Temui Menperin Airlangga, Bos Arwana Keramik Lapor Kondisi Pasar Hingga Rencana Tingkatkan Kapasitas Produksi

Oleh : Ridwan | Kamis, 15 Februari 2018 - 18:30 WIB

Menperin Airlangga Hartarto bersama CEO PT Arwana Citramulia Tbk. Tandean Rustandy (Foto: Dok. INDUSTRY.co.id)
Menperin Airlangga Hartarto bersama CEO PT Arwana Citramulia Tbk. Tandean Rustandy (Foto: Dok. INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto terlihat menerima kunjungan dari CEO PT Arwana Citramulia Tbk. Tandean Rustandy di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (15/2/2018) sore.

"Dalam kunjungannya kali ini, mereka mebicarakan pasar keramik di Indonesia sekaligus rencana peningkatan produksi di tahun 2018," ujar Menperin.

PT Arwana Citramulia adalah produsen keramik dengan segmen pasar menengah dan rendah di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, PT Arwana Citramulia telah memiliki 5 pabrik yang berlokasi di Tangerang dan Kabupaten Serang.

"Sebagian besar produksinya untuk melayani pasar di wilayah barat Indonesia," katanya.

Menurut Menperin, industri keramik nasional masih cukup prospektif dalam jangka panjang seiring dengan pertumbuhan pasar domestik yang terus meningkat.

Peluang pengembangan sektor ini didukung pula adanya program pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur serta pembangunan properti dan perumahan, yang diharapkan akan menggenjot konsumsi keramik nasional.

"Industri keramik menjadi salah satu sektor unggulan karena ditopang oleh ketersediaan bahan baku berupa sumber daya alam yang tersebar di wilayah Indonesia," katanya.

Menperin meyakini, industri keramik Indonesia mampu berkompetisi di era perdagangan bebas dan berekspansi ke mancanegara.

Sekedar informasi, perusahaan yang dimotori tiga pengusaha asal Arab, Jawa dan China (Arwana) ini, di tahun 2018 ini akan meningkatkan kapasitas produksi keramik yang ukuran 50 x 50 cm.

"Di tahun 2018 ini, kita berencana memperluas area produksi keramik sebanyak tiga titik. Kita butuh sebanyak 360 tenaga kerja, yang ahli di bidang masing-masing. Kita utamakan dari tenaga kerja lokal. Dari sebanyak 360 tenaga kerja, 99 persen di antaranya saya nyatakan harus tenaga kerja lokal," ungkap Tandean beberapa waktu lalu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Kamis, 26 April 2018 - 23:00 WIB

Bamsoet Pastikan Pesta Demokrasi 2018/2019 Tak Ganggu Kerja Parlemen

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memastikan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 tidak akan mengganggu kerja-kerja parlemen.

Presiden Jokowi dan Pimpinan PKS (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 26 April 2018 - 22:30 WIB

PDIP: Pertemuan Presiden Jokowi-PKS Tidak Pecah Koalisi

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan petinggi PKS tidak bertujuan memecah belah koalisi PKS-Gerindra di Pemilu Presiden (Pilpres)…

Ketua DPP PKS, Al Muzzammil Yusuf

Kamis, 26 April 2018 - 22:00 WIB

Pertemuan Presiden Jokowi-PKS Bicarakan Perkembangan Politik Jelang Pilpres 2019

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Al Muzzammil Yusuf membenarkan ada pertemuan antara petinggi PKS dengan Presiden Joko Widodo sebanyak dua kali secara informal.

Teguh Santosa Sekjen Hubungan Luar Negeri Indonesia-Korut Bertemu Dengan Presiden Presidium Majelis Tertinggi Korea, Kim Yong Nam.

Kamis, 26 April 2018 - 21:53 WIB

Teguh Santosa: Kolonial Cabik-Cabik Persatuan Dua Korea

Perdamaian di Semenanjung Korea merupakan amanat konstitusi baik di Korea Utara maupun Korea Selatan. Selama ini, perdamaian di Semenanjung Korea sulit diwujudkan karena intervensi kekuatan…

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 26 April 2018 - 21:30 WIB

Partai Gerindra Tak Persoalkan Pertemuan Presiden Jokowi-PKS

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan partainya tidak mempersoalkan adanya pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri yang…