Kominfo: Taksi Online Dilarang Rekrut Mitra Driver Baru

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 13 Februari 2018 - 18:17 WIB

Ilustrasi Taksi Online (Ist)
Ilustrasi Taksi Online (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek masih menjadi polemik karena masih ada beberapa tuntutan driver yang belum dipenuhi oleh Pemerintah.

Adapun yang belum dipenuhi adalah penyediaan dashboard pemantau taksi online yang harusnya dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Udah rapat kemarin dengan Kominfo, rapat pertama dipimpin langsung pak Menteri (Rudiantara) langsung, kemarin rapat dengan Dirjen dengan aplikator serta Dishub. Jadi kita dari Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) sudah menyampaikan ini persoalan banyak juga dari pihaknya aplikator. Jadi jangan lagi menerima pendaftaran baru buat mereka. Istilahnya apa moratorium, yang sudah ada ditata dulu," ungkapnya di Hotel JS Luwansa, Selasa (13/2/2018).

Menurutnya, dengan moratorium ini maka seluruh aplikator akan diminta untuk menata taksi online yang ada saat ini. Karena dari semua taksi online masih banyak yang belum uji KIR.

"Jadi saya minta kemarin berhenti dulu, moratorium tidak menerima baru, yang ada ditata dulu. Nah kita langkah ke sana uraikan satu-satu," jelasnya.

Budi juga menjelaskan, harusnya hari melakukan pertemuan dengan tiga aplikator taksi online tapi banyak yang tidak bisa hadir karena berbagai alasan.

"Saya mau ketemu lagi sore ini ke Kominfo bukan soal Kemenhub saja bahkan kita sudah cukup melaju cepat, bagus malah jadi dikuyo. Saya nunggu sore kalau sore enggak dateng ya sudah. Berarti artinya tau sendirilah," tegas Budi.

Sementara untuk keluhan suspend, Budi mengatakan bukan kewenangan dari pemerintah tapi pihak aplikator. Namun, pemerintah akan memfasilitasi pertemuan antara aplikator dengan driver.

"Ini bukan persoalan kita saja. Kuncinya aplikator, mereka harus terbuka semuanya. Kemudian persoalan menjadi kewenangan mereka sampaikan. Kita sudah cukup intens koordinasi, nanti sore saya lihat dari ketiga aplikator dateng atau enggak ya," tukas dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 05:30 WIB

Pertamina Tak Masalah Persaingan Harga Avtur

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan perusahaannya tidak mempermasalahkan jika nantinya ada pesaing di bisnis penjualan bahan pesawat terbang (avtur).

Petani jagung

Senin, 18 Februari 2019 - 05:00 WIB

Tambahan Produksi Jagung 3,3 Juta Ton, Tak Perlu Impor

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para petani jagung yang telah memproduksi tambahan pasokan komoditas pangan itu hingga 3,3 juta ton sehingga Indonesia…

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:30 WIB

Dukung Industri Logistik, Pelindo 1 Selesaikan Pengembangan Pelabuhan Sibolga

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 telah merampungkan pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, yang menjadi salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kinerja pelayanan…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:00 WIB

Industri 4.0 Belum Bela Hak Petani Jamin Harga Pangan Terjangkau

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menegaskan bahwa saat ini pemerintah Indonesia masih belum bisa membela hak-hak petani dan menjamin harga pangan yang terjangkau.

Menperin airlangga bersama presiden jokowi di acara roadmap industri 4.0

Minggu, 17 Februari 2019 - 20:26 WIB

Dana Riset Dinilai Belum Khusus untuk Industri 4.0

Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Suhono Harso Supangkat mengatakan, dana riset dan pengembangan dari pemerintah belum khusus untuk revolusi industri ke-empat.