot Kunjungan Wisatawan, Kemenpar Gelar Sales Mission Borobudur

Sebagai destinasi utama, pengembangan Borobudur menjadi salah satu prioritas oleh Kementerian Pariwisata. Salah satunya melalui sales mission. Kali ini misi penjualan dilakukan di Grand Mercure…

Marketing Manager Danone-AQUA Jeffri Ricardo bersamabDirektur Eksekutif Indorelawan, Maritta C. Rastuti saat konferensi pers Danone-AQUA (Foto: Dok. Danone-AQUA)

Kamis, 20 September 2018 - 20:20 WIB

Asian Games 2018 Berakhir, Semangat Kebaikan Terus Menginspirasi

Indonesia tidak hanya menuai sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi Asian Games 2018, tetapi juga telah berhasil menjadi tuan rumah yang baik bagi penyelenggaraan perhelatan olah raga terbesar…

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar (Foto: Dok. Kemenperin)

Kamis, 20 September 2018 - 19:07 WIB

Jurus Jitu Kemenperin Wujudkan Indonesia Kuat

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berperan aktif mewujudkan Indonesia Kuat melalui peningkatan produktivitas dan daya saing industri potensial di dalam negeri.

BGR Jalin Kerjasama dengan AirNav Indonesia

Kamis, 20 September 2018 - 18:35 WIB

Perkuat Bisnis Perusahaan, BGR Jalin Kerjasama dengan AirNav Indonesia

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik menandatangani nota kesepahaman dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia…