RUPS, Pertamina Rombak Struktur Organisasi dan Tambah Dua Jabatan Direksi Baru

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Februari 2018 - 21:57 WIB

Ilustrasi Pertamina (dok pertamina)
Ilustrasi Pertamina (dok pertamina)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) menghasilkan adanya perombakan struktur organisasi perusahaan. Untuk jabatan Direktur Gas Pertamina dihapus, sementara itu ada penambahan dua jabatan pada direksi baru.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menjelaskan, dengan adanya penghapusan jabatan Direktur Gas Pertamina, maka secara otomatis Yenni Andayani diberhentikan dari jabatan direktur di Pertamina.

"Dengan tidak adanya Direktur Gas maka pemberhentian Bu Yeni," kata Fajar di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Sedangkan jabatan direktur lainnya tetap ada dengan tambahan dua jabatan direktur lagi. Dari salinan hasil RUPS Pertamina,ada penambahan dua jabatan direksi hasil dari RUPS kali ini. Dua jabatan Direksi tersebut adalah, Direktur Pemasaran Retail dan Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur.

Adapun pejabat yang diangkat untuk Plt Direktur Pemasaran Retail adalah Muchamad Iskandar merangkap Direktur Pemasaran Korporat. Sementara, Nicke Widyawati diangkat sebagai Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur merangkap Direktur SDM.

Berikut Susunan Direksi Pertamina yang lama:

1. Direktur Utama: Elia Massa Manik
2. Direktur Keuangan: Arief Budiman
3. Direktur Hulu: Syamsu Alam
4. Direktur Gas: Yenni Andayani
5. Direktur Pemasaran: Muchamad Iskandar
6. Direktur Manajemen Aset: Dwi Wahyu Daryoto
7. Direktur Pengolahan: Toharso
8. Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko: Gigih Prakoso
9. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ardhy N. Mokobombang
10. Direktur SDM: Nicke Widyawati

Susunan Direksi Pertamina yang Baru:

1. Direktur Utama: Elia Massa Manik
2. Direktur Keuangan: Arief Budiman
3. Direktur Hulu: Syamsu Alam
4. Direktur Pemasaran: Muchamad Iskandar
5. Direktur Manajemen Aset: Dwi Wahyu Daryoto
6. Direktur Pengolahan: Toharso
7. Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko: Gigih Prakoso
8. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ardhy N. Mokobombang
9. Direktur SDM: Nicke Widyawati
10. Plt Direktur Pemasaran Retail: Muchamad Iskandar (sampai diangkat pejabat definitif)
11. Plt Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur: Nicke Widyawati (sampai diangkat pejabat definitif).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics Summit & Awards 2018

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:04 WIB

Lintasarta Sabet Penghargaan Kualitas Layanan Data Center & Cloud

Lintasarta berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Improved Data Technoloy Governance & AI untuk layanan data center dan cloud, di ajang Data Technology Governance, AI and Analytics…

Homestay - foto IST

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Homestay di Danau Toba Akan Berstandar ASEAN

Pengembangan kawasan Danau Toba sebagai satu dari 10 destinasi prioritas memiliki potensi pariwisata yang besar. Dari sisi amenitas, Pengembangan homestay berstandart Asean terus dikebut. Goalnya…

Ilustrasi kredit perbankan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31 WIB

Kontribusi Kredit Perbankan di Palu Capai 0,5 Persen

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Berdasarkan data sementara yang diterima OJK, jumlah kredit perbankan di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp 27 triliun atau 0,5% dari…

Jababeka Morotai Night (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:30 WIB

Promosikan Pariwisata Morotai, Jababeka Gelar "Jababeka Morotai Night"

PT Jababeka Morotai berkolaborasi dengan KAUM Restorant menggelar acara yang bertajuk "Jababeka Morotai Night".

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:00 WIB

OJK Perkirakan Potensi Kredit Macet Sulteng Rp4 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan memperkirakan potensi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di Sulawesi Tengah akibat gempa dan tsunami mencapai Rp4,063 triliun dari total Rp27 triliun kredit…