PDIP: Fitnah Martabat Partai Diselesaikan Secara Hukum

Oleh : Herry Barus | Selasa, 13 Februari 2018 - 21:41 WIB

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Fotos Ist)
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Fotos Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta anggota dan kader partai tetap tenang dan tersenyum menghadapi berbagai fitnah dan serangan karena berbagai hal yang menyentuh martabat dan kehormatan PDI Perjuangan diselesaikan melalui jalan hukum.

"Kita harus ingat ketika kantor Partai diserang, dan kita tidak bisa ikut pemilu pun, partai menempuh jalan hukum dan selalu menggunakan akal sehat, atas pertimbangan nurani yang bening, guna menegaskan jalan politik partai yang menjiwai ideologi bangsa, yaitu Pancasila," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (13/2/2018)

Hasto menegaskan bahwa berbagai serangan negatif tersebut harus diubah menjadi energi positif untuk terus melakukan perbaikan kedalam dan keluar sehingga Partai semakin hadir di tengah rakyat.

Hal itu untuk menghadapi berbagai fitnah, ujaran kebencian, dan berbagai informasi bohong atau "hoax" yang menyudutkan PDI Perjuangan.

"Semangat untuk terus berjuang mewujudkan politik yang berkeadaban terus disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri meski beliau terus menerus diserang dan difitnah, termasuk fitnah soal larangan adzan baru-baru ini," ujarnya.

Menurut dia, Megawati selalu diam menghadapi berbagai serangan tersebut namun sikap Presiden Kelima RI itu sebenarnya disertai keprihatinan yang mendalam, bahwa martabat kita sebagai bangsa, mengalami kemunduran.

Dia menilai kita seharusnya terus menerus berjuang, agar nilai-nilai Ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, musyawarah dan perjuangan mewujudkan masyarakat adil dan makmur menjadi dasar dan kultur bangsa Indonesia.

"Bangsa Indonesia adalah bangsa besar. Nilai-nilai yang hidup di masyarakat, sebagaimana terekam dalam peribahasa, hidup mengajarkan nilai-nilai kebenaran, moral dan etika yang baik, serta peradaban sebagai bangsa yang santun dan toleran," katanya.

Karena itu, menurut dia, setiap anggota dan kader PDI Perjuangan harus berdisiplin berbicara, berpikir positif dan terus menunjukkan tradisi politik yang membangun peradaban.

Menurut Hasto, pihak-pihak yang terus mengajarkan kebencian, justru harus disadarkan dan ini menjadi tanggung jawab bersama dan biarlah proses hukum yang berkeadilan yang akan menyelesaikan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Industry.co.id)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:46 WIB

Ke Ternate, Menteri BUMN Tinjau Kondisi Korban KMP Bandeng

Pasca insiden karamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di perairan Loloda, Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/8) lalu, Menteri Badan…

Presiden Jokowi dan Ibu negara Iriana Jokowi (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:39 WIB

Gubernur Olly Akui Presiden Jokowi Perhtikan Kesejahteraan Veteran

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang memperhatikan kesejahteraan seluruh veteran di Indonesia dengan menaikkan tunjangan kehormatan sebesar…

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono cek pengerjaan Tol Bocimi

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:15 WIB

Pembangunan Infrastruktur Menumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah di berbagai daerah dapat menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, kata Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto Ist)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:00 WIB

Menteri Basuki Pastikan Tak Ada Proyek Baru Kecuali Bendungan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tidak ada proyek infrastruktur baru yang dikerjakan Pemerintah pada 2019 kecuali pembangunan bendungan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:45 WIB

Menteri PUPR Basuki akan Prioritaskan Belanja Modal

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tambahan alokasi anggaran akan diprioritaskan untuk belanja modal yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.…