Tahun Ini Pertumbuhan Bank Syariah Membaik

Oleh : Arya Mandala | Minggu, 18 Februari 2018 - 10:10 WIB

Ilustrasi Syariah (Foto:Suaranews)
Ilustrasi Syariah (Foto:Suaranews)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Tak hanya bank konvensional, bank syariah pun diperkirakan akan mengalami pertumbuhan positif di tahun 2018 ini.

Seperti disampaikan Presiden Direktur Karim Consilting Indonesia (KCI) Adiwarman Karim dalam paparan Proyeksi Perbankan Syariah 2018.

Setelah mengalami masa sulit periode 2015-2017, tahun 2018 akan menjadi titik tolak bagi perbankan syariah untuk tumbuh lebih baik.

Pertumbuhan positif tersebut menurut Adiwarman juga berharap dari dorongan dari Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) antara lain inisiasi pembentukan bank BUMN syariah besar, integrasi zakat, pengembangan gaya hidup halal yang berdampak pada perbankan syariah.

Dan pengembangan peran wakaf melalui lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) 'Bank Wakaf'.

Sementara untuk rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) perbankan syariah pun diprediksi membaik.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan dapat menurun di 2018 dengan alasan perbankan syariah sudah mulai berbenah di tahun 2017.

Meski periode sebelumnya membaik, namun NPF bank syariah tercatat lebih tinggi dibandingkan bank konvensional.

OJK mencatat NPF gross bank syariah per Oktober 2017 mencapai 4,12 %sementara perbankan konvensional 2,96 % pada periode yang sama.

Di sisi lain, Sekjen Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Achmad K Permana melihat 2018 bukan tahun yang bagus bagi perbankan syariah untuk tumbuh agresif.

Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah masih di kisaran lima persen dan ditambah dengan tahun 2018 yang sudah menjelang tahun politik.

Menurut Achmad belum tepat untuk bank syariah bergerak agresif meski tidak juga menahan diri.

Masih menurut Achmad, jika pertumbuhan perbankan syariah pada 2018 bisa sama dengan 2017 saja sudah bagus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo (Foto Dok Bahana)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:13 WIB

Bahana Targetkan Penyaluran Dana Program Kemitraan Rp 100 Miliar

Demi meningkatkan akses pelaku usaha menengah kecil dan mikro kepada pembiayaan, PT Bahana Artha Ventura (BAV) terus berupa memperluas jaringan kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.

Mayjen Hafil digadang-gadang jadi pimpinan PB POBSI

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:36 WIB

‎19 Pengprov POBSI Alihkan Dukungan ke Mayjen Hafil

Jakarta - Sebanyak 19 Pengurus Provinsi Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) mengalihkan dukungannya ke Mayjen TNI A Hafil sebagai Ketua Umum PB POBSI. Sebelumnya dukungan ini…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:22 WIB

Menperin: Konsumsi Olahan Buah Masih Rendah, Indonesia Miliki Peluang Besar di Industri Mamin

Menteri Airlangga mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis penghasil buah-buahan eksotis mempunyai potensi dalam pengembangan produk olahan buah seperti buah dalam kaleng, minuman sari buah,…