Kenaikan Tarif PPN Rokok Turunkan Penjualan Tahun Ini

Oleh : Hariyanto | Kamis, 12 Januari 2017 - 15:53 WIB

Rokok
Rokok

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pelaku usaha industri hasil tembakau (IHT) menyayangkan langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rokok sebesar 0,4% dari 8,7% menjadi 9,1% karena menurunkan penjualan pada tahun ini.

Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), Ismanu Soemiran mengatakan, Kenaikan PPN rokok sebesar 0,4% pada awal tahun ini terlalu tinggi, seharusnya Kemenkeu menaikkan secara bertahap sebesar 0,1% hingga 0,2%.

"Dengan begitu, daya beli masyarakat untuk komoditas ini tidak semakin anjlok karena kenaikan harga rokok juga bersamaan dengan pencabutan subsidi listrik, kenaikan harga pertamax cs, dan kenaikan biaya administrasi pelayanan oleh kepolisian, penjualan pasti turun, diprediksi sampai 15%," kata Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), Ismanu Soemiran di Jakarta, Kamis (12/1).

Ismanu menilai, para pelaku industri rokok selama ini sudah pontang-panting membangun industri rokok nasional. Dengan bertambahnya PPN semakin membebani para pelaku industri rokok.

"Sulit membangun kapasitas industri kami. Pasar itu nilainya Rp350 triliun, yang disetor Rp180 triliun termasuk pajak-pajak dan cukai," ujarnya.

Untuk diketahui, Kemenkeu memutuskan menaikkan PPN atas Penyerahan Hasil Tembakau dari 8,7% menjadi 9,1%. Aturan yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 207/ PMK.010/2016 tentang Tata Cara Perhitungan dan Pemungutan PPN Atas Penyerahan Hasil Tembakau ini efektif berlaku sejak Januari 2017. (Hry/imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi (Foto : Biro Pers Setpres)

Senin, 20 November 2017 - 16:00 WIB

Presiden Jokowi: Berikan Politik Beretika Kepada Generasi Muda

Presiden Joko Widodo berharap kepada para senior PPAD (Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat), FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri) dan Yayasan Suluh Nuswantara…

Menteri perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan NU Expo di Surabaya

Senin, 20 November 2017 - 15:47 WIB

Kemenperin Akan Kembangkan Kawasan Industri Halal

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mengembangkan kawasan industri halal di dalam negeri. Hal ini seiring besarnya permintaan produk halal di masyarakat.

Mastercard luncurkan priceless causes

Senin, 20 November 2017 - 15:34 WIB

Berdayakan Pemegang Kartu Untuk Saling Berbagi, Mastercard Luncurkan Priceless Causes

Mastercard meluncurkan Priceless Causes di Indonesia guna memberdayakan para pemegang kartu kredit Mastercard untuk saling berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Ketua DPR RI Setya Novanto (Foto Ist)

Senin, 20 November 2017 - 15:30 WIB

Kasus Setya Novanto Tamparan Bagi Golkar di Mata Rakyat

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi menilai, sikap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang melakukan tindakan melawan hukum merupakan tamparan bagi partai…

Kampung Berkelir RW 01, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang (Foto:metaonline.id)

Senin, 20 November 2017 - 15:30 WIB

Kampung Berkelir, Kampung Wisata di Tangerang yang Ngehits

Saat ini, begitu banyak kampung yang disulap menjadi kampung wisata salah satunya adalah Kampung Berkelir RW 01, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang. Kampung Bekelir sebagai Kampung Wisata tidak…