Konferensi Musik Indonesia (KAMI) Akan Digelar di Ambon

Oleh : Amazon Dalimunthe | Kamis, 15 Februari 2018 - 09:58 WIB

Glenn Fredly, Dirut TVRI Helmi Yahya, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Dir. Pemberitaan TVRI. Apni Jaya. (Foto: AMZ)
Glenn Fredly, Dirut TVRI Helmi Yahya, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Dir. Pemberitaan TVRI. Apni Jaya. (Foto: AMZ)

INDUSTRY.co.id - JAKARTA,-- Untuk pertamakalinya Konperensi musik Indonesia (KAMI) akan digelar dalam rangka menata ekosistem permusikan di tanah air. Rencananya kegiatan yang akan melibatkan semua pemangku kepentingan dalam dunia musik ini  akan dilangsungkan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada 7-9 Maret 2018 ini.

Glenn Fredly sebagai penggagas dan Ketua Komite KAMI mengatakan bahwa konferensi nanti akan membahas topik-topik umum seputar industri musik yang melibatkan pelaku musik dengan pemerintah. Hasilnya diharapkan mampu menciptakan pembaharuan tatanan ekosistem musik yang berkelanjutan. Sehingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif Indonesia.

Selanjutnya Glenn  menjelaskan, KAMI 2018 nantinya bakal mengusung tema Raya Nada untuk Indonesia. Kemudian, pelaku dan peserta yang dilibatkan dalam konferensi tersebut terdiri dari tiga golongan, yakni pelaku musik, pemerhati musik, dan pemerintah, serta pengusaha. "Dibutuhkan kerja sama dan penting tidak hanya ekosistem musik, tapi pemerintah dan jajaran terkait, dari swasta juga," jelasnya.

Glenn menambahkan, banyak topik yang nantinya dibahas dalam KAMI 2018. Tetapi, fokusnya pada upaya memajukan musik sebagai kekuatan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Di antaranya, tata keloka industri musik di era digital, musik dalam pemajuan kebudayaan, musik, diplomasi budaya, dan pariwisata, dan musik sebagai alat perdamaian dan pemersatu bangsa.

Selain agenda tersebut, masih banyak acara yang diadakan dalam KAMI 2018. Salah satunya yakni rencana kehadiran Presiden Joko Widodo, sekaligus merayakan Hari Musik Indonesia pada 9 Maret 2018.

Sementara itu Kepala badan Ekonomi Kreatif  mengatakan bahwa musik adalah salah satu kekayaan ekonomi kreatif Indonesia. Konferensi ini bagian dari berjuang memajukan ekosistem musik," ujarnya.

Direktur utama TVRI, Helmy Yahya menyambut gembira adanya gagasan menyelenggarakan Konperensi Musik Di Ambon. Pihaknya sebagai Lembaga Penyiaran Publik akan melakukan penayangan soal konferensi musik ini serta dukungan lainnya. “Pokoknya sesuai dengan misi TVRI yang akan menjadi penopang budaya bangsa, kita akan lakukan yang terbaik dengan segala keterbatasannya,” ujar Helmy yang baru menjabat Dirut selama 76 hari ini.

TVRI, lanjut Helmy, bahkan membuat dua acara khusus untuk menyambut Konferensi musik. “Ini sebagai bentuk dukungan kami. Sebaliknya kami juga mohon dukungan para musisi untuk kembali ikut mengisi acara-acara TVRI. Jangan lihat bayarannya tapi lihat manfaatnya,” pungkas mantan presenter sejumlah acara kuis dan variaety show lain. (AMZ)

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar

Jumat, 25 Mei 2018 - 16:27 WIB

Arcandra Pastikan Pasokan BBM Jenis Premium di Sumatera Barat Aman

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Sumatera Barat tidak akan mengalami kelangkaan.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 16:00 WIB

Ekspor Minyak Sawit Melorot Kuartal Pertama 2018

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat adanya penurunan kinerja ekspor minyak sawit Indonesia termasuk biodiesel dan oleochemical sebesar dua persen pada kuartal I 2018 dibanding…

Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar

Jumat, 25 Mei 2018 - 15:51 WIB

Kementerian ESDM Resmikan 20 PLT EBT di Sumatera Barat

Peresmian ini menambah kapasitas listrik di Sumatera Barat sebesar 955 kilo Watt (kW) yang mengaliri listruk bagi 2.710 Kepala Keluarga (KK).

Ilustrasi Migas

Jumat, 25 Mei 2018 - 15:31 WIB

Produksi Gas PHE Naik Dua Persen

PT Pertamina Hulu Energi, anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor hulu, mencatat produksi gas 777 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) sepanjang Januari-Maret 2018, atau naik 2 persen dibanding…

Industri Besi dan Baja (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 15:30 WIB

Kemendag Amankan Baja Tulangan Tanpa SNI

Kementerian Perdagangan mengamankan kurang lebih 2.000.000 batang baja tulangan beton berbagai merek dan ukuran produksi PT SS yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).