Kate Middleton Tuai Kontroversi di BAFTA 2018

Oleh : Dina Astria | Senin, 19 Februari 2018 - 16:00 WIB

Kate Middleton. (Foto Ist)
Kate Middleton. (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - London - Seperti yang dilakukan pada acara penghargaan Golden Globe 2018 pada awal Januari lalu, para tamu kompak memakai pakaian serba hitam. Kali ini, giliran para tamu pada acara penghargaan British Academy Film Awards atau BAFTA 2018 yang juga kompak menyuarakan aksi protesnya memakai pakaian serba hitam tadi malam (18/2) waktu setempat di The Royal Albert Hall, London, United Kingdom.

Aksi protes Time’s Up ini didukung oleh para pelaku film, mulai dari Angelina Jolie, Frances McDormand, Salma Hayek, Jennifer Lawrence, Octavia Spencer, Kristin Scott Thomas, Margot Robbie, Lupita Nyong’o sampai Daniel Kaluuya.

Namun, Kate Middleton istri dari Pangeran William yang tengah berbadan dua itu memilih memakai busana long dress berwarna hijau gelap karya rancangan Jenny Packman dan kalung berlian dengan permata berwarna hijau jamrud. Hal ini menuai kontroversi dan banyak netizen yang berespon negatif.

“Kecewa pada #KateMiddleton #DuchessofCambridge tidak mengenakan warna hitam pada #EEBAFTA. Ini bukan hal yang politis. Ini hal wanita! #TIMESUP #StandTogether,” tulis salah satu netizen di Twitter dengan akun Nikki Long.

“Aku tahu keluarga kerajaan tidak seharusnya terlibat dengan protes ini atau apapun. tapi, apakah itu sangat buruk bagi Kate Middleton untuk memakai warna hitam??? #BAFTAs2018,” tulis netizen di Twitter dengan akun Rachel McGrath.

Sebelumnya, pada tahun lalu Kate sempat mengeluarkan pernyataan membela isu-isu mengenai perempuan. Tapi, Kate lebih menyoroti pengalamannya sebagai seorang ibu dan kesehatan mental.

Sun melaporkan bahwa akan ada dampak jika Kate ikut memakai busana serba hitam, karena dapat dianggap sebagai pernyataan politik, yang secara ketat bertentangan dengan peraturan keluarga kerajaan.

 (Kate Middleton di red carpet BAFTA 2018)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi ( kedua dari kiri) menjelaskan bahwa fasilitas kredit sebesar Rp 5 triliun bertenor lebih dari 10 tahun

Selasa, 18 Desember 2018 - 23:02 WIB

Angkasa Pura I Peroleh Pendanaan Rp 5 Triliun dari Bank BTN, Sarana Multi Infrastruktur dan BRIsyariah

Jakarta PT Angkasa Pura I (Persero) kembali mendapatkan dukungan pendanaan berupa pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non bank dengan nilai keseluruhan Rp 5 triliun untuk mendanai pengembangan…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Selasa, 18 Desember 2018 - 22:00 WIB

Sektor Batu Bara Perlu Didukung Kebijakan dan Regulasi yang Tepat

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai batu bara masih memiliki peranan yang besar untuk menjadi andalan pemenuhan energi. Indonesia sebagai salah satu produsen dan eksportir batu…

Ivan Tambunan CEO & Co-Founder Akseleran

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:26 WIB

Lampaui Target di Tahun 2018, Akseleran Salurkan Pinjaman Hingga Rp202 Miliar

Perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) mencatat total penyaluran pinjaman hingga pertengahan Desember 2018 sebesar Rp202 miliar, atau…

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam acara Kick Off Indonesia Industrial Design Awards (IID Awards) (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:15 WIB

Pacu Daya Saing Industri, Kemenperin Rilis IIDA

Kementrian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah bekerjasama dengan asosiasi profesi desain di Indonesia yaitu ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia),…

PT Pelni (Persero)

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:00 WIB

PELNI Ubah Pola Operasi Puncak Natal-Tahun Baru

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melakukan pengalihan rute atau "rerouting" serta perubahan pola operasi kapal di rute-rute yang ramai selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru…