Setelah Pasaraya Blok M, GO-FOOD Festival Akan Hadir di Bogor

Oleh : Dina Astria | Kamis, 15 Februari 2018 - 10:30 WIB

Pembukaan acara GO-FOOD Festival Bogor pada Rabu (14/2) di Bale Binarum. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)
Pembukaan acara GO-FOOD Festival Bogor pada Rabu (14/2) di Bale Binarum. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Bogor - Kesuksesan acara GO-FOOD Festival di Pasaraya Blok M, Jakarta, pada Rabu (14/2) kemarin GO-JEK melalui layanan GO-FOOD melanjutkan GO-FOOD Festival yang akan dibuka di Kota Bogor. Layanan pesan antar makanan GO-FOOD yang sudah bekerja sama dengan 125 ribu merchant ini, akan digelar mulai dari tanggal 19 Februari mendatang di Bale Binarium, Bogor.

“Melalui GO-FOOD Festival, kami membantu para pengusaha UMKM kuliner di Bogor untuk lebih maju lagi. Bila dengan layanan GO-FOOD, mereka terbantu dari sisi pesan antar. Sekarang dengan GO-FOOD Festival kami ingin membantu dari sisi pembukaan cabang dan peningkatan skala bisnis,” jelas Catherine Hindra Sutjahyo selaku Chief Commercial Expansion GO-JEK.

Dengan mengusung konsep foodcourt atau pujasera, para merchant GO-FOOD bisa membuka cabang tanpa memerlukan dana besar di muka untuk biaya operasional seperti biaya sewa booth, air dan listrik, serta jasa pelayan. GO-FOOD Festival akan menyiapkan booth, dan kebutuhan peralatan masak yang biasanya juga cukup mahal bagi para pebisnis mikro.

“Konsep GO-FOOD festival ini sudah kami uji coba beberapa waktu lalu selama satu bulan di Kawasan Pasaraya Blok M Jakarta Selatan dan menunjukkan hasil yang positif. Respon dari merchant yang ikut juga sangat positif. Salah satu manfaat adanya GO-FOOD festival adalah meningkatkanbrand awareness merchant UMKM di lokasi asal mereka berjualan,” ungkap Catherine.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Bapak Anas S. Rasmana mengapresiasi kolaborasi GO-JEK dengan Pemerintah Kota Bogor untuk bersama memajukan UMKM di Kota Bogor. “Upaya dalam membuka kesempatan UMKM Kota Bogor untuk berkembang merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota Bogor yang diusung oleh Bapak Bima Arya di masa pemerintahannya, salah satu yang bisa mendorong terwujudnya hal tersebut adalah turut sertanya peran yang dijalankan oleh berbagai pihak, salah satunya dari GO-JEK, dengan memanfaatkan solusi teknologi yang memberikan dampak positif bagi Masyarakat.”

UMKM kuliner, jelas Anas S. Rasmana, merupakan bagian penting dari perekonomian suatu daerah. Dengan adanya kesempatan mengembangkan skala bisnisnya melalui GO-FOOD Festival Bogor, diharapkan kedepannya pelaku UMKM kuliner juga dapat mengangkat sektor perekonomian di daerah. “Pelaku UMKM merupakan ujung tombak pengembangan potensi kuliner di daerah, akses ke pasar melalui online dapat dibantu dengan pemasaran digital yang tepat sasaran,” tambahnya.

Tidak hanya menawarkan produk kuliner, GO-FOOD Festival Bogor mengusung konsep food-tainment, yang akan diisi oleh berbagai macam atraksi dan hiburan pada akhir pekan agar masyarakat dapat berkunjung dan menikmati pertunjukan sembari menikmati sajian kuliner khas Bogor. GO-FOOD Festival Bogor dapat dinikmati masyarakat Kota Bogor mulai dari 19 Februari 2018, di Bale Binarum, Padjadjaran.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…

Kepala Pusdatin Kementan I Ketut Kariyasa

Senin, 19 November 2018 - 11:12 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Ketut Kariyasa menegaskan produktivitas tenaga kerja…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 19 November 2018 - 11:02 WIB

Akademisi Sebut Produksi bukan Variabel Tunggal dalam Kenaikan Harga Beras

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Harga beras yang diberitakan mengalami kenaikan belakangan ini turut mendapat sorotan dari pakar ekonomi pertanian Luthfi Fatah.

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 10:30 WIB

Hindari Jeratan Pinjaman Online, Ini Tujuh Poin yang Harus Diperhatikan Menurut YLKI

Praktik bisnis pinjaman online (pinjol) terus merebak, bahkan masif. Pemerintah pun berbangga, menepuk dada, sementara ribuan konsumen merana, menjadi korban pinjol.